- Home
- Internasional
- Pakai Lencana Polisi dan Damkar secara Ilegal, Mendagri Italia Tuai Kritik
Internasional
Pakai Lencana Polisi dan Damkar secara Ilegal, Mendagri Italia Tuai Kritik
Selasa, 08 Jan 2019 12:59
ROMA - Menteri Dalam Negeri Italia, Matteo Salvini mendapat kritik karena dianggap telah melanggar kode berpakaian dengan mengenakan kemeja yang memiliki emblem atau lencana dinas pemadam kebakaran dan kepolisian. Selain melanggar undang-undang Italia, pakaian Salvini juga dianggap sebagai sebuah sikap tak hormat terhadap kedua dinas pemerintah itu.
Salvini mengatakan bahwa pakaian itu dipilihnya sebagai bentuk dukungan untuk kedua dinas tersebut. Namun, lawan politik Salvini, seperti penulis Roberto Saviano, menuduhnya sedang melakukan pencitraan dengan mengenakan pakaian-pakaian itu. Bahkan Saviano mengatakan tindakan itu menunjukkan Salvini tidak menghormati seragam kepolisian dan dinas pemadam kebakaran.
Tidak hanya mengundang kritik, gaya pakaian yang dikenakan Salvini ternyata juga melanggar undang-undang Italia.
Menurut Pasal 498 Undang-Undang Pidana Italia, mengenakan bagde atau seragam petugas publik seperti polisi dan pemadam kebakaran adalah tindakan ilegal.
Pelanggaran atas perbuatan yang diulangi berkisar antara 154 euro sampai 929 euro (sekira Rp2,5 juta sampai Rp15 juta).
Tindakan Salvini yang secara sengaja melanggar aturan tersebut bahkan membuat berang serikat petugas pemadam kebakaran Italia yang menuntut Salvini dihukum.
"Anda tidak bisa membuat orang percaya bahwa mereka ada di hadapan seorang polisi padahal Anda bukan polisi," demikian disampaikan serikat itu dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir BBC, Selasa (8/1/2019).
"Mengapa minat menggunakan seragam jika itu tidak diikuti oleh tindakan nyata? Jelas bagi semua orang bahwa kami, dinas pemadam kebakaran, dicintai oleh semua orang, belum diberi satu euro tambahan dalam anggaran tahun depan dan kami terjebak dengan kontrak yang tidak teratur," tambah pernyataan itu merujuk pada pemotongan anggaran publik yang diputuskan Salvini.
Salvini menepis semua kritik tersebut. Dia mengatakan, pakaiannya itu adalah sumber kebanggaannya.
"Bagi saya untuk menerima hadiah jaket dan lencana dari pasukan keamanan adalah sumber kebanggaan!" Kata Salvini dalam sebuah posting di Facebook.
"Ini adalah pengakuan atas pekerjaan yang telah kami lakukan beberapa bulan terakhir ini, dan dukungan saya bagi mereka yang mengenakan seragam."
(okezone.com)
Internasional
Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda Musnahkan Miras Ilegal
Puncak Jaya-Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda melaksanakan pemusnahan barang bukti Minuman Keras (Miras) ilegal hasil sitaan, bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik
Wakil Panglima TNI Tinjau Pembangunan Yonif TP 936/Satria Joyokusumo dan Situs Bersejarah di Jawa Tengah
Magelang-Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R bersama Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa melaksanakan peninjauan rehabilitasi dan pembangunan sejumla
Krisis Energi dan Ekonomi Bayang-Bayangi Israel dalam Dua Dekade Mendatang
Pengawas Negara Israel, Matanyahu Englman, memperingatkan bahwa Israel berisiko kehilangan kemandirian energi dalam dua dekade ke depan.Jika tingkat konsumsi saat ini terus berlanjut, negara itu kemun
Soal Pengangkatan Tenaga Ahli oleh Kepala Daerah, Ini Kata Prof Djohermansyah
PEKANBARU-Pakar Otonomi Daerah Prof Djohermansyah Djohan menilai pengangkatan tenaga ahli oleh kepala daerah merupakan hal yang lumrah. Hal itu juga menjadi kewenangan kepala daerah dalam menjalankan
Prabowo Respons Kritik Makan Bergizi Gratis Minta Penolak Turun Langsung Jumpai Masyarakat
JAKARTA - Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam acara Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, Rabu (24/6/2026) diwarnai aksi antusias peserta yang membentangkan spanduk