Pengeroyokan Kariawan PT RA Inhil
Keluarga Tersangka Pengroyokan Bantah Adanya Pemerasan
Laporan: Aditya Prahara
Senin, 31 Agu 2015 21:24
Evi salah seorang adek tersangka inisial A, membantah adanya pemerasan tersebut. Pihaknya mengaku apa yang dilakukan oleh keluarganya hanya ingin menagih haknya kepada perusahaan.
"Bukan pemerasan tapi ada hak yang ingin ditagih ke perusahaan,"kata Evi didampingi kuasa hukum keluarga tersangka A, Muhammad Arsyad didampingi Dolli Marpaung, Senin (31/8).
Pihaknya mengaku tidak mempermasalahkan terkait tiga pasal yang dikenakan kepada sebelas tersangka tersebut. Yakni pasal pengroyokan, penggunaan senjata tajam serta pasal melawan petugas.
Namun pihak keluarga menyayangkan adanya pemberitaan yang menyebut pemerasan yang dilakukan oleh tersangkan sebelum akhirnya terjadi keributan dan pengroyokan.
"Sekarang sebelas tersangka masih dalam proses penyidikan, jadi kami minta ini diluruskan, tidak ada pemerasan,"kata dia.
Muhammad Arsyad menambahkan, pemukulan terhadap salah satu karyawan PT Riau Agri bermula saat beberapa tersangka melakukan penagihan ke perusahaan. Namun tidak tau persis apa yang terjadi saat penagihan tersebut sehingga terjadi pemukulan dan berakhir pengroyokan dan perlawanan kepada petugas.
"Tidak mungkin kami melakukan pemerasan, ada hak keluarga kami kepada perusahaan itu yang ditagih, jadi bukan pemerasan,"kata dia.
Sebelumnya, dua personil Polres Indragiri Hilir (Inhil) mengalami luka-luka saat melakukan aksi penangkapan kawanan preman di Pengalihan Kecamatan Keritang, Jumat (21/8) sekitar pukul 16.00 wib. Dua personil Polres Inhil yang mengalami luka-luka tersebut bernama Brigadir Zulfadil dan Berigadir Andomik. Keduanya mengalami luka-luka pada bagian wajah, punggung dan kaki.
Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik didampingi Wakapolres Inhil Kompol Dhana Ananda Saputra serta PAUR Humas Polres Inhil, Iptu Warno Akman saat melakukan ekpose di Kantor Polres Inhil Jalan Gajah Mada Tembilahan, Rabu (26/8) kemarin mengatakan sebanyak sebelas orang preman yang melakukan pengroyokan tersebut sudah diamankan pihak kepolisian. Mereka dibekuk pihak kepolisian sektor Keritang yang dibantu oleh petugas kepolisian Polres Inhil, Jumat (21/8) sekitar pukul 16.00 wib. (dit)
Petinggi Vendor Motor Listrik BGN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG
Jakarta - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Yakni Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono (AM).Pene
PPDB Meresahkan Orang Tua, Sumardany: Banyak Anak Gagal Masuk Sekolah Bukan karena Nilai, Tapi Salah Jalur
PEKANBARU â€" Setiap tahun ajaran baru tiba, satu persoalan yang hampir selalu muncul adalah kepanikan orang tua saat mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri. Tahun ini pun tak berbeda. Bahkan, sebelum
Residivis Narkoba Kembali Diciduk, 21 Paket Sabu Disita
BENGKALIS â€" Baru beberapa waktu menghirup udara bebas, seorang residivis kasus narkotika kembali ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkalis. Pelaku berinisial MR (22) diam
Pemkab Bengkalis Siap Luncurkan Aplikasi SKM Online
Bengkalis-pemerintah Kabupaten Bengkalis siap mengimplementasikan aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online mulai 1 Juni 2026. https://s.id/SKMOnline_DiskominfotikAplikasi nasional yang dibangu
Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi
Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam