Jumat, 12 Jun 2026

Gara-Gara Suku Kurdi, Erdogan-Chomsky Adu Mulut

Jumat, 15 Jan 2016 09:06
Reuters
Presiden Recep Tayyip Erdogan beradu mulut dengan Noam Chomsky karena suku Kurdi
ANKARA – Sebuah surat terbuka dari kalangan akademisi asing dan warga Turki yang memprotes operasi militer terhadap Suku Kurdi membuat panas Presiden Recep Tayyip Erdogan. Pria 61 tahun itu menuduh Noam Chomsky –salah satu akademisi yang menandatangani surat tersebut– bodoh dan bersimpati terhadap teroris.

Erdogan pun mengundang pria 87 tahun itu ke Turki untuk melihat sendiri situasi yang sebenarnya terjadi. Namun, Chomsky menolak dan justru menuding pimpinan Partai AKP tersebut menerapkan standar ganda dalam memberantas terorisme.

"Jika saya memutuskan pergi ke Turki, itu bukanlah karena diundang dirinya. Namun, seperti sebelum-sebelumnya, itu atas undangan para pembangkang pemberani, termasuk Suku Kurdi yang telah diserang parah selama bertahun-tahun," tulis Chomsky dalam sebuah surat elektronik, sebagaimana dikutip dari The Guardian, Jumat (15/1/2016).

Surat terbuka yang dikirim Desember 2015 itu berisi permintaan terhadap Turki untuk mengakhiri pembunuhan massal dan pembantaian di sebelah tenggara Turki. Mereka juga meminta agar tentara ditarik sepenuhnya dari wilayah tersebut. Dalam surat itu, Erdogan juga dituduh melancarkan perang atas rakyatnya sendiri.

Erdogan menyatakan siap memberi penjelasan terhadap para kalangan akademisi. Dia ingin mereka melihat dengan mata sendiri kejahatan di wilayah tersebut dilakukan oleh tentaranya atau oleh Suku Kurdi yang disebutnya sebagai teroris. Chomsky membalas dengan menyebut selama ini Erdogan dan Turki justru membantu para teroris.

"Turki menyalahkan ISIS (atas bom Istanbul) yang oleh Erdogan selama ini dibantu dengan berbagai cara. Dia justru mengomel terhadap mereka yang mengutuk kejahatan melawan suku Kurdi yang jelas-jelas melawan ISIS di Irak dan Suriah," ucap Chomsky.

(okezone.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 12 Jun 2026 19:53

    Petinggi Vendor Motor Listrik BGN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG

    Jakarta - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Yakni Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono (AM).Pene

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:46

    PPDB Meresahkan Orang Tua, Sumardany: Banyak Anak Gagal Masuk Sekolah Bukan karena Nilai, Tapi Salah Jalur

    PEKANBARU â€" Setiap tahun ajaran baru tiba, satu persoalan yang hampir selalu muncul adalah kepanikan orang tua saat mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri. Tahun ini pun tak berbeda. Bahkan, sebelum

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:30

    Residivis Narkoba Kembali Diciduk, 21 Paket Sabu Disita

    BENGKALIS â€" Baru beberapa waktu menghirup udara bebas, seorang residivis kasus narkotika kembali ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkalis. Pelaku berinisial MR (22) diam

  • Jumat, 12 Jun 2026 17:09

    Pemkab Bengkalis Siap Luncurkan Aplikasi SKM Online

    Bengkalis-pemerintah Kabupaten Bengkalis siap mengimplementasikan aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online mulai 1 Juni 2026. https://s.id/SKMOnline_DiskominfotikAplikasi nasional yang dibangu

  • Jumat, 12 Jun 2026 15:04

    Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi

    Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.