Minggu, 07 Jun 2026

Internasional,

Korban Tewas Terus Bertambah di Gaza, Kain Kafan Diganti Selimut

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 05 Agu 2025 11:13
Berita satu.com
Sedikitnya 40 warga Palestina tewas akibat tembakan dan serangan udara Israel di Gaza pada Senin (4/8/2025), termasuk 10 orang yang sedang mencari bantuan. Otoritas kesehatan Gaza melaporkan tambahan lima orang meninggal akibat kelaparan, mempertegas peringatan badan kemanusiaan tentang bencana kelaparan yang terus berlangsung.

Sebanyak 10 orang tewas dalam dua insiden terpisah di dekat pusat bantuan Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF) yang didukung AS di Gaza tengah dan selatan. Data PBB menyebutkan lebih dari 1.000 orang tewas sejak Mei 2025 ketika GHF mulai beroperasi, sebagian besar akibat tembakan pasukan Israel di sekitar lokasi distribusi bantuan.

“Siapa pun yang pergi ke sana hanya pulang dengan sekantong tepung atau pulang sebagai jenazah di tandu, atau terluka. Tidak ada yang pulang dengan selamat,” ujar Bilal Thari (40), warga Palestina yang hadir di rumah sakit Al Shifa, Kota Gaza, Senin.

Menurut pejabat kesehatan, setidaknya 13 warga Palestina tewas pada Minggu (3/8/2025) saat menunggu truk bantuan PBB di perlintasan Zikim di perbatasan Israel"Gaza utara. Di rumah sakit, jenazah korban terpaksa dibungkus dengan selimut tebal menggantikan kain kafan putih yang mulai langka karena blokade dan lonjakan kematian.

“Kami tidak menginginkan perang, kami ingin perdamaian, kami ingin penderitaan ini berakhir. Kami kelaparan, hidup dalam kondisi buruk, dan kehilangan segalanya,” kata Thari kepada Reuters.

Israel belum memberikan komentar resmi terkait insiden penembakan pada Minggu dan Senin. Israel menyalahkan Hamas atas krisis di Gaza dan mengeklaim telah mengambil langkah untuk mempermudah akses bantuan, termasuk penghentian pertempuran terbatas, pengiriman bantuan lewat udara, serta pembukaan jalur aman bagi konvoi.

Korban Kelaparan
Otoritas kesehatan Gaza mencatat lima kematian akibat kelaparan dalam 24 jam terakhir, sehingga total korban jiwa akibat kelaparan sejak awal perang mencapai 180 orang, termasuk 93 anak-anak.

Badan-badan PBB menilai pengiriman bantuan melalui udara tidak mencukupi dan mendesak Israel mempercepat akses bantuan melalui jalur darat. COGAT, badan militer Israel yang mengoordinasikan bantuan, menyebut lebih dari 23.000 ton bantuan dalam 1.200 truk telah memasuki Gaza pekan lalu. Namun, ratusan truk dikabarkan belum terdistribusi oleh PBB dan organisasi internasional lain.

Kantor media pemerintah Gaza yang dikelola Hamas menyatakan lebih dari 600 truk bantuan tiba sejak Israel melonggarkan pembatasan pada akhir Juli. Meski demikian, beberapa truk dijarah oleh pengungsi dan kelompok bersenjata karena kondisi yang semakin kacau.

Pejabat Palestina dan PBB menyatakan Gaza memerlukan sekitar 600 truk bantuan per hari, jumlah yang sama seperti sebelum perang.

Perang Gaza pecah saat Hamas menyerang Israel selatan pada 7 Oktober 2023, menewaskan 1.200 orang dan menyandera 251 lainnya. Israel merespons dengan serangan besar yang hingga kini menewaskan lebih dari 60.000 warga Palestina.

Pihak Israel menyebut masih ada 50 sandera di Gaza, dengan hanya 20 orang diyakini masih hidup.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 05 Jun 2026 09:49

    "Gunakan Manajemen Peternakan Modern", Pesan Bhabinkamtibmas Polres Inhu Untuk Ketahanan Pangan

    INHU-Upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu) melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh p

  • Rabu, 03 Jun 2026 09:46

    Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polres Inhu Sambangi Petani Jagung Menulis

    INHU - Upaya mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu). Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di desa binaan, kepolisian hadir membe

  • Sabtu, 30 Mei 2026 11:58

    Satres Narkoba Polres Dumai Gulung Dua Pengedar, 68 Paket Sabu dan Ekstasi Disita Sebagai Barang Bukti

    DUMAI-Komitmen Polres Dumai dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya kembali membuahkan hasil. Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Dumai yang dipimpin langsung oleh Ipda Rico Salom

  • Sabtu, 23 Mei 2026 09:42

    Simpan Sabu Dalam Bra, Gerombolan Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Dibekuk Polsek Peranap

    INHU - Peredaran narkotika kembali menjadi perhatian serius aparat penegak hukum di Kabupaten Indragiri Hulu. Kali ini, jajaran Polsek Peranap berhasil membongkar dugaan jaringan penyalahgunaan narkot

  • Kamis, 21 Mei 2026 09:26

    Polsek Kelayang Ungkap Kasus Narkotika Di Desa Talang Pring, Dua Tersangka Dibekuk BB Puluhan Gram Sabu

    INHU-Upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Indragiri Hulu kembali membuahkan hasil. Personel Polsek Kelayang berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis sabu di D

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.