- Home
- Internasional
- ISIS Kembali Klaim Telah Jatuhkan Pesawat Rusia
ISIS Kembali Klaim Telah Jatuhkan Pesawat Rusia
Kamis, 05 Nov 2015 11:56
Dalam pernyataan lisan atau audio yang dimuat hari Rabu, 4 November di situs media sosial, ISIS mengatakan mereka akan mengungkapkan rincian serangan itu ketika mereka mengambil keputusan untuk melakukannya.
Pihak berwenang mengatakan mereka belum menemukan indikasi tembakan misil pada waktu pesawat Metrojet A321 jatuh hari Sabtu, yang menewaskan ke-224 orang di dalamnya. Ini membuka kemungkinan ledakan dari bom atau kerusakan mekanis dalam penerbangan pesawat yang berangkat dari tempat wisata Sharm El-Sheikh menuju St. Petersburg itu.
Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi telah membantah klaim "propaganda" oleh pemberontak ISIS bahwa merekalah yang menjatuhkan pesawat itu.
Pendidikan Vokasi Harus Sesuaikan Kompetensi Lulusan dengan Kebutuhan Industri
SURABAYA â€" Penguatan pendidikan vokasi kembali menjadi bahan diskusi, seiring dorongan untuk menyesuaikan kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri, khususnya di sektor ekonomi kreatif dan k
Contoh Surat Tugas Pengawas TKA 2026 Lengkap dengan Penjelasannya
JAKARTA - Tes Kemampuan Akademik (TKA) merupakan bentuk evaluasi yang dirancang untuk mengukur kemampuan literasi dan numerasi peserta didik pada jenjang akhir pendidikan. Pelaksanaannya dilakuka
Salah Bantal Bikin Leher Kaku? Ini Cara Aman untuk Mengatasinya
BANYAK orang pernah mengalami kondisi bangun tidur dengan leher terasa kaku atau nyeri. Hal ini pun sering dikaitkan dengan salah bantal.Meski terdengar sepele, kondisi salah banta
Apakah Pegal-Pegal Setelah Padel atau Olahraga Lain Wajar? Ini Kata Dokter
BANYAK orang kerap merasakan pegal setelah main padel atau menjalani olahraga lainnya. Biasanya rasa pegal tak langsung timbul setelah bermain.Beberapa orang biasanya baru mer
Viral! Trump Disebut Nyaris Aktifkan Kode Nuklir ke Iran, Dihentikan Jenderal AS
JAKARTA - Klaim mengejutkan muncul terkait Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang disebut sempat mencoba mengakses kode nuklir dalam sebuah pertemuan darurat di Gedung Putih. Namun, langkah