Jumat, 12 Jun 2026

Kalah di Ramadi, ISIS Bakar Hidup-Hidup Pasukannya

Sabtu, 16 Jan 2016 08:38
Mirror
ISIS bakar hidup-hidup pasukannya yang kalah di Ramadi.
RAMADI – Sebagai hukuman atas kekalahan mereka di Ramadi oleh pasukan Irak, Kelompok teroris ISIS tega membakar hidup-hidup pasukannya.

Disitat dari Mirror, Sabtu (16/1/2016), eksekusi brutal itu dipublikasikan sebagai peringatan bagi anggota ISIS lainnya di Suriah dan Irak, terutama mereka yang tengah berjaga di Mosul.

Menurut petinggi kelompok ekstremis itu, lebih baik para pasukannya mati sebagai martir dalam pertempuran itu daripada kembali hidup-hidup dan membawa kekalahan.

Seperti diketahui, setelah daerah kekuasaan mereka direbut Irak awal tahun 2016, pasukan ISIS dipukul mundur ke Mosul, Provinsi Anbar.

Kejadian ini dianggap kemenangan besar bagi Irak yang tergabung dalam pasukan koalisi anti teror pimpinan Amerika Serikat. Setelah berhasil mengambil kembali Ramadi, rencananya Irak akan segera melancarkan aksi serupa ke Mosul.

Hukuman yang tak berprikemanusiaan dari ISIS, sekali lagi menunjukkan bahwa teroris hanya membawa kesengsaraan bagi pihak yang diteror maupun mereka yang memilih bergabung di dalamnya.

Anak-anak, perempuan, lansia maupun laki-laki dewasa, semuanya hanya akan jadi tumbal untuk kepentingan segelintir orang di atasnya.

"Mereka senang menyiksa dan membunuh untuk mengintimidasi orang. ISIS itu rapuh, keropos di dalamnya dan penuh paranoid antar sesama mereka sendiri," tukas Michael Pregent, pakar terorisme sekaligus mantan penasihat intelijen Jenderal Irak David Petraeus.

Pregent menambahkan, eksekusi mati terhadap anak-anak dan perempuan dimanfaatkan ISIS hanya sekadar untuk mengintimidasi. Logika mereka, semakin keras hukumannya, semakin bagus. Padahal, semakin keras sanksinya, akan semakin payah (desperate) kepemimpinannya.

(okezone.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 12 Jun 2026 19:53

    Petinggi Vendor Motor Listrik BGN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG

    Jakarta - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Yakni Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono (AM).Pene

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:46

    PPDB Meresahkan Orang Tua, Sumardany: Banyak Anak Gagal Masuk Sekolah Bukan karena Nilai, Tapi Salah Jalur

    PEKANBARU â€" Setiap tahun ajaran baru tiba, satu persoalan yang hampir selalu muncul adalah kepanikan orang tua saat mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri. Tahun ini pun tak berbeda. Bahkan, sebelum

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:30

    Residivis Narkoba Kembali Diciduk, 21 Paket Sabu Disita

    BENGKALIS â€" Baru beberapa waktu menghirup udara bebas, seorang residivis kasus narkotika kembali ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkalis. Pelaku berinisial MR (22) diam

  • Jumat, 12 Jun 2026 17:09

    Pemkab Bengkalis Siap Luncurkan Aplikasi SKM Online

    Bengkalis-pemerintah Kabupaten Bengkalis siap mengimplementasikan aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online mulai 1 Juni 2026. https://s.id/SKMOnline_DiskominfotikAplikasi nasional yang dibangu

  • Jumat, 12 Jun 2026 15:04

    Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi

    Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.