Kamis, 28 Mei 2026
5 Tahun Cuci Darah Tanpa Biaya Berkat JKN-KIS
Laporan : Ravi
admin
Kamis, 16 Jul 2020 11:00
Tanjungpinang, Jamkesnews â€" Sabariyah (48) adalah salah satu pasien yang rutin menjalani Hemodialisa (HD) atau cuci darah di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Dr Midiyato Suratani Tanjungpinang.
“Saya sudah menjalani cuci darah sejak tahun 2015, hal ini bukanlah hal yang mudah bagi saya dan keluarga saya, berkat JKN-KIS saya bisa menjalani cuci darah tanpa harus terkendala biaya,” ungkap Sabariyah kepada Tim Jamkesnews, Selasa (14/07).
Sabariyah yang merupakan salah satu Peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) yang rutin menjalani cuci darah merasa sangat bersyukur telah bergabung menjadi peserta JKN-KIS. Sabariyah bercerita, setiap minggu harus melakukan cuci darah 2 kali seminggu.
Ibrahim, suami dari Sabariyah yang selalu setia mendampingi istrinya menjalani cuci darah di RSAL Dr Midiyato Suratani Tanjungpinang turut mengungkapkan rasa syukurnya telah menjadi peserta program JKN-KIS.
“Isteri saya sudah menjalani cuci darah dari tahun 2015 sampai dengan sekarang, kalau dihitung biayanya tentu sudah ratusan juta, kalau disuruh untuk membayar sendiri tentu tidak mungkin kami sanggup membayar biaya tersebut. Berkat JKN-KIS isteri saya bisa menjalani cuci darah tanpa biaya, kami sangat berterima kasih yang sebesar-besarnya,” ungkap Ibrahim.
Ibrahim melanjutkan, selama 5 tahun istrinya, Subariyah, menjalani cuci darah, pelayanan yang didapatkan sangat memuaskan, baik dari BPJS Kesehatan maupun dari RSAL Dr Midiyato Suratani Tanjungpinang.
“Isteri saya mendapatkan pelayan yang sangat baik, pelayanan di BPJS Kesehatan dan juga di RSAL Dr Midiyato Suratani Tanjungpinang sampai dengan sekarang Alhamdullilah isteri saya sehat wal’afiat,”cerita Ibrahim dengan mata yang berkaca-kaca.
Sabariyah tak kuasa menahan air matanya sambil melanjutkan ceritanya, “Kami tidak tahu akan bagaimana nasib saya jika tidak ada JKN-KIS, saya sangat berterima kasih yang sebesar-besarnya. Saya bisa bertahan sampai sekarang berkat JKN-KIS,” tutup Sabariyah. Ravi : Rilis
komentar Pembaca