Rabu, 06 Mei 2026

Internasional

Mengharukan, 2 Bocah Ini Tidur di Atas Makam Ayah

Sabtu, 20 Jan 2018 11:38
Mason (8) dan Maylan (5) menggelar selimut cokelat dan berbaring di atas makam ayahnya bernama Alfred David Brazel (Facebook/Kait Brazel)
Virginia - Sebuah foto mengharukan beredar di media sosial. Momen menyedihkan yang berhasil diabadikan itu buat banyak orang terharu.

Dalam foto yang diambil pada Desember 2017 itu terlihat dua orang bocah bernama Mason (8) dan Maylan (5) menggelar selimut cokelat dan berbaring di atas makam ayahnya, Alfred David Brazel.

Dikutip dari laman Daily Mail, Sabtu (20/1/2018), ayah dari kedua bocah itu meninggal dunia akibat penyakit yang menggerogoti tubuhnya.

Pria berusia 37 tahun itu didiagnosa menderita kanker stadium IV pada Februari 2017 dan meninggal dunia enam bulan kemudian. Brazel yang berprofesi sebagai tentara Amerika Serikat itu juga meninggalkan seorang istri.

Meski kejadian ini sudah lama terjadi, video kedua bocah itu masih membuat orang sedih. Pada 20 November tahun lalu, keluarga kecil ini mengunjungi makam Brazel di Alfred di Arlington National Cemetery.

Sebelum meninggalkan pemakaman, dua bocah itu terlihat tetap di depan nisan ayahnya, kemudian memeluk batu nisan sang ayah dengan kedua lengan mungilnya.

"Mylan merasa bisa merasakan tubuh ayahnya dan ia ingin tidur siang bersama," ujar Kait, istri mendiang Brazel.

"Mylan pun juga berusaha menceritakan pengalamannya saat mendapat seragam di kelas bela diri," tambahnya.

Kait juga mengatakan, sementara itu Mason tak mau ketinggalan. Ia mengatakan kepada ayahnya tentang bagaimana ia mendapat piala di kompetisi renang gaya dada.

"Saya hanya bisa berkata ke mereka bahwa ayah adalah orang yang kuat. Oleh sebab itu, Tuhan mengambil nyawanya terlebih dahulu," jelas Kait.

"Begitu cara Tuhan mencintai umat-Nya dan kami percaya akan itu," tambah Kait.

Anak-anak itu terlihat nyaman, namun Kait mengatakan bahwa ia menangis selama 24 selama perjalanan ke pemakaman. Sebelum ketiganya pulang, dua bocah itu memberi pelukan ke batu nisan sang ayah.

Perasan Sang Mertua

Ibu mertua Brazel, Kathleen McElhinney menyebut bahwa sosok pria itu adalah orang yang baik bagi anak perempuan dan cucu-cucunya.

McElhinney menilai Brazel adalah menantu yang sempurna. Selama hidupnya ia aktif dan pantang menyerah.

Demi menyembuhkan Brazel, pihak keluarga telah menempuh banyak cara.

"Brazel sudah melakukan kemoterapi sejak Februari 2017. Namun, ia tak dapat selamatkan," ujar Kait.

Kini, pihak keluarga pun sudah mengikhlaskan kepergian Brazel. Kait tinggal seorang diri dan mengurus dua orang anaknya.

(liputan6.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Senin, 08 Sep 2025 16:24

    Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses

    Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v

  • Senin, 08 Sep 2025 16:09

    Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm

    Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat

  • Senin, 08 Sep 2025 13:37

    Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah

    Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga

  • Senin, 08 Sep 2025 10:40

    Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito

    Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me

  • Senin, 08 Sep 2025 09:32

    Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.