- Home
- Internasional
- Kisah haru keluarga Singapura rawat TKI yang sakit kanker
Internasional
Kisah haru keluarga Singapura rawat TKI yang sakit kanker
Sabtu, 21 Mei 2016 11:48
Jariyah, perempuan asal Cilacap, Jawa Tengah, berusia 40 tahun mengalami kanker stadium 4 dan memutuskan pulang ke kampung halamannya setelah dia bekerja dengan keluarga Lim selama 15 tahun.
"Dia ibu saya. Dia merawat saya dan kakak saya seperti anaknya sendiri," ujar Lim, seperti dilansir situs Asia One, Jumat (20/5).
Lim bahkan memanggil Jariyah dengan 'bibi Jar'.
"Kalau bibi Jar sudah baikan, saya bisa kembali pulang dan melanjutkan latihan saya untuk ikut audisi sekolah sirkus."
Ibu Lim, Margaret Tan, 49 tahun, membolehkan Jariyah pulang ke keluarganya di Cilacap setelah mengetahui pembantunya itu hanya punya waktu hidup beberapa bulan lagi.
"Saya membahas kepulangan Jariyah dengan anak-anak saya dan kami memutuskan mengantarnya pulang ke rumah," kata dia.
Tan mengatakan dia sudah mengurus segala biaya pengobatan Jariyah di rumah sakit dengan asuransi ketika perempuan itu didiagnosa mengidap kanker stadium 4. Tan bahkan menggalang dana dari teman-temannya untuk membantu biaya pengobatan.
Tan mengatakan Jariyah sudah dianggap sebagai keluarganya sendiri. Jariyah menjadi sosok yang dibutuhkan keluarga ketika Tan bercerai pada 2005.
"Dia juga pernah bercerai jadi dia paham seperti apa rasanya. Kami saling berbagi dan saling mendukung. Dia mengurus keluarga saya dengan baik di masa-masa sulit karena saya bercerai. Dia bahkan memberi nasihat dan memberi pengertian pada anak-anak," ujar Tan yang masih berada di Cilacap.
Jariyah pernah kembali ke Indonesia pada 2012 tapi kemudian balik lagi bekerja dengan keluarga Tan pada 2014.
Kemudian lima bulan lalu Jariyah dinyatakan mengidap kanker hati yang sudah menyebar ke paru-paru dan rahimnya.
"Dia bukan pembantu saya. Dia teman dekat saya. Saya tidak bisa menerima dia kena kanker," ujar Tan sambil meneteskan air mata.
Mereka kemudian mencoba berbagai pengobatan, termasuk pengobatan alternatif herbal tapi kemudian akhirnya pengobatan dirasa sudah terlalu mahal biayanya.
Jariyah akhirnya meminta pulang ke Indonesia untuk tinggal dengan keluarganya.
"Saya hanya ingin dia bahagia dan sehat. Kalau dia bahagia dengan keluarganya di sini maka saya juga bahagia," kata Tan. [Merdeka.com] Internasional
Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses
Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v
Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm
Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat
Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah
Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga
Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito
Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me
Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener