- Home
- Internasional
- Eksekusi Mati Mumtaz Qadri Picu Ketegangan
Internasional
Eksekusi Mati Mumtaz Qadri Picu Ketegangan
Senin, 29 Feb 2016 16:46
ISLAMABAD – Pakistan akhirnya mengeksekusi mati Mumtaz Qadri, pembunuh Gubernur Punjjab Salman Tasser, melalui hukuman gantung, pada Senin 29 Januari 2016. Qadri yang diketahui sebagai pejuang Muslim membunuh Tasser saat menjadi polisi pengawal pada 2011.
Seperti diwartakan The Washington Post, Senin (29/2/2016), eksekusi terhadap Qadri menimbulkan protes di beberapa kota setelah beberapa pemimpin agama, politik, serta kelompok militan secara terbuka membela si pembunuh. Sebagian besar sekolah di ibu kota dan kota terdekat dari Lapas Rawalpindi ditutup. Sebab, lokasi eksekusi dilakukan di dalam penjara tersebut.
Hal ini dilakukan karena mereka khawatir terjadi aksi kekerasan yang mungkin dilakukan oleh pembela Qadri. Saat melancarkan aksinya, Qadri sedang bertugas menjaga Gubernur Salman Tasser yang berkampanye untuk mendukung seorang perempuan Kristen. Perempuan ini dipenjara selama bertahun-tahun dengan tuduhan penghujatan. Qadri sendiri menembak gubernur dan mengakui tindakannya.
Gubernur Tasser sebelumnya telah menyerukan untuk melakukan amendemen terhadap Undang-Undang Penistaan Agama. Kelompok yang menentang UU ini menilai pasal-pasal dalam UU itu sering disalahgunakan untuk menekan kelompok minoritas agama, salah satunya Islam.
Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses
Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v
Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm
Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat
Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah
Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga
Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito
Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me
Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener