Minggu, 19 Apr 2026

Internasional,

PBB Kutuk Pembunuhan Lima Jurnalis Al Jazeera oleh Israel

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 12 Agu 2025 10:20
okezone.com
Kantor Hak Asasi Manusia PBB mengutuk serangan Israel yang menargetkan dan menewaskan enam jurnalis di Gaza. PBB menyebut serangan tersebut sebagai pelanggaran berat hukum internasional.

Lima jurnalis Al Jazeera, termasuk koresponden Anas al-Sharif, tewas dalam serangan udara Israel pada Minggu (10/8/2025). Dua lainnya juga tewas dalam serangan tersebut, termasuk seorang jurnalis lepas.

Militer Israel mengatakan pihaknya menargetkan Sharif, menuduhnya "bertugas sebagai kepala sel teroris di Hamas"â€"sesuatu yang dibantah Sharif. Israel tidak dapat memberikan bukti yang mendukung tuduhan tersebut.

Dalam unggahan media sosial sebelum kematiannya, jurnalis tersebut terdengar mengkritik Hamas.

Kelompok-kelompok hak asasi media dan negara-negara, termasuk Qatar, mengutuk serangan tersebut.

Pemakaman Sharif, rekan koresponden Al Jazeera Mohammed Qreiqeh, dan juru kamera Ibrahim Zaher, Mohammed Noufal, dan Moamen Aliwa berlangsung pada Senin (11/8/2025) setelah serangan rudal yang menargetkan tenda mereka di Kota Gaza.

Mohammad al-Khaldi disebut oleh petugas medis di Rumah Sakit al-Shifa sebagai jurnalis keenam yang tewas dalam serangan itu, lapor kantor berita Reuters. Seorang lainnya juga tewas dalam serangan itu, katanya.

Jalan-jalan di Gaza dipenuhi orang-orang yang berkumpul untuk pemakaman. Anas al-Sharif adalah nama yang dikenal luas dan memiliki jutaan pengikut daring.

Reporters Without Borders, sebuah kelompok kebebasan media, mengutuk keras apa yang disebutnya sebagai pembunuhan Sharif.

Asosiasi Pers Asing menyatakan kemarahannya atas pembunuhan yang ditargetkan tersebut. Mereka menyatakan bahwa militer Israel telah berulang kali melabeli jurnalis Palestina "sebagai militan, seringkali tanpa bukti yang dapat diverifikasi".

Komite Perlindungan Jurnalis (CPJ) menyatakan terkejut dengan serangan tersebut dan bahwa Israel telah gagal memberikan bukti untuk mendukung tuduhannya terhadap Sharif.

"Israel memiliki pola yang telah lama terdokumentasi dalam menuduh jurnalis sebagai teroris tanpa memberikan bukti yang kredibel," tambah organisasi tersebut.

Militer Israel menyatakan bahwa mereka memiliki dokumen yang ditemukan di Gaza yang mengonfirmasi bahwa Sharif adalah anggota Hamas. Mereka mengatakan dokumen-dokumen tersebut termasuk "daftar personel, daftar pelatihan teroris, direktori telepon, dan dokumen gaji".

Sejauh ini belum ada penjelasan dari Israel atas tewasnya seluruh kru berita Al Jazeera.

CPJ mengatakan setidaknya 186 jurnalis telah tewas sejak dimulainya serangan militer Israel di Gaza pada Oktober 2023â€"periode paling mematikan bagi jurnalis sejak Israel mulai mencatat data tersebut pada tahun 1992.

"Israel harus menghormati dan melindungi semua warga sipil, termasuk jurnalis," kata kantor Hak Asasi Manusia PBB dalam sebuah unggahan di X, sebagaimana dilansir BBC. "Kami menyerukan akses segera, aman, dan tanpa hambatan ke Gaza bagi semua jurnalis."

Sementara itu di Gaza, lima orang lagi meninggal dunia akibat malnutrisi dalam 24 jam terakhir, termasuk satu anak, menurut Kementerian Kesehatan yang dikelola Hamas. Dengan demikian, jumlah total kematian akibat malnutrisi menjadi 222, termasuk 101 anak-anak, kata Kementerian Kesehatan.

Badan kemanusiaan PBB mengatakan pada hari Jumat bahwa jumlah bantuan yang masuk ke Gaza masih "jauh di bawah jumlah minimum yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang sangat besar". Bulan lalu, para pakar keamanan pangan global yang didukung PBB memperingatkan bahwa "skenario terburuk kelaparan sedang terjadi".

Israel terus menyangkal adanya kelaparan di Gaza dan menuduh badan-badan PBB tidak mengambil bantuan di perbatasan dan mengirimkannya.

Badan kemanusiaan PBB mengatakan bahwa mereka terus menghadapi hambatan dan penundaan dalam upaya mengumpulkan bantuan dari zona perbatasan yang dikuasai Israel.

Israel melancarkan serangan sebagai respons atas serangan yang dipimpin Hamas di Israel selatan pada 7 Oktober 2023, yang menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera 251 lainnya.

Sejak saat itu, 61.430 orang telah tewas di Gaza akibat kampanye militer Israel, menurut Kementerian Kesehatan.***(OKezone.com)
Sumber: okezone.com

Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 17 Apr 2026 20:14

    Mahasiswa Geruduk Polres Rohil Minta Copot Kapolres Rohil

    UJUNGTANJUNG-Sekitara 50 gabungan Mahasiswa Rohil mengadakan aksi unjuk Rasa Kamis (17-4-2026) di dipan Mapolres Rokan Hilir.Mahasiswa bergerak dari Kota Bagansiapiapi sekitar pukul 14.00 Wib dan samp

  • Jumat, 17 Apr 2026 11:57

    Satres Narkoba Polres Dumai Amankan Paket Sabu Dari Dua Tempat Yang Berbeda

    DUMAI-Gerak cepat aparat Satres Narkoba Polres Dumai kembali membuahkan hasil dalam pengungkapan kasus peredaran narkotika di wilayah Dumai Selatan. Berdasarkan laporan masyarakat yang ditindaklanjuti

  • Jumat, 17 Apr 2026 10:08

    Antisipasi Tindak Kriminal, Polres Dumai Melalui Polsek Jajaran Melaksanakan Penggalangan

    DUMAI-Kegiatan penggalangan terhadap masyarakat terus dilakukan jajaran Polres Dumai guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Pada Kamis, 16 April 2026, para Kapolsek di wilayah huk

  • Kamis, 16 Apr 2026 18:01

    Pasutri di Rohil Ditangkap Edarkan Sabu

    Pujud-Tim Reskrim Polsek Pujud kembali mengungkap peredaran narkotika di wilayah hukumnya dengan menangkap pasangan suami istri (pasutri) yang diduga sebagai pengedar sabu di Pondok Kresek, Kecamatan

  • Rabu, 15 Apr 2026 08:39

    Rumah Kontrakan Digrebek Polsek Rengat Barat, Dua Tersangka Diringkus, Ekstasi Dan Sabu Jadi BB

    INHU-Pengungkapan kasus peredaran narkotika kembali dilakukan jajaran Polsek Rengat Barat di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu. Sebuah rumah kontrakan yang berada di Jalan Tuk Modang, Kelurahan Pematan

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.