Sabtu, 13 Jun 2026

Prancis Pertimbangkan Akui Palestina Sebagai Sebuah Negara

Sabtu, 30 Jan 2016 09:07
Reuters
Seorang pria Palestina mengibarkan bendera negaranya di atas puing-puing sebuah masjid di Hebron, Tepi Barat.
PARIS – Pemerintah Prancis menyatakan akan mengakui Palestina sebagai sebuah negara jika usahanya untuk mendorong penyelesaian konflik antara Israel-Palestina gagal. Negeri mode itu berencana untuk menggelar konferensi internasional untuk menyatukan dua pihak yang bertikai dan sekutu-sekutunya kembali ke meja perundingan.

"Prancis dalam beberapa pekan mendatang akan mengadakan persiapan sebuah konferensi internasional untuk membawa kedua belah pihak dan mitra-mitra mereka, Amerika, Eropa, dan Arab terutama untuk memelihara dan merealisasikan solusi dua negara," demikian pernyataan yang disampaikan Menteri Luar Negeri Prancis Lauren Fabius, sebagaimana dilansir Reuters, Sabtu (30/1/2015).

Menurut seorang diplomat Prancis, konferensi tersebut direncanakan akan digelar pada musim panas tahun ini. Pertemuan ini akan menjadi upaya terakhir untuk melanjutkan pembicaraan damai antara Israel dan Palestina yang terhenti karena perbedaan pendapat mengenai perbatasan dan pemukiman Yahudi.

"Jika usaha ini gagal, dalam kasus ini, kami perlu menghadapi tanggung jawab kami dengan mengakui Negara Palestina," ujar Fabius. Dia menambahkan bahwa sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB, Prancis memiliki tanggung jawab untuk mendorong upaya pencarian solusi antara Israel dan Palestina.

Fabius mengkritik sikap Israel yang melanjutkan pembangunan pemukiman Yahudi yang disebut oleh Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon sebagai "tindakan provokatif". Tindakan Israel ini juga menimbulkan keraguan terhadap komitmen Negara Zionis itu untuk mencapai solusi dua negara yang dianggap ideal sebagai penyelesaian konflik yang telah berlangsung selama lebih dari 50 tahun itu.

(okezone.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 12 Jun 2026 19:53

    Petinggi Vendor Motor Listrik BGN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG

    Jakarta - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Yakni Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono (AM).Pene

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:46

    PPDB Meresahkan Orang Tua, Sumardany: Banyak Anak Gagal Masuk Sekolah Bukan karena Nilai, Tapi Salah Jalur

    PEKANBARU â€" Setiap tahun ajaran baru tiba, satu persoalan yang hampir selalu muncul adalah kepanikan orang tua saat mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri. Tahun ini pun tak berbeda. Bahkan, sebelum

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:30

    Residivis Narkoba Kembali Diciduk, 21 Paket Sabu Disita

    BENGKALIS â€" Baru beberapa waktu menghirup udara bebas, seorang residivis kasus narkotika kembali ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkalis. Pelaku berinisial MR (22) diam

  • Jumat, 12 Jun 2026 17:09

    Pemkab Bengkalis Siap Luncurkan Aplikasi SKM Online

    Bengkalis-pemerintah Kabupaten Bengkalis siap mengimplementasikan aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online mulai 1 Juni 2026. https://s.id/SKMOnline_DiskominfotikAplikasi nasional yang dibangu

  • Jumat, 12 Jun 2026 15:04

    Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi

    Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.