Sabtu, 06 Jun 2026

Polisi Tembak Joni Iskandar Hingga Tewas

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 06 Jun 2026 09:32
Jakarta-Joni Iskandar (JI), residivis kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan narkotika, tewas ditembak anggota Satreskrim Polresta Bandar Lampung. Dari keterangan Polisi, Joni merupakan buronan yang masuk dalam jaringan kriminal antarprovinsi yang sebelumnya telah dibongkar di Tangerang.

Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto mengatakan, Joni telah lama masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan memiliki keterkaitan dengan kelompok pelaku curanmor yang lebih dahulu ditangkap aparat."Pelaku ini adalah DPO. JI merupakan bagian dari jaringan dan komplotan yang sebelumnya pernah kami tangkap di Tangerang," kata Gigih, Jumat (5/6/2026).

Kelompok tersebut dikenal nekat dan selalu membekali diri dengan senjata api rakitan saat beraksi. Bahkan, para pelaku disebut tidak segan-segan melepaskan tembakan untuk mengintimidasi maupun menakut-nakuti korban.

"Benar, kelompok mereka selalu membawa senjata api. Kasus ini masih terus kami kembangkan untuk mengungkap jaringan lainnya," ungkapnya.

Sebelum menangkap Joni, polisi lebih dulu meringkus empat anggota komplotannya. Dari hasil pemeriksaan, penyidik kemudian memperoleh informasi mengenai lokasi persembunyian Joni yang berada di wilayah Lampung Timur.

"Ada empat pelaku yang lebih dulu kami tangkap. Dari pengembangan itulah kami mengetahui keberadaan JI hingga akhirnya berhasil diamankan di rumahnya di Lampung Timur," jelas Gigih.

Namun, penangkapan berujung maut. Saat dibawa petugas untuk pengembangan perkara, Joni diduga melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri.

Gigih mengaku, tim gabungan telah memberikan tembakan peringatan. Namun karena pelaku terus melawan dan dinilai membahayakan petugas, aparat akhirnya mengambil tindakan tegas terukur.

Joni kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk mendapatkan perawatan medis. Namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

Pelaku diduga nekat menyerang petugas dan mencoba kabur karena berada di bawah pengaruh narkotika saat proses pengembangan berlangsung.

Hingga kini, Satreskrim Polresta Bandar Lampung masih memburu kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam jaringan curanmor antarprovinsi tersebut. Termasuk menelusuri kepemilikan senjata api rakitan yang digunakan komplotan itu saat menjalankan aksinya.(liputan6).
Sumber: https://berita.liputan6.com/regional/read/7690653/polisi-tembak-joni-iskandar-hingga-tewas

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.