Kamis, 28 Mei 2026
  • Home
  • Internasional
  • Iran Klaim Serangan ke Pangkalan AS Sebabkan Lebih dari 560 Korban

Peristiwa

Iran Klaim Serangan ke Pangkalan AS Sebabkan Lebih dari 560 Korban

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 02 Mar 2026 11:40
(FotoOkezone.com)
JAKARTA â€" Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengatakan bahwa serangan Iran terhadap pangkalan-pangkalan Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah sejauh ini telah menyebabkan setidaknya 560 korban tewas dan terluka. Klaim ini bertentangan dengan pernyataan resmi dari militer AS, yang menyatakan bahwa jumlah korban kurang dari 10 orang.

Sebelumnya, IRGC mengatakan bahwa 200 personel militer AS tewas dalam tahap-tahap awal serangan ke berbagai pangkalan AS di Timur Tengah. Tidak dijelaskan apakah angka 560 korban yang diklaim IRGC seluruhnya berasal dari militer AS.

“Akibat serangan rudal terhadap pangkalan-pangkalan Amerika, setidaknya 200 personel militer AS tewas dan terluka,” lapor kantor berita Tasnim pada Sabtu (28/2/2026), mengutip pernyataan dari IRGC.

Pernyataan terbaru dari IRGC menyebut bahwa serangan drone dan rudal Iran telah sepenuhnya melumpuhkan sebuah pangkalan AS di Kuwait dan merusak pangkalan lainnya. Serangan drone telah menyebabkan "kerusakan parah" pada pangkalan angkatan laut AS di Pelabuhan Mina Salman, Bahrain.

Sementara itu, pada Minggu (1/3/2026), militer AS mengumumkan angka yang jauh lebih kecil, mengatakan bahwa tiga anggota militer Amerika tewas dan lima lainnya luka parah selama serangan Iran terhadap AS.

Tiga orang yang tewas adalah tentara Angkatan Darat AS yang ditempatkan di Kuwait sebagai bagian dari unit yang mengawasi perbekalan dan logistik, menurut seseorang yang mengetahui situasi tersebut. Namun, keterangan resmi Komando Pusat AS (CENTCOM) tidak mengungkap kapan dan di mana korban terjadi.

Garda Revolusi paramiliter Iran mengancam akan melancarkan "operasi ofensif paling intensif" yang pernah ada, menargetkan instalasi militer Israel dan Amerika, menyusul serangan pada Sabtu. Sejak itu sejumlah pangkalan dan aset militer AS di Teluk telah dihujani rudal.

Sumber: (Okezone.com)

Peristiwa
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:32

    One Way Nasional Diberlakukan dari Tol Japek Sampai Kalikangkung

    JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) atau one way nasional resmi diberlakukan pada siang hari ini, Rabu (18/3/2026), saat arus mudik Lebaran 2026. Satu arah itu berlangsung mulai dari Tol Jakarta-Ci

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:42

    Pria Paruh Baya Diduga Dianiaya hingga Meninggal Dunia di Jalan Pangeran Hidayat

    PEKANBARU - Seorang pria bernama Muhammad Zen (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abad

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:00

    KontraS Ungkap Kondisi Andrie Usai Disiram Air Keras: Tak Buta, tapi Fungsi Mata Menurun

    JAKARTA - Kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, berangsur membaik setelah disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Andrie telah menjalani operasi mata di Rum

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:55

    Jasa Marga Ungkap 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga 18 Maret 2026

    JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono melaporkan sebanyak 34% kendaraan telah meninggalkan Jakarta per hari ini, Rabu (18/3/2026). Jasa Marga telah memprediksi,

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:23

    Kapolri Resmikan Renovasi Masjid Al-Adzim dan Kukuhkan Satgas PHK di Riau

    PEKANBARU - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandatangani prasasti renovasi Masjid Al-Adzim sekaligus mengukuhkan Satuan Tugas Penanganan Premani

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.