Minggu, 19 Apr 2026

Internasional,

Serangan Drone Ukraina Hantam Rusia, 3 Orang Tewas

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 02 Agu 2025 15:54
Detiknews.com
Serangan-serangan drone Ukraina menewaskan tiga orang dan melukai dua orang lainnya di Rusia barat.
Seorang perempuan tewas dan dua orang lainnya luka-luka dalam serangan terhadap sebuah perusahaan di Penza, tulis gubernur wilayah tersebut, Oleg Melnichenko, di Telegram, dilansir kantor berita AFP, Sabtu (2/8/2025).

Seorang pria lanjut usia juga tewas di dalam sebuah rumah yang terbakar akibat serpihan drone yang jatuh di wilayah Samara, tulis gubernur Vyacheslav Fedorishchev di Telegram.

Di wilayah Rostov, seorang penjaga di sebuah fasilitas industri tewas setelah serangan drone dan kebakaran di salah satu bangunan di lokasi tersebut, kata Plt gubernur Rostov, Yuri Sliusar.

"Militer menangkis serangan udara besar-besaran pada malam hari, menghancurkan drone-drone di tujuh distrik," tulis Sliusar di Telegram.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan sistem pertahanan udaranya telah menghancurkan 112 drone di wilayah Rusia -- 34 di atas wilayah Rostov -- dalam periode hampir sembilan jam, mulai dari Jumat malam hingga Sabtu pagi waktu setempat.

Sementara itu di wilayah Dnipropetrovsk, Ukraina tengah-timur, serangan drone Rusia pada Jumat (1/8) menyebabkan tiga orang terluka, tulis Gubernur Sergiy Lysak di Telegram.

Beberapa bangunan, rumah, dan mobil rusak, katanya.

Pasukan Rusia telah mengklaim kemajuan di Dnipropetrovsk. Baru-baru ini, pasukan Rusia mengumumkan perebutan dua desa di sana. Namu, otoritas Ukraina membantah adanya kehadiran Rusia di wilayah Dnipropetrovsk.

Presiden Rusia Vladimir Putin, yang secara konsisten menolak seruan gencatan senjata, mengatakan pada hari Jumat bahwa ia menginginkan perdamaian, tetapi tuntutannya untuk mengakhiri serangan militer Moskow "tidak berubah".

Tuntutan tersebut mencakup Ukraina untuk meninggalkan wilayahnya dan mengakhiri ambisinya untuk bergabung dengan NATO.

Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa hanya Putin yang dapat mengakhiri perang. Zelensky pun kembali menyerukan pertemuan antara kedua pemimpin.

"Amerika Serikat telah mengusulkan hal ini. Ukraina telah mendukungnya. Yang dibutuhkan adalah kesiapan Rusia," tulisnya di media sosial X.***(detiknews.com)
Sumber: Detiknews.com

Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 17 Apr 2026 20:14

    Mahasiswa Geruduk Polres Rohil Minta Copot Kapolres Rohil

    UJUNGTANJUNG-Sekitara 50 gabungan Mahasiswa Rohil mengadakan aksi unjuk Rasa Kamis (17-4-2026) di dipan Mapolres Rokan Hilir.Mahasiswa bergerak dari Kota Bagansiapiapi sekitar pukul 14.00 Wib dan samp

  • Jumat, 17 Apr 2026 11:57

    Satres Narkoba Polres Dumai Amankan Paket Sabu Dari Dua Tempat Yang Berbeda

    DUMAI-Gerak cepat aparat Satres Narkoba Polres Dumai kembali membuahkan hasil dalam pengungkapan kasus peredaran narkotika di wilayah Dumai Selatan. Berdasarkan laporan masyarakat yang ditindaklanjuti

  • Jumat, 17 Apr 2026 10:08

    Antisipasi Tindak Kriminal, Polres Dumai Melalui Polsek Jajaran Melaksanakan Penggalangan

    DUMAI-Kegiatan penggalangan terhadap masyarakat terus dilakukan jajaran Polres Dumai guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Pada Kamis, 16 April 2026, para Kapolsek di wilayah huk

  • Kamis, 16 Apr 2026 18:01

    Pasutri di Rohil Ditangkap Edarkan Sabu

    Pujud-Tim Reskrim Polsek Pujud kembali mengungkap peredaran narkotika di wilayah hukumnya dengan menangkap pasangan suami istri (pasutri) yang diduga sebagai pengedar sabu di Pondok Kresek, Kecamatan

  • Rabu, 15 Apr 2026 08:39

    Rumah Kontrakan Digrebek Polsek Rengat Barat, Dua Tersangka Diringkus, Ekstasi Dan Sabu Jadi BB

    INHU-Pengungkapan kasus peredaran narkotika kembali dilakukan jajaran Polsek Rengat Barat di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu. Sebuah rumah kontrakan yang berada di Jalan Tuk Modang, Kelurahan Pematan

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.