Polresta Pekanbaru Selidiki Keluarga Terduga Teroris Asal Marpoyan Damai yang Ditangkap Densus 88
Rabu, 23 Des 2015 11:51
Wakil Kepala Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, AKBP Sugeng Putut Wicaksono, Rabu (23/12/2015) siang menegaskan, kalau penyelidikan ini bertujuan guna mendeteksi kemungkinan jika masih ada pelaku teror lainnya, yang dimungkinkan berada atau berasal dari Pekanbaru.
"Memang benar, satu terduga teroris (yang ditangkap Densus 88) ini berasal dari Marpoyan Damai, Pekanbaru. Maka itu kita sudah lakukan penyelidikan, bahkan sampai ke keluarganya," jawab AKBP Putut saat diwawancarai, usai menghadiri Apel Operasi Lilin Siak 2015, di SPN Pekanbaru.
Disamping itu, Polresta Pekanbaru juga sudah menurunkan tim intel untuk mendeteksi dugaan adanya pelaku teror lainnya. "Kita sudah petakan (mapping) kekuatan dan oknum masyarakat yang diduga bergabung dalam kelompok radikal. Intel kita masih memantau dan menempel guna mengawasi gerak-gerik mereka," sambung Putut.
Meski ada satu orang warga asal Marpoyan Damai yang tertangkap tim Densus 88 di Cilacap pekan lalu, Wakapolresta memastikan bahwa hal itu belum memberi pengaruh besar terhadap situasi Kamtibmas di Pekanbaru. "Masih kondusif sampai sekarang. Kita imbau agar masyarakat untuk tetap tenang," pesannya.
"Selain menurunkan intelijen, kita juga mengerahkan personil berseragam. Sebab itu kita minta kepada masyarakat agar tidak resah dengan kehadiran polisi-polisi, karena kehadiran kita dalam rangka memberikan rasa aman, termasuk saat Natal dan Tahun Baru nanti," tutupnya.
Polresta sudah menjaga ketat sejumlah gereja di Pekanbaru dan mendirikan pos-pos pengamanan dititik rawan. "Kita sebarkan personil di pos tersebut, ditambah personil backup dari Brimob dan Sabhara Polda. Ada 15 gereja besar yang kita lakukan pengamanan melekat, sementara gereja lainnya kita lakukan pengamanan dengan metode patroli," tutupnya.
Sebelumnya, Tim Densus 88 Anti Teror menggrebek sebuah tempat di kawasan Cilacap, akhir pekan lalu. Saat itu ada delapan orang terduga teroris yang turut diamankan. Hasil investigasi, satu orang diantara mereka diketahui berasal dari Marpoyan Damai, Pekanbaru Riau. Mereka diduga berencana akan beraksi dengan menebar teror saat Natal dan Tahun Baru nanti.(grc)
Tak Perlu Lahan Luas, ASN di Riau Bisa Dulang Cuan dari 10 Ekor Ayam Petelur
PEKANBARU - Membayangkan tambahan penghasilan dan penghematan uang belanja dapur kini tak melulu membutuhkan modal besar bagi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN). Cukup dengan memanfaatkan sisa lahan
Militer AS Gempur Pangkalan IRGC, Iran Luncurkan Balasan Drone
JAKARTA - Otoritas Iran menyampaikan bahwa militer Amerika Serikat menggempur pangkalan Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC di provinsi Gilan, Iran utara."Pagi ini, markas besar pasukan angkatan laut
Nirmala Dewi Paparkan Grand Design Timnas Basket 3x3 Putri demi Mengejar Peringkat Dunia
JAKARTA - Keikutsertaan Timnas Basket 3x3 Indonesia di Women's Series dan Challenger Batam Stop 2026 penting. Ini karena kedua ajang tersebut dibutuhkan dalam membangun tim menuju Asian Games dan
Sidak Lapas Pekanbaru, Ombudsman Dorong Pendidikan Anak Binaan Lewat Sekolah Rakyat
PEKANBARU - Ombudsman Republik Indonesia (RI) mendorong anak binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Khusus Anak Kelas II Pekanbaru agar tetap mendapatkan akses pendidikan formal. Dorongan tersebut d
Gerebek Rumah di Banglas, Polisi Meranti Tangkap Dua Terduga Pengedar
SELATPANJANG - Warga Desa Banglas, Kecamatan Tebing Tinggi dikejutkan dengan penggerebekan sebuah rumah, Jumat (17/7/2026). Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kepulauan Meranti mengamankan