- Home
- Internasional
- Ditemukan Kuburan Massal Berisi Korban Kartel Narkoba
Ditemukan Kuburan Massal Berisi Korban Kartel Narkoba
Sabtu, 07 Nov 2015 09:54
Dikabarkan, pejabat keamanan setempat sebenarnya mengetahui keberadaan kuburan massal tersebut, namun tidak mengungkapkannya. Diduga, mereka telah bekerja sama dengan jaringan narkoba itu, dan mendapat keuntungan dari tindakan tersebut.
Kuburan massal ini ditemukan di sebuah desa terpencil yang berlokasi di Morelos, Meksiko. Wilayah tersebut terkenal dengan tingkat penculikan terbesar di Meksiko.
Pada pernyataannya, jaksa agung Meksiko mengatakan bahwa pejabat setempat sedang diselidiki dengan dakwaan penyalahgunaan jabatan dan pelanggaran hukum akibat menutupi mengenai keberadaan kuburan massal ini.
Tidak ada laporan jelas berapa jumlah pejabat yang tersangkut kasus ini atau sudah berapa lama kuburan massal tersebut digunakan.
Meningkatnya kekerasan akibat kartel narkoba di Meksiko mengakibatkan banyaknya korban yang sulit diidentifikasi. Jaksa Agung Meksiko Javier Perez mengatakan, para korban biasanya dibuang di kuburan massal yang telah mendapat izin dari pejabat setempat. Namun, Pemerintah Meksiko sendiri tidak mengetahui mengenai izin tersebut.
"Jenazah-jenazah itu ditumpuk dalam satu lubang besar," kata pihak otoritas Meksiko, sebagaimana dilansir Reuters, Sabtu (7/11/2015).
Jenazah yang ditemukan dalam kuburan massal itu terbungkus dalam plastik. Penemuan kuburan massal ini berawal dari pencarian orang hilang yang dikabarkan diculik dan dibunuh pada 2013.
KPK Tahan 2 Tersangka Terkait OTT Pegawai BPK
Jakarta - KPK menahan dua orang usai melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah pegawai BPK. OTT tersebut merupakan lanjutan dari kasus suap yang melibatkan Bupati Muara Enim nonaktif Ed
Polsek Tanah Putih Intensifkan Patroli Objek Vital Nasional pada Malam Hari
TANAHPUTIH-Dalam rangka menjaga keamanan dan mencegah terjadinya tindak kriminalitas pada objek vital nasional, personel Polsek Tanah Putih melaksanakan patroli rutin di kawasan operasional PT Pertami
Terbukti Lakukan Kekerasan Seksual, Dosen UNM Diganjar Hukuman 4 Tahun 6 Bulan Penjara
Majelis hakim Pengadilan Negeri Sungguminasa menjatuhkan vonis 4 tahun 6 bulan penjara kepada Khaeruddin, dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Makassar (UNM), dalam perkara kekerasa
607 Personel Disiagakan Kawal Tiga Aksi Demo di Jakpus Hari Ini
Polisi menyiapkan pengamanan untuk mengawal sejumlah aksi unjuk rasa yang akan berlangsung di wilayah Jakarta Pusat pada Kamis (11/6/2026).Sebanyak 607 personel gabungan diterjunkan untuk menjaga situ
Kantor BGN Disegel Massa, Demonstran: Saat MBG Bermasalah yang Protes Justru Pengelola Dapur
Aksi unjuk rasa yang digelar sejumlah elemen masyarakat di depan Kantor Badan Gizi Nasional (BGN), kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2026), diwarnai aksi penyegelan simbolis gedung.Dalam