Kamis, 25 Jun 2026
  • Home
  • Internasional
  • Israel Temukan Mineral Langka yang Sebelumnya Cuma Ada di Luar Angkasa

Internasional

Israel Temukan Mineral Langka yang Sebelumnya Cuma Ada di Luar Angkasa

Sabtu, 12 Jan 2019 10:50
Detik.com
TEL AVIV - Sebuah perusahaan pertambangan Israel telah menemukan mineral langka yang sebelumnya diketahui hanya ada di luar angkasa, lapor surat kabar Israel, Haaretz.

Jenis mineral langka yang diberi nama carmeltazite itu secara resmi ditambahkan ke dalam daftar mineral pekan ini, setelah mengantungi izin International Mineralogical Association (IMA).

Taub Avi, direktur perusahaan eksplorasi tambang Israel terkemuka, Shefa Yamim, mengatakan mineral tersebut ditemukan oleh perusahaannya di bebatuan vulkanik di Lembah Sevulun, Israel utara.

Mineral tersebut ditemukan menempel di batu safir, mineral tersulit kedua setelah berlian. Batu terbesar yang ditemukan sejauh ini bernilai 33,3 karat.

Mineral itu diberi nama carmeltazite karena ditemukan di dekat Gunung Carmel dan menggabungkan unsur yang terkandung di dalamnya - titanium, aluminium dan zirkonium

Jenis mineral langka

Mineral baru bisa dikategorikan sebagai jenis langka jika komposisi dan struktur kristal serta sifat-sifatnya jauh berbeda dari spesies mineral yang ada, menurut Komisi IMA yang bekerja menangani mineral baru dan penamaan mineral.

Meski setiap tahun komisi tersebut mengeluarkan surat izin bagi banyak mineral yang baru ditemukan, pengesahan carmeltazite menarik perhatian media Israel dan internasional karena jenisnya yang langka.

Laman mining.com menyebutkan penemuan mineral tersebut akan membuat perusahaan tambang batu permata itu meningkat, dan 'lebih bernilai dari sebelumnya'.

Perusahaan itu telah mengantungi merek dagang dari pemerintah Israel untuk memasarkan batu-batu yang disebut sebagai Carmel Sapphire.

Surat kabar Haaretz mengatakan akan banyak orang yang tak ragu merogoh kocek dalam-dalam untuk memilikinya, jika mineral baru itu dilempar ke pasar perhiasan.

"Kami sudah menyiapkan desainnya," kata Avi.



(detik.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Kamis, 25 Jun 2026 18:48

    Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda Musnahkan Miras Ilegal

    Puncak Jaya-Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda melaksanakan pemusnahan barang bukti Minuman Keras (Miras) ilegal hasil sitaan, bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik

  • Kamis, 25 Jun 2026 18:46

    Wakil Panglima TNI Tinjau Pembangunan Yonif TP 936/Satria Joyokusumo dan Situs Bersejarah di Jawa Tengah

    Magelang-Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R bersama Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa melaksanakan peninjauan rehabilitasi dan pembangunan sejumla

  • Kamis, 25 Jun 2026 16:48

    Krisis Energi dan Ekonomi Bayang-Bayangi Israel dalam Dua Dekade Mendatang

    Pengawas Negara Israel, Matanyahu Englman, memperingatkan bahwa Israel berisiko kehilangan kemandirian energi dalam dua dekade ke depan.Jika tingkat konsumsi saat ini terus berlanjut, negara itu kemun

  • Kamis, 25 Jun 2026 16:14

    Soal Pengangkatan Tenaga Ahli oleh Kepala Daerah, Ini Kata Prof Djohermansyah

    PEKANBARU-Pakar Otonomi Daerah Prof Djohermansyah Djohan menilai pengangkatan tenaga ahli oleh kepala daerah merupakan hal yang lumrah. Hal itu juga menjadi kewenangan kepala daerah dalam menjalankan

  • Kamis, 25 Jun 2026 16:12

    Prabowo Respons Kritik Makan Bergizi Gratis Minta Penolak Turun Langsung Jumpai Masyarakat

    JAKARTA - Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam acara Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, Rabu (24/6/2026) diwarnai aksi antusias peserta yang membentangkan spanduk

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.