Sabtu, 06 Jun 2026
Tidur di Mobil karena Listrik Padam, Pasutri di Medan Ditemukan Meninggal
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 06 Jun 2026 09:25
Jakarta-Niat hati menghindari cuaca panas akibat mati listrik di rumah sendiri, pasangan suami istri (pasutri) asal Sei Mencirim, Sunggal, justru ditemukan meninggal dunia di dalam mobil sedan Chevrolet hitam bernomor polisi BM 1064 VR.
Jasad Suharlin dan istrinya, Dame Lamria Pakpahan (47), ditemukan warga di depan rumah orang tua mereka di Jalan Harapan Pasti, Kecamatan Medan Denai, pada Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.Kapolsek Medan Area AKP M. Ainul Yaqin, mengonfirmasi kejadian memilukan tersebut saat berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kematian korban pertama kali terungkap setelah pihak kepolisian menerima laporan dari kepala lingkungan (kepling) setempat.
“Kedua korban pasangan suami istri ditemukan meninggal dunia di depan rumah orang tuanya. Kami bersama anggota dan tim Inafis Polrestabes Medan segera mendatangi TKP setelah menerima informasi,” terang Ainul.
Berdasarkan keterangan saksi mata, Guntur Simatupang, pasutri tersebut tiba di kediaman orang tua mereka pada Kamis (4/6/2026) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Saat tiba, mereka mengabarkan bahwa aliran listrik di rumah mereka sedang padam.
"Di TKP korban mengatakan mau menginap karena listrik di rumah mereka sedang mati dan memilih tidur di dalam mobil saja, tepatnya di parkiran depan rumah orang tua korban," ungkap Kapolsek menirukan kesaksian warga.
Keesokan harinya, Jumat pagi sekitar pukul 06.00 WIB, saksi sempat menghampiri mobil dan berbincang dengan kedua korban. Saksi mengajak mereka untuk pindah dan beristirahat di dalam rumah, namun tawaran itu ditolak secara halus.
"Di dalam mobil saja kami, nanti kami masuk ke rumah," ujar korban kala ituSempat Dilarikan ke RS
Diketahui pula dari keterangan saksi bahwa sang istri (Dame) berada dalam kondisi lumpuh akibat sakit, sementara sang suami (Suharlin) dalam keadaan sehat walafiat.
Petaka mulai terendus sekitar pukul 13.00 WIB. Saksi yang kembali mengecek keberadaan korban curiga melihat wiper mobil dalam kondisi menyala, namun sang suami sama sekali tidak memberikan respons saat dipanggil. Sementara sang istri terlihat sudah dalam kondisi sangat lemas di dalam kabin yang terkunci rapat.
Warga sempat mencoba menghubungi pihak pemadam kebakaran untuk meminta bantuan evakuasi. Namun karena situasi mendesak, saksi bersama rekannya terpaksa memecahkan kaca jendela mobil untuk membuka pintu dari luar.
Saat pintu berhasil terbuka, suhu di dalam kabin mobil dilaporkan sangat panas menyengat. Kedua korban langsung dilarikan warga ke Rumah Sakit Madani, namun pihak medis menyatakan nyawa pasutri tersebut sudah tidak tertolong.
Pihak kepolisian memastikan tidak ada unsur pidana atau penganiayaan dalam insiden maut ini. Kematian diduga kuat akibat kondisi kabin mobil yang ekstrem tanpa sirkulasi udara yang aman.
"Berdasarkan olah TKP pada mobil dan kedua korban, tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan," pungkas Ainul.
Saat ini, jenazah kedua korban telah diserahkan oleh pihak kepolisian dan rumah sakit kepada pihak keluarga untuk disemayamkan dan dimakamkan.(liputan6).
Sumber: https://berita.liputan6.com/regional/read/7706069/tidur-di-mobil-karena-listrik-padam-pasutri-di-medan-ditemukan-meninggal
komentar Pembaca