Selasa, 21 Apr 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Ibunda Minta Pembunuh Prada Lucky Namo Dipecat dan Dihukum Mati

hukrim

Ibunda Minta Pembunuh Prada Lucky Namo Dipecat dan Dihukum Mati

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 08 Agu 2025 15:32
Berita satu.com
Ibunda Prada Lucky Chepril Saputra Namo, Sepriana Paulina Mirpey sangat terpukul dengan kematian putra kesayangannya yang diduga akibat dianiaya oleh seniornya di TNI. Dia meminta pelaku penganiayaan Lucky Namo dipecat dan diganjar hukuman mati.

"Saya lebih rela kehilangan dia di medan perang, saat membela negara, daripada seperti ini, meninggal karena dianiaya. Itu sangat menyakitkan," kata Sepriana dengan penuh emosi, Jumat (8/8/2025).

Sepriana menuntut agar kasus kematian Lucky diusut hingga tuntas, dan semua pelaku yang terlibat diberi hukuman berat.

"Pecat dan hukum mati mereka. Kami sudah kehilangan nyawa anak kami. Jangan hanya empat orang, pelakunya lebih dari 20 orang yang ikut menganiaya secara berulang-ulang sampai Lucky meninggal," ujarnya.

Sepriana menceritakan detik-detik memilukan saat putranya terbaring kritis di ruang ICU RSUD Aeramo, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.

Sepriana mengisahkan ketika ia tiba di ruang ICU, Prada Lucky sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri. Namun, ia tetap membisikkan kata-kata di telinga putranya.

"Saat saya bisikkan, dia seperti bereaksi, memberontak pelan, seolah tahu ibunya sudah datang," tutur Sepriana dengan suara bergetar menahan tangis.

Namun, momen itu juga membuat hatinya hancur. Di hadapannya, ia melihat memar dan luka mentah hampir di seluruh tubuh Lucky, mulai dari kaki, tangan, punggung, hingga bagian depan tubuhnya.

Sebelum kejadian tragis itu, Lucky sempat bercerita kepada seorang kerabat di Ngada bahwa dirinya sering mendapat siksaan dari para senior, termasuk dicambuk. Luka-luka lebam di tubuhnya bahkan sempat dikompres air hangat sebagai pertolongan pertama.

Menurut Sepriana, Lucky juga sempat menyebut beberapa nama senior dan pimpinannya, di antaranya Bamak (Badan Pembinaan Hukum Militer) dan DAS Intel (Komando Daerah Intelijen), serta sejumlah senior lainnya yang ia duga ikut terlibat.

Yang membuat Sepriana semakin terpukul, ia mendapat firasat buruk beberapa hari sebelum putranya kritis. Biasanya, hampir setiap hari Lucky melakukan video call dengannya. Namun kali itu, komunikasi terputus tanpa penjelasan.

Akhirnya dia mendapat kabar Lucky sudah dirawat di rumah sakit dengan luka sekujur tubuh. Lucky akhirnya meninggal dunia dalam perawatan pada Rabu (6/8/2025).

Prada Lucky baru saja resmi menjadi anggota TNI pada Februari 2025, setelah lolos seleksi dalam percobaan terakhirnya. Seharusnya, ini menjadi awal pengabdian panjangnya untuk negara. Namun, harapan itu pupus oleh tindakan yang diduga dilakukan rekan-rekannya sendiri.

Kasus kematian Prada Lucky kini masih dalam penyelidikan Subdenpom IX/1-1 Ende. Keluarga berharap proses hukum berjalan transparan dan para pelaku menerima hukuman setimpal, tanpa ada yang dilindungi.***(Berita satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Hukrim
Berita Terkait
  • Senin, 20 Apr 2026 21:09

    Dasco Pimpin Langsung Raker Bersama Pemerintah Bahas RUU PPRT

    JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memimpin secara langsung rapat kerja (Raker) yang digelar Badan Legislasi (Baleg) DPR, bersama pemerintah dalam rangka membahas rancangan Undang-

  • Senin, 20 Apr 2026 20:55

    DPR Usul Program MBG Masuk dalam Undang-Undang

    JAKARTA â€" Wacana penguatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan peran Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mencuat di tengah dinamika kebijakan publik nasional. Program tersebut dinilai perlu di

  • Senin, 20 Apr 2026 20:46

    Longsor TPST Bantargebang Tewaskan 7 Orang, Eks Kadis LH DKI Ditetapkan Tersangka

    JAKARTA â€" Aparat penegak hukum lingkungan menetapkan mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, berinisial AK sebagai tersangka dalam perkara pengelolaan TPST Bantargebang.Insid

  • Senin, 20 Apr 2026 20:42

    Bahlil Ancam Rumahkan ASN yang Hambat Investasi Sektor Energi

    JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen pemerintah mempercepat realisasi investasi di sektor energi. Ia bahkan mengancam akan 'merumahkan

  • Senin, 20 Apr 2026 20:15

    Ketahanan Pangan dan Energi, RI Siapkan Hilirisasi Ubi Kayu

    JAKARTA - Program pengembangan dan hilirisasi komoditas ubi kayu dipersiapkan. Hal ini untuk mendukung agenda pemerintah yaitu program ketahanan pangan dan energi nasional.  Progra

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.