Senin, 04 Mei 2026

Empat Tahun Hilang, Malaysia Masih Optimis MH370 Ditemukan

Kamis, 08 Mar 2018 14:08

KUALA LUMPUR - Empat tahun sudah pesawat Malaysia Airlines MH370 hilang. Operasi pencarian gabungan tiga negara yakni Australia, Malaysia, dan China, sempat dihentikan pada Januari 2017. Upaya tersebut kini dilanjutkan oleh perusahaan eksplorasi bawah laut Ocean Infinity.

Dua kru asal Malaysia yang ikut dalam operasi pencarian, Azmi Rosedee dan Abdul Halim Ahmad Nordin mengatakan, Ocean Infinity mengerahkan upaya terbaik mencari bangkai pesawat MH370. Keduanya masih optimis bangkai pesawat dapat ditemukan meski saat ini terkendala cuaca buruk.

"Kami telah melalui sejumlah hari-hari yang berat. Operasi terus berlanjut meski laut terkadang menyulitkan. Tetapi kondisi itu tidak memungkinkan kami mengerahkan AUV (mesin pencari). Ini menghambat kami," tutur keduanya, dinukil dari The Guardian, Kamis (8/3/2018).

"Selain itu, dasar laut di wilayah pencarian berbukit dan tidak rata. Hal ini juga mengganggu kemampuan AUV untuk benar-benar menyisir wilayah tersebut," imbuh Rosedee dan Abdul Halim.

Kehadiran kedua kru yang berasal dari latar belakang militer itu sempat memicu kekhawatiran bahwa pemerintah membatasi area serta mengontrol pencarian. Namun, kekhawatiran itu dibantah Kepala Staf Angkatan Laut Malaysia, Laksamana Tan Sri Ahmad Kamarulzaman Ahmad Badaruddin.

"Biaya pencarian ini ditanggung oleh pemerintah, jadi sangat penting perwakilan kami berada di atas kapal untuk mengamati pencarian. Keduanya akan menjadi mata dan telinga kami serta memastikan pencarian berlangsung mulus," ujar sang laksamana.

Ocean Infinity mengerahkan kapal Seabed Constructor yang disewa dari Norwegia untuk mencari bangkai pesawat maskapai Malaysia Airlines MH370 di area prioritas seluas 25 ribu kilometer (km) persegi. Sejak 17 Januari, kapal itu sudah mencari di area seluas 16 ribu km persegi. Para pejabat Malaysia memprediksi 85% kemungkinan bangkai pesawat akan ditemukan di area tersebut.

Jika pencarian di area tersebut tidak berhasil, maka Ocean Infinity akan meluaskan pencarian ke 48 ribu km persegi. Perusahaan asal Amerika Serikat (AS) itu memiliki kontrak pencarian selama 90 hari hingga Juni mendatang dengan klausul tidak akan dibayar jika pesawat MH370 tidak ditemukan.

Sementara itu, pemerintah Malaysia bersiap untuk menerbitkan laporan menyeluruh mengenai hilangnya pesawat MH370 kepada pihak keluarga penumpang. Namun, rilis laporan tersebut akan ditunda hingga pencarian yang dilakukan Ocean Infinity akan berakhir.

"Apabila pesawat ditemukan, tim akan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Jika tidak ditemukan dan diambil keputusan bahwa pencarian dihentikan, tim akan melanjutkan penyelesaian laporan serta menerbitkannya dalam hitungan bulan," demikian bunyi pernyataan otoritas terkait, mengutip dari Reuters.

Perdana Menteri (PM) Malaysia, Najib Razak, menekankan kembali komitmen Negeri Jiran untuk menemukan bangkai pesawat. Ia mendorong agar komunitas penerbangan internasional untuk mengambil langkah-langkah guna memastikan langit di Malaysia lebih aman ke depannya.

(okezone.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Senin, 08 Sep 2025 16:24

    Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses

    Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v

  • Senin, 08 Sep 2025 16:09

    Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm

    Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat

  • Senin, 08 Sep 2025 13:37

    Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah

    Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga

  • Senin, 08 Sep 2025 10:40

    Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito

    Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me

  • Senin, 08 Sep 2025 09:32

    Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.