- Home
- Internasional
- Pria Bersenjata Tajam Serang Sekolah Dasar di Beijing, 20 Siswa Terluka
Internasional
Pria Bersenjata Tajam Serang Sekolah Dasar di Beijing, 20 Siswa Terluka
Selasa, 08 Jan 2019 16:56
BEIJING - Sebanyak 20 siswa sekolah dasar di Beijing, China terluka dalam sebuah serangan oleh pria bersenjatakan pisau pada Selasa, 8 Januari. Berdasarkan keterangan polisi, serangan itu menyebabkan sedikitnya tiga siswa mengalami luka serius meski tidak sampai membahayakan nyawa mereka.
Diwartakan South China Morning Post, Selasa (8/1/2019) yang mengutip keterangan polisi, serangan tersebut terjadi di Sekolah Dasar Normal Eksperimental Afiliasi Nomor Satu Xianwu di Distrik Xincheng, Beijing sekira pukul 11.15 waktu setempat.
Sebuah video pertemuan antara staf sekolah dan orang tua telah beredar luas di media sosial menyebutkan bahwa serangan tersebut dilakukan oleh seorang "pekerja sekolah".
Beberapa orang tua mengklaim di media sosial bahwa sekira 20 anak telah terluka. Sebagian murid yang menjadi korban telah dibawa ke unit perawatan intensif Rumah Sakit Xuanwu terdekat.
Terdapat laporan yang saling bertentangan mengenai senjata yang digunakan dalam serangan tersebut. Salah satu laporan menyebutkan bahwa pelaku menggunakan palu dalam aksinya, sementara laporan lain menyebutkan pisau sebagai senjata yang digunakan.
"Detailnya masih belum jelas," tulis salah satu orangtua di aplikasi bertukar pesan WeChat. "Mereka semua adalah siswa yang lebih muda dan ditikam oleh orang dewasa."
Sementara keterangan lain dari orangtua mengatakan bahwa "Anak-anak diserang ketika mereka melakukan latihan di lintasan lari sekolah. Penyerang itu berdiri di dekatnya dan menggunakan senjata seperti palu untuk mengenai tengkorak anak-anak satu per satu, sebelum dia dihentikan oleh guru olahraga. "
Dalam rekaman video, yang menunjukkan puluhan orang tua yang marah menuntut detail dari staf sekolah, mereka berulang kali didesak untuk berhenti merekam kejadian itu oleh kepala sekolah.
"Seorang pekerja di sekolah kami menyerang 20 siswa di tangga lantai satu. Tidak seperti apa yang dikatakan semua orang, dia tidak menggunakan pisau.
"Semuanya tolong tetap tenang. Ruang kelas dua ada di lantai satu, (korban) anak-anak dari kelas itu, " kata pimpinan guru.
"Anak-anak itu langsung dilarikan ke rumah sakit. Kami telah berkomunikasi dengan orang tua tetapi beberapa dari mereka pergi ke rumah sakit untuk melihat anak-anak mereka. Saat ini, jika kami belum menghubungi Anda, anak Anda seharusnya aman. "
Pihak berwenang dilaporkan telah memperketat keamanan di sekitar sekolah dan telah menahan seorang pria yang diduga sebagai tersangka pelaku serangan.
Dalam beberapa tahun terakhir, China telah mengalami serentetan serangan pisau pada anak sekolah. Pada Oktober tahun lalu, seorang wanita berusia 39 tahun ditahan karena dicurigai menikam 14 anak di sebuah taman kanak-kanak di Chongqing.
Dua anak juga ditikam sampai tewas di luar taman kanak-kanak
Shanghai pada Juni, sementara sembilan anak tewas dalam serangan pisau
di sebuah sekolah di Provinsi Shaanxi pada April.
(okezone.com)
Internasional
Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda Musnahkan Miras Ilegal
Puncak Jaya-Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda melaksanakan pemusnahan barang bukti Minuman Keras (Miras) ilegal hasil sitaan, bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik
Wakil Panglima TNI Tinjau Pembangunan Yonif TP 936/Satria Joyokusumo dan Situs Bersejarah di Jawa Tengah
Magelang-Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R bersama Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa melaksanakan peninjauan rehabilitasi dan pembangunan sejumla
Krisis Energi dan Ekonomi Bayang-Bayangi Israel dalam Dua Dekade Mendatang
Pengawas Negara Israel, Matanyahu Englman, memperingatkan bahwa Israel berisiko kehilangan kemandirian energi dalam dua dekade ke depan.Jika tingkat konsumsi saat ini terus berlanjut, negara itu kemun
Soal Pengangkatan Tenaga Ahli oleh Kepala Daerah, Ini Kata Prof Djohermansyah
PEKANBARU-Pakar Otonomi Daerah Prof Djohermansyah Djohan menilai pengangkatan tenaga ahli oleh kepala daerah merupakan hal yang lumrah. Hal itu juga menjadi kewenangan kepala daerah dalam menjalankan
Prabowo Respons Kritik Makan Bergizi Gratis Minta Penolak Turun Langsung Jumpai Masyarakat
JAKARTA - Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam acara Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, Rabu (24/6/2026) diwarnai aksi antusias peserta yang membentangkan spanduk