- Home
- Internasional
- Pulau Buatan Denmark Siap Jadi Silicon Valley ala Eropa
Internasional
Pulau Buatan Denmark Siap Jadi Silicon Valley ala Eropa
Rabu, 09 Jan 2019 10:27
Proyek ''Holmene'' atau proyek pulau ini rencananya akan dimulai tahun 2022 di selatan Kopenhagen dan rampung tahun 2040. Denmark nantinya akan memiliki 9 pulau buatan seluas 420 kali lapangan sepakbola.
Menteri Dalam Negeri Simon Emil Ammitzboell-Bille mengatakan, pulau buatan ini akan menarik bisnis internasional dan akan membuka sekitar 12,000 pekerjaan. ''Kita akan menjadi lebih kuat dalam kompetisi internasional untuk menarik bisnis, investasi dan pekerja dengan kualitas terbaik,'' tambahnya.
Silicon Valley ala Denmark di Eropa
Kini proyek ini masih menunggu persetujuan parlemen. Sejauh ini pemerintah Denmark merencanakan pembukaan lahan baru sekitar 3,1 juta meter kubik, 700.000 meter kubik lahan hijau dan 17 km wilayah pesisir baru.
Dengan lokasi yang tak jauh dari Bandara Kopenhagen, proyek ini diperkirakan akan menarik 380 bisnis baru dan aktifitas ekonomi hingga 8 miliar dollar AS.
''Kami menargetkan perusahaan teknologi, tetapi selalu ada ruang untuk produsen kebutuhan sehari-hari,'' ujar menteri industri dan perdagangan Rasmus Jarlov seperti dikutip kantor berita Denmark Rizau. Untuk mendukung faktor finansial, penjualan kaveling akan mulai dilakukan tahun 2028.
Kepala asosiasi pekerja Denmark, Brian Mikkelsen, menyambut positif rencana itu. Seperti dikutip televisi Denmark TV2, Brian mengatakan pulau-pulau ini dapat memicu perkembangan Silicon Valley Eropa.
Rencananya, satu dari sembilan pulau itu akan menampung air limbah untuk mendaur ulangnya hingga mentransformasikannya menjadi bio-gas. Pulau ini juga akan digunakan sebagai tempat penyimpanan energi dari sumber energi terbarukan.
Denmark dan rencana pulau buatan
Dalam beberapa dekader terakhir, otoritas Denmark memang telah mengatasi masalah keterbatasan lahan dengan membuat lahan lahan buatan sehingga batas-batas wilayah bisa diperluas.
Proyek pulau buatan memang sudah digadang dari Oktober lalu oleh Perdana Menteri Denmark Lars Loekke Rasmussen. Pulau buatan di luar pesisir Denmark ini berguna tidak hanya sebagai fasilitas perumahan tetapi juga untuk mengantisipasi ancaman banjir akibat kenaikan permukaan laut.
Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda Musnahkan Miras Ilegal
Puncak Jaya-Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda melaksanakan pemusnahan barang bukti Minuman Keras (Miras) ilegal hasil sitaan, bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik
Wakil Panglima TNI Tinjau Pembangunan Yonif TP 936/Satria Joyokusumo dan Situs Bersejarah di Jawa Tengah
Magelang-Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R bersama Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa melaksanakan peninjauan rehabilitasi dan pembangunan sejumla
Krisis Energi dan Ekonomi Bayang-Bayangi Israel dalam Dua Dekade Mendatang
Pengawas Negara Israel, Matanyahu Englman, memperingatkan bahwa Israel berisiko kehilangan kemandirian energi dalam dua dekade ke depan.Jika tingkat konsumsi saat ini terus berlanjut, negara itu kemun
Soal Pengangkatan Tenaga Ahli oleh Kepala Daerah, Ini Kata Prof Djohermansyah
PEKANBARU-Pakar Otonomi Daerah Prof Djohermansyah Djohan menilai pengangkatan tenaga ahli oleh kepala daerah merupakan hal yang lumrah. Hal itu juga menjadi kewenangan kepala daerah dalam menjalankan
Prabowo Respons Kritik Makan Bergizi Gratis Minta Penolak Turun Langsung Jumpai Masyarakat
JAKARTA - Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam acara Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, Rabu (24/6/2026) diwarnai aksi antusias peserta yang membentangkan spanduk