Selasa, 28 Apr 2026

Italia Siapkan Dewan Khusus Islam

Sabtu, 23 Jan 2016 09:19
Independent
Anak-anak mengampanyekan bahwa Islam bukan teroris.
ROMA – Menteri Dalam Negeri Italia Angelino Alfano mengeluarkan aturan kontroversial yang mengatur kepatuhan warga Islam di negaranya. Sebuah dewan khusus Islam Italia bahkan telah dipersiapkan untuk mengawasi dan memastikan umat Muslim dapat berbaur dengan baik dengan tradisi Kristiani yang menjadi agama mayoritas di Negeri Pizza.

Tidak ada alasan jelas yang diberikan Alfano terkait harus adanya kebijakan semacam itu di Italia. Ia hanya mengatakan, aturan itu mendesak sehubungan dengan semakin banyaknya jumlah pengungsi Muslim yang mencari suaka di sana.

"Dewan Hubungan Islam Italia ini akan menjadi badan penasehat yang bertanggung jawab untuk memberikan opini dan membuat proposal tentang isu-isu mengenai integrasi budaya antara Islam dan agama lain di Italia," terang dia, dikutip dari Independent, Sabtu (23/1/2016).

Ia menambahkan, kerja sama antar umat beragama dan saling menghormati kebudayaan masing-masing itu penting. Hal itu malah harus menjadi dasar konstitusi di Italia yang dapat memperkaya dialog demokrasi.

"Tujuannya tentu adalah mempromosikan perdamaian, kohesi sosial dan persatuan. Diharapkan pula dengan adanya dewan penasihat ini, akan lahir komunitas baru yang berniat untuk berkontribusi membangun perdamaian dan kesejahteraan bagi negara kita. Secara penuh sesuai dengan undang-undang, tradisi Kristen dan tradisi humanis kita," ujarnya.

Dewan khusus Islam Italia itu akan diisi oleh tokoh-tokoh agama terkemuka, dari kalangan pakar dan professor perguruan tinggi. Semua ritual dan tradisi Islam ke depannya akan disesuaikan dengan hukum yang berlaku di negara tersebut.

Terkait pengungsi, ada sekira 320 ribu pencari suaka menjejakkan kaki ke Negeri Menara Pisa selama dua tahun terakhir. Rata-rata datang melalui jalur perairan yang berbahaya, yang merenggut ribuan nyawa laki-laki, perempuan maupun anak-anak.

Sejak dahulu, perizinan rumah ibadah di Italia sudah sulit. Hanya ada empat masjid resmi yang didirikan di Negeri Vatikan Roma tersebut. Umat Islam semakin tertekan, pascateror Paris pada 13 November 2015. Masjid dianggap sebagai sarang teroris.

(okezone.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Senin, 27 Apr 2026 18:18

    Lebih Cepat dari Target, Tim Penyelaras PWI Pusat Tuntaskan AD/ART

    Jakarta - Tim Penyelaras Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Kode Etik Jurnalistik (KEJ), dan Kode Perilaku Wartawan (KPW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat berhasil menuntaskan

  • Senin, 27 Apr 2026 18:03

    Mengenal Kanker Prostat yang Dialami Benjamin Netanyahu

    JAKARTA - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengabarkan telah menjalani pengobaran kanker prostat yang dideritanya. Dikabarkan Netanyahu telah melakukan rangkaian pera

  • Senin, 27 Apr 2026 17:59

    Penurunan Kualitas Otak di Usia Produktif Kini Jadi Sorotan, Bukan Sekadar Penyakit!

    JAKARTA â€" Di tengah optimisme bonus demografi, Indonesia menghadapi ancaman yang jarang disadari: penurunan kapasitas berpikir pada usia produktif. Fenomena ini dikenal sebagai silent cogn

  • Senin, 27 Apr 2026 17:56

    Harga Pangan Hari Ini Naik, Minyak Goreng Tembus Rp23.709 per Liter

    JAKARTA - Harga pangan nasional terpantau mengalami pergerakan pada awal pekan ini, Senin (27/4/2026). Sejumlah komoditas utama mengalami kenaikan, namun tidak sedikit juga yang mengala

  • Senin, 27 Apr 2026 17:51

    Purbaya Targetkan IHSG Tembus 28.000, Airlangga: Kita Kejar Pertumbuhan 20%

    JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyambut positif proyeksi Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, yang menargetkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menem

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.