Senin, 04 Mei 2026
  • Home
  • Internasional
  • Ribuan Gadis Rusia Jual Keperawanan Via Online, Alasannya Bikin Miris

Ribuan Gadis Rusia Jual Keperawanan Via Online, Alasannya Bikin Miris

Senin, 19 Feb 2018 15:50
Moskow - Ribuan gadis Rusia rela menjual keperawanan mereka secara online dalam sebuah situs web bernama Bad Girls Club.

"Makhkota" mereka dijual kepada "pecinta wanita" yang kaya raya. Harganya mencapai 20,000 poundsterling atau sekitar Rp 381 juta.

Perempuan-perempuan muda tersebut rupanya direkrut oleh jaringan spesialis yang menghubungkan mereka dengan pengusaha tajir dan scout atau pencari perawan.

Biasanya, scout akan menjual sekitar 10 perawan dalam satu bulan dan akan mengambil keuntungan ganda dari setiap penjualan.

Pada kasus lain, selain lewat "agen", sang gadis yang berniat menjual keperawanannya bisa mempromosikan dirinya sendiri di forum dan situs kencan tersebut.

Forum media sosial Rusia lainnya, yang juga merekrut gadis perawan, diketahui bernama "Desperate Virgins' Club".

Alasan di balik penjualan perawan beragam. Ada yang karena bisnis, ada juga yang ingin membantu keluarga.

Beberapa dari mereka (member) mengakui bahwa mereka bisa membeli apartemen dengan uang tersebut. Sementara satu orang mengatakan, dia terpaksa menjual satu-satunya "perhiasan" yang dimilikinya demi perawatan kanker sang ibu.

Dengan cara inilah, dia berhasil mendapatkan dana sebesar 3,750 poundsterling atau sekitar Rp 71,5 juta.

Lain halnya dengan gadis asal Krasnoyarsk, Rusia tengah, satu ini. Remaja 17 tahun yang memakai nama alias Shatuniha tersebut dilaporkan telah menjual keperawanannya dalam sebuah lelang online seharga sekitar 20,000 poundsterling atau Rp 381,3 juta.

"Daripada kehilangan keperawanan karena masalah cinta, lebih baik aku menjualnya, jadi aku bisa mendatangkan manfaat (uang) dari itu," ucapnya, dilansir Metro, Sabtu 19 Februari 2018.

Ada pun syarat khusus yang harus dipenuhi, yaitu mereka yang hendak menjual keperawanannya harus memiliki sertifikat medis yang menyatakan tak pernah berhubungan seks sebelumnya.

Operasi Plastik Demi Kembali Perawan

Meski demikian, masih banyak ditemui wanita yang menjalani operasi selaput dara demi mendapatkan uang yang menggiurkan.

"Banyak yang menjalani operasi ini beberapa kali, bahkan ada yang melakukannya sampai 15 kali," papar Sergey Chumakov, direktur umum Lancet Surgery Center.

Contohnya saja Elena, perempuan 22 tahun asal Moskow. Dia mengaku menjual keperawanan sebanyak dua kali dan berniat melakukannya terus menerus.

"Ini jadi pekerjaanku dan aku bisa menghidupi diri sendiri dari uang tersebut," akunya.

Di sisi lain, banyak perempuan yang tak menyetujui fenomena seperti itu.

(liputan6.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Senin, 08 Sep 2025 16:24

    Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses

    Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v

  • Senin, 08 Sep 2025 16:09

    Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm

    Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat

  • Senin, 08 Sep 2025 13:37

    Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah

    Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga

  • Senin, 08 Sep 2025 10:40

    Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito

    Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me

  • Senin, 08 Sep 2025 09:32

    Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.