Pernah Lolos dari Sergapan Polisi,
Residivis Curanmor Buronan Polsek Senapelan Berhasil Tertangkap
Senin, 28 Sep 2015 15:33
Sejak menjadi buronan setahun lalu, residivisi curanmor tahun 2012 tersebut akhirnya menyerah di tangan petugas yang sama saat akan menjual sepeda motor curian di Jalan Sudirman, Kelurahan Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan, Rabu (23/09/15) pekan lalu. Sang buronan pun dipastikan mendekam lagi di penjara dengan kurun waktu yang cukup lama karena dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara.
Penangkapan itu dibenarkan oleh Kapolsek Senapelan, AKP Angga F Herlambang melalui Kepala Unit Reserse Kriminal, Ipda Abdul Halim ketika menggelar jumpa pers, Senin (28/09/15). Abdul mengakui di 2014 silam tersangka memang berhasil lolos ketika hendak diringkus. Padahal kala itu yang bersangkutan sempat terjatuh karena menabrak mobil polisi. Sayang, polisi kalah cepat, tersangka cekatan berdiri dan langsung melarikan diri.
"Tahun lalu kita hanya menangkap Ronal Efendi sebagai penadah motor curian. Tersangka Doyok sendiri berhasil kabur. Ia juga merupakan residivis kasus serupa di tahun 2012 dan sudah setahun lebih menjadi buronan kita," kata Abdul
Masih menurut Abdul, penangkapan terhadap Doyok diawali pihaknya melalui metode undercover buy. Polisi yang sudah mengetahui keberadaan tersangka kemudian menyamar sebagai pembeli motor. Lokasi transaksi pun disepakati di Jalan Sudirman, tepar di samping kantor Bea dan Cukai, Kecamatan Senapelan. Benar saja, ketika tiba di lokasi yang dimaksud, tersangka sudah lebih dulu tiba bersama sepeda motor Honda Beat curian dengan plat kendaraan palsu. Tak ingin buruannya lolos lagi, tanpa membuang-buang waktu saat itu juga tersangka langsung diciduk dan digelandang ke Mapolsek Senapelan.
"Pengakuannya, motor Beat itu adalah motor curian yang dicuri tersangka di wilayah Kecamatan Tampan. Saat akan kita tangkap, tersangka akan menjual motor curiannya seharga Rp2 juta. Kita juga ikut mengamankan barang bukti motor Beat bodong hasil curian tersangka," tandasnya.(rtc)
Hukrim
Petinggi Vendor Motor Listrik BGN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG
Jakarta - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Yakni Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono (AM).Pene
PPDB Meresahkan Orang Tua, Sumardany: Banyak Anak Gagal Masuk Sekolah Bukan karena Nilai, Tapi Salah Jalur
PEKANBARU â€" Setiap tahun ajaran baru tiba, satu persoalan yang hampir selalu muncul adalah kepanikan orang tua saat mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri. Tahun ini pun tak berbeda. Bahkan, sebelum
Residivis Narkoba Kembali Diciduk, 21 Paket Sabu Disita
BENGKALIS â€" Baru beberapa waktu menghirup udara bebas, seorang residivis kasus narkotika kembali ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkalis. Pelaku berinisial MR (22) diam
Pemkab Bengkalis Siap Luncurkan Aplikasi SKM Online
Bengkalis-pemerintah Kabupaten Bengkalis siap mengimplementasikan aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online mulai 1 Juni 2026. https://s.id/SKMOnline_DiskominfotikAplikasi nasional yang dibangu
Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi
Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam