- Home
- Internasional
- Alhamdulillah! Tahun 2030 Umat Islam Lebaran Tiga Kali, Begini Penjelasannya
Alhamdulillah! Tahun 2030 Umat Islam Lebaran Tiga Kali, Begini Penjelasannya
Laporan: Febri. S
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 13 Mei 2021 12:51
Berbicara mengenai lebaran, pernahkah Anda membayangkan umat Islam se-Dunia akan mengalami tiga kali hari raya dalam setahun?
Ya, 9 tahun akan datang atau tepatnya tahun 2030, bulan Ramadan dan Syawal diprediksi terjadi dua kali dalam setahun. Artinya, pada tahun itu umat Islam mengalami tiga kali hari raya, yakni dua idul fitri dan satu idul adha.
Ibrahim Al Jarwan, anggota Federasi Arab di bidang Ilmu Antariksa dan Astronomi mengatakan, kalendar Islam menggunakan sistem penanggalan Kalendar Qomariyah atau Hijriyah, secara konsisten bergerak sekitar 11 hari lebih pendek dari sistem penanggalan Kalendar Syamsiah atau Masehi.
Pada tahun 2030, jelas Ibrahim, puasa pertama atau tanggal 1 Ramadan akan dimulai pada tanggal 5 Januari 2030 Masehi atau 1451 Hijriyah.
‘’Kemudian bulan Ramadan yang kedua, diprediksi akan dimulai tanggal 26 Desember 2030 Masehi atau 1452 Hijriyah,’’ sebutnya seperti dilansir dari surat kabar Dubai, Gulf News, seperti dikutip dari riausiberindo.co, Kamis (13/5/2021).
Ada sejumlah fakta tentang sistem Kalendar Hijriyah dan Masehi. Kalendar Hijriyah yang di dalamnya terdapat berbagai bulan seperti Muharam, Safar, Rabi’ul Awal, Rabi’ul Akhir, Jumadil Awal, Jumadil Akhir, Rajab, Sya’ban, Ramadan, Syawal, Zulqaidah dan Zulhijjah, memiliki perbedaan dengan Kalendar Gregorian atau Masehi.
Kalendar Hijriyah memiliki 11 hari lebih sedikit daripada Kalendar Gregorian atau Masehi. Kedua sistem kalendar tersebut akhirnya akan bertemu satu sama lain pada lingkaran penuh dan mengulangi sistem penghitungan mereka sendiri.
‘’Perbedaan itulah yang menyebabkan terjadinya Ramadan atau Lebaran dapat terjadi hingga dua kali dalam setahun pada 2030 nanti.’’
Menurutnya, Kalendar Hijriyah butuh waktu sekitar 33 tahun untuk dapat melewati secara penuh semua tanggal pada sistem Kalendar Gregorian, dan kejadian serupa diperkirakan akan terjadi kembali pada tahun 2063.
Diketahui, Kalendar Gregorian adalah kalendar yang paling banyak dipakai di seluruh dunia pada saat ini.
Kalendar Gregorian merupakan modifikasi dari kalendar Julius. Yang pertama kali mengusulkannya ialah Dr. Aloysius Lilius dari Napoli-Italia dan disetujui oleh Paus Gregorius XIII, pada tanggal 24 Februari 1582.***(net)
Idul Fitri LebaranTHR
Tanda-Tanda Kolesterol Naik Setelah Makan Daging Berlebihan
JAKARTA - Tanda kolesterol naik setelah makan daging berlebihan. Perayaan Hari Raya Idul Adha identik dengan berbagai hidangan berbahan dasar daging kurban. Namun, konsumsi daging secara berlebihan se
3 Rekomendasi Wisata Taman Nasional di Indonesia versi Ramon Tungka
JAKARTA - Sudah pernahkah kamu berwisata ke taman nasional? Sensasi alam dengan ekosistem asli begitu melekat saat menyambangi wisata yang satu ini. Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan K
Ancol Targetkan 30.000 Kunjungan Wisatawan di Libur Idul Adha 2026
JAKARTA - Kawasan Wisata Ancol menargetkan puluhan ribu wisatawan memadati area rekreasi selama libur Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk memproyeksikan jumlah kunjungan me
Idul Adha 1447 H, Polres Inhu Gelar Sholat Ied Dan Potong Hewan Qurban Berasal Dari Peternak Ketahanan Pangan Binaan
INHU - Suasana khidmat dan penuh kebersamaan menyelimuti Lapangan Apel Mapolres Indragiri Hulu pada Rabu pagi, 27/5/2026. Sejak pukul 07.30 WIB, jajaran personel Polres Inhu bersama Bhayangkari dan ma
Qurban Idul Adha 1447 H, Sedinginan Potong 70 Sapi Dan 10 Ekor Kambing
Rohil-Idul Adha 1447 H, Kelurahan Sedinginan Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rohil, menyembelih 70 ekor sapi dan 10 ekor kambing pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijrah, Rabu (27/5/26). Penyembeliha