Kamis, 25 Jun 2026
Peristiwa,
Dramatis, Damkar dan Tim Medis di Makassar Bersinergi Lepaskan Mesin Penggiling dari Tangan Pasie
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 25 Jun 2026 15:14
Tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuang Baji Makassar melibatkan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar dalam proses penanganan seorang pasien berinisial IR yang mengalami kecelakaan kerja.
Langkah tersebut dilakukan setelah tangan korban terjepit dan masuk ke dalam mesin penggiling daging, sehingga membutuhkan penanganan khusus untuk membantu proses operasi di rumah sakit, Rabu (24/6/2026).
Kepala Dinas Damkarmat Makassar, Fadli Wellang mengatakan korban mengalami kecelakaan kerja saat menggiling daging dengan mesin. Usai menggiling, korban hendak membersihkan mesin.
"Tapi saat dibersihkan, tangan korban malah masuk ke dalam mesin. Beruntung, ada temannya yang langsung mematikan mesinnya," ujar Fadli.
Mesin Penggiling
Meski demikian, kata Fadli, tangan korban masih terjepit mesin penggiling. Petugas Damkarmat yang mendapatkan laporan langsung mengevakuasi korban ke RSUD Labuang Baji.
"Anggota sempat berupaya melepaskan tangan korban di lokasi. Tapi berisiko tinggi apabila dipaksakan tanpa dukungan tindakan medis. Makanya korban dievakuasi ke RSUD Labuang Baji untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," kata Fadli.
Saat di RSUD Labuang Baji, korban sebenarnya sudah mendapatkan penangan medis. Tetapi, pihak RSUD Labuang Baji meminta tolong kepada Dinas Damkarmat Makassar untuk membantu proses operasi.
"Operasi tidak bisa dilakukan kalau mesin (penggilingan) masih tersangkut di tangan korban. Empat anggota akhirnya harus kembali ke sana (RSUD Labuang Baji)," kata dia.
Operasi
Saat proses tersebut, petugas Damkarmat Makassar didampingi tim dokter. Dengan menggunakan gerinda, petugas Damkarmat berusaha melepas mesin penggiling daging yang tersangkut di tangan korban.
"Setelah mesin berhasil dipotong, tangan korban akhirnya dapat dilepaskan dan operasi medis dilanjutkan oleh tim dokter. Proses penanganannya operasinya cepat ji, cuma ada tahapan-tahapan seperti dibius atau apakah,” kata Fadli.
Menurutnya, kondisi tangan korban memang memerlukan penanganan dokter. Alasanya, cedera yang dialami cukup serius.
“Harus tim dokter, tidak bisa tadi dikerja di damkar karena dalam terjepit, jaringan hampir putus tangannya tadi itu kalau tidak salah,(merdeka.com)
Sumber: https://www.merdeka.com/peristiwa/dramatis-damkar-dan-tim-medis-di-makassar-bersinergi-lepaskan-mesin-penggiling-dari-tangan-pasien-585904-mvk.html?page=3
komentar Pembaca