Sabtu, 04 Jul 2026
  • Home
  • Internasional
  • Gempa di Malaysia, 100 Pendaki Gunung Kinabalu Panik Menyelamatkan Diri

Gempa di Malaysia, 100 Pendaki Gunung Kinabalu Panik Menyelamatkan Diri

Jumat, 09 Mar 2018 11:59
KINABALU  - Lebih dari 100 pendaki panik bergegas ke titik keselamatan di Laban Rata yang berada di Gunung Kinabalu, setelah gempa 5,2 skala Richter (SR) melanda daerah Ranau Sabah, Malaysia pada Kamis 8 Maret 2018 malam waktu setempat.

"Sejauh ini belum ada laporan tentang korban atau kerusakan dalam insiden yang terjadi pukul 21.06," kata mantan pemimpin Mount Kinabalu Mountain Guides Association Richard Soibi seperti dikutip dari Asia One, Kamis (9/3/2018).

Warga Kundasang mengatakan bahwa gempa kuat di Malaysia itu berlangsung dua sampai tiga detik. Getarannya dirasakan di sisi barat Gunung Kinabalu dari Kota Belud, Tamparuli, Kiulu dan juga di Penampang dan Papar.

Sejauh ini Soibi belum bisa menjelaskan apakah ada dampak kerusakan pada struktur di puncak gunung tertinggi di Malaysia itu, di mana gempa berkekuatan 6,1 SR melanda tiga tahun lalu dan menewaskan sekitar 18 pendaki dan pemandu.

Sebelumnya pada 5 Juni 2015, belasan orang dinyatakan tewas dan sejumlah orang lainnya hilang setelah gempa bumi terjadi di dekat puncak Kinabalu, gunung tertinggi di Malaysia.

Seperti dilansir BBC, gempa dengan kekuatan 6 skala Richter itu juga menyebabkan tanah longsor yang menyebabkan 137 pendaki terjebak selama beberapa jam.

Upaya penyelamatan sempat terhambat cuaca buruk, tetapi saat ini petugas SAR sudah berada di Gunung Kinabalu.

Ketika gempa terjadi, ratusan pendaki berupaya mencapai puncak Gunung Kinabalu untuk menyaksikan matahari terbit.

Survei Geologi AS menyebutkan, gempa terjadi pada pukul 07.15 waktu setempat, dengan kedalaman 10 kilometer. Pusat gempa berada di lokasi yang berjarak 54 km dari Gunung Kinabalu. Seluruh aktivitas pendakian ke kawasan gunung tertinggi Malaysia itu pun akhirnya ditutup.

'Telinga' Gunung Kinabalu Hilang

Tak hanya merenggut belasan nyawa, gempa Malaysia pada Jumat 5 Juni 2015 telah membuat Gunung Kinabalu di Negara Bagian Sabah, berubah bentuk. Hal ini turut membuat publik Malaysia bersedih hati.

Wajar saja, karena salah satu ikon dari gunung itu yang biasa disebut "Telinga Keledai" hilang karena digoyang gempa 6 skala Richter.

"Bad news confirmed! part of the iconic 'Donkey's Ear' @Mount Kinabalu is gone due to strong tremor this morning," tulis Menteri Pariwisata, Kebudayaan dan Lingkungan Negara Bagian Sabah, Malaysia Masidi Manjun dalam akun Twitter miliknya, yang berarti, "Berita buruk terkonfirmasi! Bagian dari 'Telinga Keledai' ikon Gunung Kinabalu hilang karena gempa yang kuat pagi ini."

Untuk membuktikan kabar itu, Masidi juga menyertakan foto yang memperlihatkan kondisi Gunung Kinabalu sebelum gempa terjadi dan kondisi setelah gempa menggoyang gunung tertinggi di Malaysia itu.

Terlihat jelas salah satu bagian yang disebut Telinga Keledai itu tak lagi tegak berdiri berdampingan dengan 'telinga' lainnya.

(Liputan6.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Senin, 08 Sep 2025 16:24

    Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses

    Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v

  • Senin, 08 Sep 2025 16:09

    Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm

    Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat

  • Senin, 08 Sep 2025 13:37

    Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah

    Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga

  • Senin, 08 Sep 2025 10:40

    Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito

    Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me

  • Senin, 08 Sep 2025 09:32

    Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor