Sabtu, 13 Jun 2026

Brasil & AS Kolaborasi Temukan Vaksin Virus Zika

Sabtu, 30 Jan 2016 10:59
AFP
Presiden Amerika Serikat, Barack Hussein Obama (kanan) & Presiden Brasil, Dilma Vana Rousseff
BRASÍLIA – Persebaran Virus Zika belum terhenti sejak merebak di Brasil dan meluas ke seantero Benua Amerika. Vaksin sebagai "senjata" melawan infeksi virus yang dibawa Nyamuk Aedes Aegypti ini pun belum bisa ditemukan.

Tidak hanya di Benua Amerika, Virus Zika ini pun sudah menyebar ke beberapa negara Eropa seperti Inggris, Italia, Spanyol dan Denmark, hingga ke Oseania dan Australia. Virus yang pertama kali terdeteksi di Uganda pada 1947 ini, memang tak mematikan secara langsung buat manusia.

Namun Virus Zika sangat rawan buat para wanita hamil, di mana dalam semua kasusnya, wanita hamil yang terinfeksi akan melahirkan bayi dengan kelainan Microcephaly. Sebuah kelainan otak dan ukuran kepala bayi yang lebih kecil dari ukuran normal.

Kendati begitu, kaitan langsung antara Virus Zika dan Microcephaly memang masih diteliti lebih jauh. Pun demikian dengan vaksinnya. Di Amerika Serikat (AS), Presiden Barack Obama juga sebelumnya meminta segenap stakeholder kesehatan di AS, untuk segera menemukan vaksinnya.

Agar lebih efektif, suatu kolaborasi atau kerja sama dilakoni AS dan Brasil untuk menemukan vaksin Virus Zika. Kesepakatan kerja sama ini terjadi hanya melalui sambungan telefon antara Obama dan Presiden Brasil, Dilma Rousseff.

"Kedua pemimpin (Obama dan Rousseff) menyepakati pentingnya upaya kolaboratif untuk memperdalam pengetahuan kami, mempercepat riset dan memperlancar pengembangan vaksi yang lebih baik, serta teknologi lain untuk mengatasi virus (Zika)," ungkap pernyataan Gedung Putih, dikutip Deutsche Welle, Sabtu (30/1/2016).

Selama vaksin Virus Zika belum bisa ditemukan, Rousseff kembali menekankan kepada sejumlah personel militer Brasil, untuk terus dikerahkan membasmi nyamuk pembawa Virus Zika.

"Kami memang belum punya vaksinnya. Satu-satunya hal yang bisa kita lakukan adalah memerangi nyamuk. Sekira 220 ribu pasukan sudah dimobilisasi untuk membasmi nyamuk pembawa virus. Kami akan memenangkan perang ini. Kami akan tunjukkan bahwa rakyat Brasil mampu memenangi perang ini," tandas Rousseff.

(okezone.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 12 Jun 2026 19:53

    Petinggi Vendor Motor Listrik BGN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG

    Jakarta - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Yakni Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono (AM).Pene

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:46

    PPDB Meresahkan Orang Tua, Sumardany: Banyak Anak Gagal Masuk Sekolah Bukan karena Nilai, Tapi Salah Jalur

    PEKANBARU â€" Setiap tahun ajaran baru tiba, satu persoalan yang hampir selalu muncul adalah kepanikan orang tua saat mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri. Tahun ini pun tak berbeda. Bahkan, sebelum

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:30

    Residivis Narkoba Kembali Diciduk, 21 Paket Sabu Disita

    BENGKALIS â€" Baru beberapa waktu menghirup udara bebas, seorang residivis kasus narkotika kembali ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkalis. Pelaku berinisial MR (22) diam

  • Jumat, 12 Jun 2026 17:09

    Pemkab Bengkalis Siap Luncurkan Aplikasi SKM Online

    Bengkalis-pemerintah Kabupaten Bengkalis siap mengimplementasikan aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online mulai 1 Juni 2026. https://s.id/SKMOnline_DiskominfotikAplikasi nasional yang dibangu

  • Jumat, 12 Jun 2026 15:04

    Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi

    Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.