- Home
- Internasional
- Brasil & AS Kolaborasi Temukan Vaksin Virus Zika
Brasil & AS Kolaborasi Temukan Vaksin Virus Zika
Sabtu, 30 Jan 2016 10:59
Tidak hanya di Benua Amerika, Virus Zika ini pun sudah menyebar ke beberapa negara Eropa seperti Inggris, Italia, Spanyol dan Denmark, hingga ke Oseania dan Australia. Virus yang pertama kali terdeteksi di Uganda pada 1947 ini, memang tak mematikan secara langsung buat manusia.
Namun Virus Zika sangat rawan buat para wanita hamil, di mana dalam semua kasusnya, wanita hamil yang terinfeksi akan melahirkan bayi dengan kelainan Microcephaly. Sebuah kelainan otak dan ukuran kepala bayi yang lebih kecil dari ukuran normal.
Kendati begitu, kaitan langsung antara Virus Zika dan Microcephaly memang masih diteliti lebih jauh. Pun demikian dengan vaksinnya. Di Amerika Serikat (AS), Presiden Barack Obama juga sebelumnya meminta segenap stakeholder kesehatan di AS, untuk segera menemukan vaksinnya.
Agar lebih efektif, suatu kolaborasi atau kerja sama dilakoni AS dan Brasil untuk menemukan vaksin Virus Zika. Kesepakatan kerja sama ini terjadi hanya melalui sambungan telefon antara Obama dan Presiden Brasil, Dilma Rousseff.
"Kedua pemimpin (Obama dan Rousseff) menyepakati pentingnya upaya kolaboratif untuk memperdalam pengetahuan kami, mempercepat riset dan memperlancar pengembangan vaksi yang lebih baik, serta teknologi lain untuk mengatasi virus (Zika)," ungkap pernyataan Gedung Putih, dikutip Deutsche Welle, Sabtu (30/1/2016).
Selama vaksin Virus Zika belum bisa ditemukan, Rousseff kembali menekankan kepada sejumlah personel militer Brasil, untuk terus dikerahkan membasmi nyamuk pembawa Virus Zika.
"Kami memang belum punya vaksinnya. Satu-satunya hal yang bisa kita lakukan adalah memerangi nyamuk. Sekira 220 ribu pasukan sudah dimobilisasi untuk membasmi nyamuk pembawa virus. Kami akan memenangkan perang ini. Kami akan tunjukkan bahwa rakyat Brasil mampu memenangi perang ini," tandas Rousseff.
Petinggi Vendor Motor Listrik BGN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG
Jakarta - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Yakni Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono (AM).Pene
PPDB Meresahkan Orang Tua, Sumardany: Banyak Anak Gagal Masuk Sekolah Bukan karena Nilai, Tapi Salah Jalur
PEKANBARU â€" Setiap tahun ajaran baru tiba, satu persoalan yang hampir selalu muncul adalah kepanikan orang tua saat mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri. Tahun ini pun tak berbeda. Bahkan, sebelum
Residivis Narkoba Kembali Diciduk, 21 Paket Sabu Disita
BENGKALIS â€" Baru beberapa waktu menghirup udara bebas, seorang residivis kasus narkotika kembali ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkalis. Pelaku berinisial MR (22) diam
Pemkab Bengkalis Siap Luncurkan Aplikasi SKM Online
Bengkalis-pemerintah Kabupaten Bengkalis siap mengimplementasikan aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online mulai 1 Juni 2026. https://s.id/SKMOnline_DiskominfotikAplikasi nasional yang dibangu
Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi
Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam