Senin, 04 Mei 2026

Tahun Baru Imlek, PM Malaysia Puji Kontribusi Etnis Tionghoa

Jumat, 16 Feb 2018 14:22

KUALA LUMPUR – Perdana Menteri (PM) Malaysia, Najib Razak, memuji peran komunitas keturunan China di negaranya. Ketua Partai UMNO itu menyebut etnis Tionghoa mempunya peran penting dalam membangun Negeri Jiran sejak kemerdekaan.

Pujian tersebut dilayangkan Najib dalam rangka memperingati Tahun Baru Imlek yang jatuh pada Jumat (16/2/2018). Pria keturunan Bugis itu mengatakan bahwa kontribusi nyata terbesar etnis Tionghoa ada pada kebudayaan dan ekonomi.

"Tentu saja Malaysia adalah rumah bagi banyak saudara-saudara kami dari etnis Tionghoa yang telah memainkan peran penting dalam membangun bangsa hebat ini," tulis Najib Razak dalam blog pribadinya, mengutip dari Channel News Asia, Jumat (16/2/2018).

"Saya berkomitmen untuk memastikan bahwa tidak ada warga Malaysia yang tertinggal, bahwa masa depan anak-anak kita akan lebih baik, bahwa kita akan tumbuh bersama dengan lebih kuat sebagai kesatuan," imbuh pria berusia 64 tahun.

Ia menambahkan, festival-festival keagamaan dan kebudayaan menjadi saat-saat menyenangkan tidak hanya bagi komunitas tertentu, tetapi juga dirayakan oleh semua masyarakat Malaysia. Ia yakin harmonisasi yang terbentuk menjadi semangat yang sebenarnya dari Malaysia bersatu.

"Mungkin makanan, kebudayaan, dan tawa yang menyatukan kita dalam perayaan seperti Tahun Baru. Tetapi saya yakin itu sudah mendarah daging sejak kemerdekaan Malaysia. Kita hidup harmonis tanpa memandang ras dan kepercayaan. Itu sudah menjadi cara hidup serta ikatan di antara kita," kata Najib Razak.

Tahun Baru Imlek, menurut Najib Razak, adalah pengingat yang sempurna bahwa banyak kebudayaan serta kepercayaan di Malaysia yang merupakan identitas bangsa saat ini. Asimilasi budaya yang beragam itu menjadikan Malaysia terlihat unik, segar, dan dinamis.

Perdana Menteri Najib Razak tidak asal bicara. Malaysia merupakan salah satu negara yang memiliki keragaman budaya terutama etnis Melayu, India, dan Tionghoa. Berdasarkan sensus pada 2010, sekira 24,6% warga Malaysia merupakan etnis Tionghoa.

Tahun Baru Imlek pun dijadikan sebagai hari libur nasional di Malaysia. Warga biasanya ikut tumpah ruah ke jalan dalam berbagai festival yang diselenggarakan di beberapa daerah seperti Ibu Kota Kuala Lumpur, Penang, dan Klang.

(okezone.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Senin, 08 Sep 2025 16:24

    Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses

    Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v

  • Senin, 08 Sep 2025 16:09

    Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm

    Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat

  • Senin, 08 Sep 2025 13:37

    Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah

    Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga

  • Senin, 08 Sep 2025 10:40

    Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito

    Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me

  • Senin, 08 Sep 2025 09:32

    Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.