Minggu, 19 Apr 2026

Internasional,

Marah Tarif 50%, Warga Brasil Ramai-ramai Bakar Patung Trump

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 02 Agu 2025 15:52
Detiknews.com
Warga Brasil marah dan membakar patung Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam aksi-aksi protes di beberapa kota. Para demonstran mengecam tarif perdagangan bermotif politik yang diberlakukan presiden AS tersebut.
Dilansir kantor berita AFP, Sabtu (2/8/2025), aksi-aksi protes anti-Trump tersebut diadakan pada Jumat (1/8) waktu setempat di Brasilia, Sao Paulo, dan Rio de Janeiro.

Demonstrasi tersebut dihadiri oleh sedikit orang, tetapi mencerminkan kemarahan yang meluas atas keputusan Trump untuk mengenakan tarif dagang 50 persen pada Brasil, dan menjatuhkan sanksi kepada seorang hakim tinggi.

Trump secara terbuka mengakui bahwa ia menghukum Brasil karena mengadili sekutu politiknya, mantan presiden Brasil, Jair Bolsonaro.

Diketahui bahwa Bolsonaro saat ini sedang diadili atas tuduhan merencanakan kudeta setelah gagal memenangkan pemilihan ulang pada tahun 2022.

Para pendukung Bolsonaro pernah menyerbu gedung kongres Brasil pada Januari 2023, mengacak-acak gedung dan menyerang polisi. Adegan tersebut mengingatkan pada serangan para pendukung Trump di Gedung Capitol AS, dua tahun sebelumnya.

Seorang jenderal Brasil telah memberikan bukti bahwa para terduga pelaku juga ingin membunuh Presiden Brasil, Luiz InĂ¡cio Lula da Silva dan beberapa pejabat publik lainnya.

Tonton juga video "Presiden Brasil Janji Balas Tarif Impor AS Sebesar 50%" di sini:

Trump menyebut persidangan tersebut sebagai "perburuan penyihir" dan Departemen Keuangannya telah menjatuhkan sanksi kepada Hakim Agung Alexandre de Moraes sebagai tanggapan.

Trump juga menandatangani perintah eksekutif yang mengenakan tarif 50 persen atas impor Brasil, dengan alasan "persekusi bermotif politik" yang dilakukan Bolsonaro.

Tarif tersebut akan mulai berlaku pada 6 Agustus mendatang.

Kebijakan tarif ini keluar setelah serangkaian ketegangan antara Trump dan Lula, yang menyebut Trump sebagai kaisar yang tidak diinginkan. Pemerintah Lula segera menyatakan dukungannya pada Moraes dan menyebut sanksi AS sebagai tindakan yang tak bisa diterima.

Dalam pernyataan resmi, pemerintah Brasil menyebut tindakan pemerintah AS yang menjadikan alasan politis sebagai pertimbangan perdagangan tidak bisa dibenarkan. Lula menyatakan Brasil bersedia bernegosiasi soal perdagangan, tapi juga akan mempertahankan haknya untuk membela diri.

Pernyataan Lula tersebut menjadi sinyal adanya tindakan balasan tarif. Namun, Trump mengingatkan jika Brasil berani membalas, maka AS tak akan tinggal diam.***(detiknews.com)
Sumber: Detiknews.com

Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 17 Apr 2026 20:14

    Mahasiswa Geruduk Polres Rohil Minta Copot Kapolres Rohil

    UJUNGTANJUNG-Sekitara 50 gabungan Mahasiswa Rohil mengadakan aksi unjuk Rasa Kamis (17-4-2026) di dipan Mapolres Rokan Hilir.Mahasiswa bergerak dari Kota Bagansiapiapi sekitar pukul 14.00 Wib dan samp

  • Jumat, 17 Apr 2026 11:57

    Satres Narkoba Polres Dumai Amankan Paket Sabu Dari Dua Tempat Yang Berbeda

    DUMAI-Gerak cepat aparat Satres Narkoba Polres Dumai kembali membuahkan hasil dalam pengungkapan kasus peredaran narkotika di wilayah Dumai Selatan. Berdasarkan laporan masyarakat yang ditindaklanjuti

  • Jumat, 17 Apr 2026 10:08

    Antisipasi Tindak Kriminal, Polres Dumai Melalui Polsek Jajaran Melaksanakan Penggalangan

    DUMAI-Kegiatan penggalangan terhadap masyarakat terus dilakukan jajaran Polres Dumai guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Pada Kamis, 16 April 2026, para Kapolsek di wilayah huk

  • Kamis, 16 Apr 2026 18:01

    Pasutri di Rohil Ditangkap Edarkan Sabu

    Pujud-Tim Reskrim Polsek Pujud kembali mengungkap peredaran narkotika di wilayah hukumnya dengan menangkap pasangan suami istri (pasutri) yang diduga sebagai pengedar sabu di Pondok Kresek, Kecamatan

  • Rabu, 15 Apr 2026 08:39

    Rumah Kontrakan Digrebek Polsek Rengat Barat, Dua Tersangka Diringkus, Ekstasi Dan Sabu Jadi BB

    INHU-Pengungkapan kasus peredaran narkotika kembali dilakukan jajaran Polsek Rengat Barat di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu. Sebuah rumah kontrakan yang berada di Jalan Tuk Modang, Kelurahan Pematan

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.