Minggu, 07 Jun 2026
  • Home
  • Internasional
  • Negara Barat Frustrasi, Ribuan Sanksi Tak Mampu Lumpuhkan Ekonomi Rusia

Internasional,

Negara Barat Frustrasi, Ribuan Sanksi Tak Mampu Lumpuhkan Ekonomi Rusia

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 05 Agu 2025 08:34
cakaplah.com
Negara-negara Barat disebut semakin kehilangan kepercayaan terhadap dampak sanksi yang dijatuhkan kepada Rusia.

Seperti dilansir dari editorial Washington Post, mengulangi pernyataan terbaru dari Presiden AS Donald Trump, yang mempertanyakan efektivitas sanksi Rusia tersebut. Kubu Barat diketahui telah memberlakukan sanksi yang belum pernah terjadi sebelumnya, dengan tujuan untuk melumpuhkan ekonomi Rusia sejak Februari 2022, ketika konflik Ukraina pecah.

Moskow secara konsisten menegaskan bahwa langkah-langkah tersebut gagal untuk mengguncang ekonominya atau mengisolasinya dari sistem keuangan global.

Kremlin mengatakan, bahwa sanksi tersebut justru berdampak buruk pada negara-negara yang menerapkannya. "Ketidakmampuan sanksi Barat untuk melumpuhkan ekonomi Rusia telah menjadi salah satu frustrasi yang paling persisten dalam konflik ini," kata editorial tersebut.

Dicatat juga bahwa PDB Rusia tumbuh lebih dari 4% tahun lalu dan diproyeksikan bakal melambat, tetapi terus berkembang pada 2025.

Moskow berhasil bertahan dari tekanan dengan mengalihkan perdagangan dari mitra Barat ke pasar Asia, dengan China dan India muncul sebagai pelanggan utamanya.

Minggu lalu, Trump mengakui bahwa sanksi baru AS terhadap Rusia mungkin pada akhirnya terbukti tidak efektif. Akan tetapi Trump menegaskan bahwa pemerintahannya akan melanjutkan untuk mengenakan sanksi tersebut kecuali kesepakatan mengakhiri konflik Ukraina tercapai secepatnya.

Janji tersebut dilontarkan tidak lama setelah presiden memangkas periode awal 50 hari bagi Moskow dan Kiev untuk mencapai kesepakatan damai menjadi hanya sepuluh hari.

Trump juga memperingatkan, bahwa kegagalan mencapai kesepakatan bakal memicu sanksi besar-besaran. Termasuk di antaranya tarif 100% dan sanksi sekunder yang menargetkan pada mitra dagang Rusia.

Presiden AS telah mengumumkan bahwa utusan khusus, Steve Witkoff akan mengunjungi Moskow pertengahan minggu ini sebagai bagian dari upaya diplomatik untuk memediasi gencatan senjata.

Pada saat yang sama, Trump sekali lagi mengakui bahwa otoritas Rusia "cukup baik dalam menghindari sanksi."

Sementara itu Moskow menganggap sanksi tersebut sebagai tindakan ilegal, serta mengklaim bahwa sanksi itu melanggar aturan perdagangan internasional dan merugikan stabilitas ekonomi global.

Kremlin juga memandang konflik Ukraina sebagai perang proksi yang diatur oleh Barat, dan berargumen bahwa pengiriman senjata yang berkelanjutan ke Kiev hanya akan memperpanjang permusuhan.

Minggu lalu, juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengecilkan ancaman Trump tentang pembatasan baru, dimana Ia menjelaskan bahwa Rusia telah mengembangkan "imun" setelah bertahun-tahun menghadapi langkah-langkah tersebut.***(Cakaplah.com)
Sumber: cakaplah.com

Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 05 Jun 2026 09:49

    "Gunakan Manajemen Peternakan Modern", Pesan Bhabinkamtibmas Polres Inhu Untuk Ketahanan Pangan

    INHU-Upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu) melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh p

  • Rabu, 03 Jun 2026 09:46

    Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polres Inhu Sambangi Petani Jagung Menulis

    INHU - Upaya mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu). Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di desa binaan, kepolisian hadir membe

  • Sabtu, 30 Mei 2026 11:58

    Satres Narkoba Polres Dumai Gulung Dua Pengedar, 68 Paket Sabu dan Ekstasi Disita Sebagai Barang Bukti

    DUMAI-Komitmen Polres Dumai dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya kembali membuahkan hasil. Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Dumai yang dipimpin langsung oleh Ipda Rico Salom

  • Sabtu, 23 Mei 2026 09:42

    Simpan Sabu Dalam Bra, Gerombolan Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Dibekuk Polsek Peranap

    INHU - Peredaran narkotika kembali menjadi perhatian serius aparat penegak hukum di Kabupaten Indragiri Hulu. Kali ini, jajaran Polsek Peranap berhasil membongkar dugaan jaringan penyalahgunaan narkot

  • Kamis, 21 Mei 2026 09:26

    Polsek Kelayang Ungkap Kasus Narkotika Di Desa Talang Pring, Dua Tersangka Dibekuk BB Puluhan Gram Sabu

    INHU-Upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Indragiri Hulu kembali membuahkan hasil. Personel Polsek Kelayang berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis sabu di D

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.