Senin, 04 Mei 2026
  • Home
  • Internasional
  • Dua Pemimpin Perompak Terkait Abu Sayyaf Tewas dalam Operasi Militer

Internasional

Dua Pemimpin Perompak Terkait Abu Sayyaf Tewas dalam Operasi Militer

Rabu, 28 Sep 2016 14:26
AFP
Dua pemimpin Muktadil Brothers tewas

ZAMBOANGA – Dua pemimpin perompak yang terkait dengan kelompok militan Abu Sayyaf dilaporkan tewas dalam sebuah operasi militer di Pulau Sulu, Filipina. Berdasarkan identifikasi petugas berwenang, dua orang yang terbunuh itu adalah Nixon Muktadil dan saudaranya Brown. Mereka adalah pemimpin Muktadil Brothers.
 
Juru Bicara Komando Mindanao Barat (Westmincom) Maj Filemon Tan Jr mengatakan, pasukan militer yang terdiri dari Joint Task Force Sulu dan relawan Kota Panglima Estino melancarkan serangan melawan kelompok perompak tersebut di sekitar Pulau Tambulian, Kota Madya Pulau Pata, pada Selasa 27 September 2016 pagi.
 
"Dua bersaudara Muktadil adalah pemimpin dan navigator arsitek serta ahli melakukan penculikan warga asing di perbatasan Malaysia," kata Tan, sebagaimana dilansir PhilStar, Rabu (28/9/2016).
 
Muktadil Brothers selama ini diyakini terlibat dalam serangkaian penculikan 26 warga negara Indonesia dan Malaysia di laut lepas antara batas-batas Malaysia, Indonesia, dan Filipina sejak awal tahun ini.
 
Para korban penculikan adalah kru lima kapal tunda yang berbeda dan diserang kelompok perompak tersebut dalam rentang waktu enam bulan terakhir. Setelah melakukan penculikan, Muktadil Brothers menyerahkan para tawanan ke Abu Sayyaf di Sulu untuk mendapat uang tebusan.

Sejauh ini militan Abu Sayyaf telah membebaskan 14 sandera asal Indonesia dan Malaysia. Kendati demikian, sumber militer mengatakan

Abu Sayyaf masih memegang setidaknya enam WNI dan lima warga Malaysia, termasuk WN Belanda serta empat sandera Filipina. Semua sandera berada di Sulu.
 
"Tewasnya Muktadil Brothers adalah pukulan besar bagi kelompok ASG Sub-Leader Alhabsy Misaya, karena mereka selama ini adalah pemandu laut dan navigator selama melakukan penculikan di laut lepas," kata Tan. (Okezone.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Senin, 08 Sep 2025 16:24

    Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses

    Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v

  • Senin, 08 Sep 2025 16:09

    Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm

    Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat

  • Senin, 08 Sep 2025 13:37

    Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah

    Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga

  • Senin, 08 Sep 2025 10:40

    Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito

    Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me

  • Senin, 08 Sep 2025 09:32

    Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.