Minggu, 05 Jul 2026

Internasional,

Jepang Peringati 80 Tahun Dijatuhkannya Bom Atom Hiroshima

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 06 Agu 2025 11:19
okezone.com
Doa dan mengheningkan cipta digelar di Jepang pada Rabu (6/8/2025) saat negara itu memperingati 80 tahun dijatuhkannya bom atom di Kota Hiroshima. Acara khidmat tersebut dihadiri Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba bersama para pejabat dari seluruh dunia.

"Jepang adalah satu-satunya negara yang pernah mengalami bom atom dalam perang," ujar Wali Kota Hiroshima, Kazumi Matsui, di Taman Peringatan Perdamaian di kota tersebut. "Pemerintah Jepang mewakili rakyat yang mendambakan perdamaian sejati dan abadi."

Kota Hiroshima dihancurkan pada 6 Agustus 1945, ketika Amerika Serikat (AS) menjatuhkan bom atom yang dijuluki "Little Boy", menewaskan sekitar 78.000 orang seketika. Beberapa hari kemudian, bom atom berikutnya dijatuhkan di Kota Nagasaki, memaksa Jepang akhirnya menyerah dan mengakhiri Perang Dunia II.

Kedua bom atom tersebut menewaskan lebih dari 200.000 orang â€" sebagian akibat ledakan langsung dan lainnya akibat penyakit radiasi serta luka bakar.

Selama beberapa dekade setelah serangan, para penyintas, yang disebut "hibakusha", sering menghadapi diskriminasi karena rumor yang beredar bahwa mereka membawa penyakit dan keturunan mereka dapat terinfeksi. Jumlah mereka turun di bawah 100.000 untuk pertama kalinya tahun ini.

Pada 2024, Nihon Hidankyo, sebuah kelompok penyintas bom atom Jepang, memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian atas upaya mereka membersihkan dunia dari senjata nuklir.

Dalam pidatonya pada Rabu, Wali Kota Hiroshima Matsui memperingatkan tentang "tren percepatan pembangunan militer di seluruh dunia" dan "gagasan bahwa senjata nuklir penting untuk pertahanan nasional".

"Perkembangan ini secara terang-terangan mengabaikan pelajaran yang seharusnya dipelajari komunitas internasional dari tragedi sejarah," ujarnya, sebagaimana dilansir BBC. "Perkembangan ini mengancam akan meruntuhkan kerangka kerja pembangunan perdamaian yang telah dibangun dengan susah payah oleh banyak orang."

Matsui mengatakan bahwa Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir, yang bertujuan untuk mencegah penyebaran senjata nuklir dan mempromosikan penggunaan energi nuklir secara damai, "berada di ambang disfungsi".

Ia juga mendesak pemerintah Jepang untuk meratifikasi Perjanjian Larangan Senjata Nuklir â€" sebuah perjanjian internasional yang melarang senjata nuklir dan mulai berlaku pada tahun 2021.

Lebih dari 70 negara telah meratifikasi perjanjian tersebut, tetapi negara-negara nuklir seperti AS dan Rusia menentangnya, dengan alasan fungsi pencegahan persenjataan nuklir. Jepang juga menolak larangan tersebut, dengan alasan bahwa keamanannya diperkuat oleh senjata nuklir AS.***(Okezone.com)
Sumber: okezone.com

Internasional
Berita Terkait
  • Rabu, 17 Jun 2026 11:47

    Polres Indragiri Hulu Gelar Bakti Sosial HUT Bhayangkara Ke-80

    Rengat-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hulu melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan bersilaturahmi sekaligus menyalurkan bantuan semba

  • Minggu, 14 Jun 2026 20:34

    Kabur ke Batam, Polres Inhu Kembali Ringkus Pelaku Penganiayaan di PT. SBP

    INHU- Upaya pelarian hingga menyeberang ke luar daerah tak mampu menghentikan langkah aparat kepolisian dalam memburu pelaku tindak pidana penganiayaan yang terjadi di kawasan perkebunan PT Sinas Beli

  • Jumat, 05 Jun 2026 09:49

    "Gunakan Manajemen Peternakan Modern", Pesan Bhabinkamtibmas Polres Inhu Untuk Ketahanan Pangan

    INHU-Upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu) melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh p

  • Rabu, 03 Jun 2026 09:46

    Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polres Inhu Sambangi Petani Jagung Menulis

    INHU - Upaya mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu). Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di desa binaan, kepolisian hadir membe

  • Sabtu, 30 Mei 2026 11:58

    Satres Narkoba Polres Dumai Gulung Dua Pengedar, 68 Paket Sabu dan Ekstasi Disita Sebagai Barang Bukti

    DUMAI-Komitmen Polres Dumai dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya kembali membuahkan hasil. Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Dumai yang dipimpin langsung oleh Ipda Rico Salom

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor