Peras Tiga Kepsek, 4 Anggota LSM LPKPP Rohil Duduk di Kursi Pesakitan
Laporan : Anggi Sinaga
Rabu, 09 Sep 2015 09:22
UJUNGTANJUNG - Empat orangTerdakwa Syafizal, Rizal Ramli,Hasan Barus dan Suriani yang mengaku dari LSM LPKPP (Lembaga Pemantau Kinerja Penyelenggara Pemerintahan) menjadi terdakwa karena diduga melakukan pemerasan dengan pengancaman terhadap tiga orang kepala sekolah dan satu bendehara di empat lokasi sekolah SD (Sekolah Dasar) di Bagan Siapiapi .
Terkait kasus ini JPU (Jaksa Penuntut Umum) Andreas
Tarigan SH menghadirkan saksi di Pengadilan Negeri Rokan Hilir di Ujung
Tanjung Selasa (8/9/15) dengan agenda sidang mendengarkan keterangan
tiga orang saksi Kepala Sekolah dan satu Bendahara serta satu orang
Pemilik Mobil Xenia BM 1081 RK yang digunakan para terdakwa sebagai
transportasi pada waktu kejadian tersebut.
Ernawati bendahara dana BOS SD 017 Bagan Hulu menerangkan dalam sidang
sekitar bulan Mei 2015 lalu keempat para terdakwa ini datang kesekolah
dengan mengenakan atribut lengkap dan surat tugas dan mengatakan bahwa
mereka Tim Audit dana BOS (Biaya Operasional Sekolah) dan BSM (Bantuan
Siswa Miskin) dari provinsi Riau, ingin memeriksa dan mengaudit SPJ dana
BOS dan BSM yang sudah digunakan oleh pihak sekolah.
" Usai mengecek dan memeriksa data yang kami berikan ,
namun ujung - ujungnya salah satu terdakwa Syafrisal meminta uang 2 juta
Rupiah dengan ancaman agar tidak dilaporkan dan dimasukkan ke penjara,
dengan terpaksa kepala menyuruh saya untuk memberikan uang yang diminta oleh terdakwa,"
jelasnya dalam sidang.
Selanjutnya saksi kepala sekolah Srimulyati (kepsek SD 008) dan Nurlela ,(Kepsek SD 010) menerangkan hal yang sama juga dengan kejadian yang dialami oleh Ernawati. Para Terdakwa ini dengan ancaman agar tidak melaporkan perbuatan adanya penyelewengan dalam penggunaan Dana BOS dan BSM dua Kepala Sekolah ini karena alasan takut diancam akhirnya dengan terpaksa memberikan uang 2 juta rupiah yang dibungkus didalam amplop warna putih yang diberikan kepada terdakwa Syafrizal.
Sedangkan Saksi Nurmiyati. Kepala sekolah SD (017) menjelaskan empat Terdakwa ini meminta untuk memeriksa SPJ dana BOS , dan BSM ( bantuan siswa Miskin) dari tahun 2009 sampai seterusnya. , usai memeriksa terdakwa Syafrizal bertanya," Ada uang ibu lima juta?, "tanya Syafrizal. " Untuk apa pak," jawab Nurmiyati. "Ngerti aja lah bu," jawab Syafrizal kembali. " Karena saat itu uang tidak ada , saya disuruh antar ke hotel Bagan. Awalnya saya kasih 3 juta, karena saya didesak saya tambah lagi 1 juta," jelas Nurmiyati kepada Hakim.
Usai keempat orang saksi ini memberikan keterangan Ketua Majelis Hakim Dr. Sutarno SH.MH. bertanya kepada Terdakwa apakah keterangan para saksi itu ada yang salah.
Syafrizal mengatakan bahwa eketerangan para saksi tudak benar. " Ada pak Hakim, bahwa tidak benar bahwa saya meminta uang dengan ancaman agar tidak memasukkan mereka ke penjara," ujar Safrizal membela diri.
"Saya diberikan uang saya terima pak ,jadi bukan ada pemaksaan, " terangnya menjawab hakim.
Sedangkan saksi Patrianto pemilik mobil sexnia BM 1081 RK
hanya menerangkan bahwa mobil itu dirental oleh salah satu ipar
terdakwa, bukan terdakwa langsung kepada dirinya.
Setelah seluruh saksi memberikan keterangan, majelis Hakim Satarno SH
MH ,mengatakan Sidang akan dilanjutkan pada hari senin (14 /9) dengan
agenda menghadirkan saksi yang meringankan terdakwa. (Anggi)
Purbaya Tegaskan Skema Pajak DSI Berlaku Normal
JAKARTA - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa memastikan skema pajak PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) akan berlaku normal seperti biasa. Menurutnya, tidak ada perubahan ketentuan perpajakan
Danantara Ajak Diskusi Pengusaha Tentukan Acuan Harga Komoditas yang Dibeli PT DSI
JAKARTA - Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria menyatakan, pihaknya akan melakukan diskusi terlebih dahulu dengan para pelaku usaha untuk menentukan patokan harga komoditas yang akan d
Dolar Terus Menanjak Ini Saran Ekonom Riau untuk Masyarakat
PEKANBARU - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika semakin menanjak, nyaris mendekati Rp18 ribu. Masyarakat diminta tetap tenang, tak perlu gegabah apalagi panik.Demikian dikatakan Ekonom Riau Dahl
Terbongkarnya Perselingkuhan Istri dengan Sahabat Sendiri: Idham Melakukan Hal Nekad
Idham Dermawan (35), warga Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, diduga nekat mengakhiri nyawa rekannya sendiri, Agmi (35).Idham meradang setelah mengetahui adanya hubungan terlarang antara korban
Hasil Lawatan ke Prancis, Prabowo Bawa Pulang Capaian Kerja Sama Rp 61,25 T .
Jakarta - Presiden Prabowo Subianto tiba di Tanah Air setelah kunjungan kenegaraan ke Prancis. Prabowo membawa pulang capaian kerja sama bernilai Rp 61,25 triliun.Dikutip dari keterangan Badan Komunik