- Home
- Internasional
- Rusia dan Iran Siap Gelar Latihan Militer Gabungan di Laut Kaspia
Internasional
Rusia dan Iran Siap Gelar Latihan Militer Gabungan di Laut Kaspia
Senin, 07 Jan 2019 16:57
LAUT Kaspia akan menjadi tuan rumah saat latihan bersama Angkatan Laut Iran dan Rusia, yang belum lama ini direncanakan, demikian disampaikan oleh seorang Komandan Angkatan Laut Iran pada Minggu, 6 Januari 2019.
"Kami telah menjalin hubungan yang sangat baik dan awet dengan negara-negara di kawasan Laut Kaspia," Laksamana Muda, Hossein Khanzadi mengatakan kepada Kantor Berita Mehr, sebagaimana dilansir RT, Senin (7/1/2019).Ia juga mengatakan bahwa latihan perang akan digelar dalam waktu dekat.
Latihan oleh kedua angkatan laut dari kedua negara tersebut sudah pernah diadakan sebelumnya pada 2015 dan 2017.
Komandan Iran menambahkan bahwa skenario "taktis, penyelamatan, dan anti-pembajakan" akan tampil sebagai bagian dari latihan, dan mencatat bahwa kerja sama antara kedua angkatan laut telah diperkuat dalam beberapa tahun terakhir.
Dia mengakhiri dengan memuji kerja sama Laut Kaspia yang lebih luas sebagai model untuk menjamin perdamaian, stabilitas, dan persahabatan", tidak lupa dengan mencatat bahwa semua negara yang berbatasan dengan wilayah ini akan mengikuti pendekatan yang sama.
Laut Kaspia yang berbatasan dengan Rusia, Iran, Kazakhstan, Azerbaijan dan Turkmenistan adalah perairan kaya akan cadangan minyak dan gas lepas pantai yang bernilai triliunan dolar. Pipa-pipa yang mengarah dari laut menghubungkan Asia Tengah dan wilayah Kaukasus dengan Mediterania.
Pada Agustus, kelima negara tersebut menandatangani perjanjian bersejarah tentang perdagangan, keamanan, dan lingkungan setelah 20 tahun menghadapi pertikaian diplomatik. Perjanjian itu juga termasuk perjanjian kerja sama militer serta kesepakatan bahwa tidak ada negara dari luar yang bisa mengerahkan pasukan atau mendirikan pangkalan militer di tepi laut.
Kesepakatan keamanan itu merupakan pukulan bagi kepentingan
Pemerintah Amerika Serikat (AS) dan NATO, yang kini merasa terkunci dari
keberadaan militer di kawasan itu. Mereka sebelumnya telah menetapkan
pandangan mereka dalam memperbesar blok pertahanan untuk memasukkan
tetangga Azerbaijan, Georgia.
(okezone.com)
Internasional
Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda Musnahkan Miras Ilegal
Puncak Jaya-Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda melaksanakan pemusnahan barang bukti Minuman Keras (Miras) ilegal hasil sitaan, bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik
Wakil Panglima TNI Tinjau Pembangunan Yonif TP 936/Satria Joyokusumo dan Situs Bersejarah di Jawa Tengah
Magelang-Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R bersama Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa melaksanakan peninjauan rehabilitasi dan pembangunan sejumla
Krisis Energi dan Ekonomi Bayang-Bayangi Israel dalam Dua Dekade Mendatang
Pengawas Negara Israel, Matanyahu Englman, memperingatkan bahwa Israel berisiko kehilangan kemandirian energi dalam dua dekade ke depan.Jika tingkat konsumsi saat ini terus berlanjut, negara itu kemun
Soal Pengangkatan Tenaga Ahli oleh Kepala Daerah, Ini Kata Prof Djohermansyah
PEKANBARU-Pakar Otonomi Daerah Prof Djohermansyah Djohan menilai pengangkatan tenaga ahli oleh kepala daerah merupakan hal yang lumrah. Hal itu juga menjadi kewenangan kepala daerah dalam menjalankan
Prabowo Respons Kritik Makan Bergizi Gratis Minta Penolak Turun Langsung Jumpai Masyarakat
JAKARTA - Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam acara Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, Rabu (24/6/2026) diwarnai aksi antusias peserta yang membentangkan spanduk