Selasa, 14 Jul 2026

Internasional,

Malaysia Bentuk Tim Pemantau Gencatan Senjata Thailand-Kamboja

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 30 Jul 2025 10:16
Berita satu.com
Militer Malaysia mengumumkan pembentukan dua tim pemantau yang akan ditempatkan di Kamboja dan Thailand untuk mengawasi pelaksanaan gencatan senjata antara kedua negara.

Panglima Angkatan Bersenjata Malaysia (MAF), Jenderal Mohd Nizam Bin Haji Jaffar, menyampaikan pengumuman tersebut saat kunjungan ke Kamboja pada Selasa (29/7/2025). “Tujuan utama kami adalah memastikan pemantauan yang efektif dan implementasi perjanjian gencatan senjata secara praktis dengan hasil yang jelas,” ujarnya.

Dua tim pemantau akan ditempatkan secara terpisah di Kamboja dan Thailand. Tim ini dipimpin oleh atase militer Malaysia di masing-masing negara dan mulai bekerja pada Rabu (30/7/2025), sehari setelah gencatan senjata resmi diberlakukan pada Selasa dini hari kemarin .

Panglima Angkatan Bersenjata Kerajaan Kamboja (RCAF), Jenderal Vong Pisen, menyambut baik langkah Malaysia. Ia menegaskan dukungan penuh terhadap peran Malaysia dalam menjaga perdamaian kawasan serta mendorong mekanisme pemantauan independen demi memastikan stabilitas jangka panjang.

Menteri Pertahanan Kamboja, Tea Seiha, sebelumnya juga menyatakan kemungkinan mengundang delegasi diplomatik asing dan atase militer untuk memantau langsung situasi di perbatasan.

Kepala Komite Urusan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Majelis Nasional Kamboja, Lim Menghour, menilai mekanisme pemantauan internasional sebagai elemen kunci guna memastikan seluruh kesepakatan gencatan senjata dijalankan dengan baik.

Bentrokan antara pasukan Kamboja dan Thailand pecah pada 24 Juli 2025 di sekitar kuil Ta Moan Thom dan meluas ke beberapa titik perbatasan lain. Konflik ini menjadi yang paling serius dalam lebih dari satu dekade, menewaskan 38 orang, terdiri atas 25 korban dari pihak Thailand dan 13 dari Kamboja.

Kesepakatan gencatan senjata akhirnya tercapai pada 28 Juli setelah perundingan di Malaysia yang dimediasi langsung oleh Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim. Dalam kesepakatan itu, kedua pihak sepakat tidak mengerahkan atau memindahkan pasukan tambahan di sepanjang garis perbatasan untuk menjaga perdamaian yang baru tercapai.***(Berita Satu.com)

Sumber: Berita satu.com

Internasional
Berita Terkait
  • Selasa, 14 Jul 2026 17:09

    Kapolres Rohil di Pimpin Aldi Alfa Faroqi

    Ujungtanjung-Tongkat estafet kepemimpinan di Polres Rokan Hilir resmi berganti. AKBP Isa Imam Syahroni, S.I.K., M.H. menyerahkan jabatan Kapolres Rokan Hilir kepada penggantinya, AKBP Aldi Alfa Faroqi

  • Senin, 13 Jul 2026 17:38

    Aldi Alfa Faroqi Resmi Nahkodai Polres Rohil

    Pekanbaru-Kepolisian Daerah (Polda) Riau menggelar upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah Pejabat Utama (PJU) dan Kapolres jajaran yang dipimpin langsung Kapolda Riau, Irjen Pol. Dr. Herry H

  • Rabu, 17 Jun 2026 11:47

    Polres Indragiri Hulu Gelar Bakti Sosial HUT Bhayangkara Ke-80

    Rengat-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hulu melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan bersilaturahmi sekaligus menyalurkan bantuan semba

  • Minggu, 14 Jun 2026 20:34

    Kabur ke Batam, Polres Inhu Kembali Ringkus Pelaku Penganiayaan di PT. SBP

    INHU- Upaya pelarian hingga menyeberang ke luar daerah tak mampu menghentikan langkah aparat kepolisian dalam memburu pelaku tindak pidana penganiayaan yang terjadi di kawasan perkebunan PT Sinas Beli

  • Jumat, 05 Jun 2026 09:49

    "Gunakan Manajemen Peternakan Modern", Pesan Bhabinkamtibmas Polres Inhu Untuk Ketahanan Pangan

    INHU-Upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu) melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh p

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki