Sabtu, 25 Apr 2026
  • Home
  • Kesehatan
  • Buka Puasa dengan Air Es Tidak Disarankan, Kenapa?

Berita

Buka Puasa dengan Air Es Tidak Disarankan, Kenapa?

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 19 Feb 2026 16:47
(FotoOkezone.com)
JAKARTA - Buka puasa dengan air es tidak disarankan. Terdapat ancaman kesehatan yang menanti jika hal ini dilakukan secara terus-menerus tanpa kontrol yang baik.

Mengutip The Peninsula Qatar, meminum air es saat berbuka puasa tidak disarankan. Sebab, kebiasaan itu dapat membuat pembuluh darah kapiler menyempit sehingga mempersulit proses pencernaan.

Selain itu, melansir dari Oman Observer, meminum air dingin secara langsung setelah berpuasa dapat menyebabkan penyempitan kapiler akibat kontraksi otot perut. Akibatnya, nutrisi, vitamin, serta mineral yang terkandung dalam makanan menjadi lebih sulit dicerna oleh tubuh.

Meminum air dingin secara langsung saat berbuka puasa juga dapat mengurangi aliran darah ke lambung dan usus, yang berpotensi menyebabkan gangguan pencernaan.

Pada akhirnya, tubuh bisa mengalami permasalahan seperti kolik, kontraksi, gangguan pencernaan, bahkan asam lambung. Alangkah baiknya jika air dingin tersebut diganti dengan air hangat atau air yang bersuhu ruang.

Melansir juga dari Medical News Today, mengonsumsi air dingin dapat membuat tubuh bekerja lebih keras untuk menyeimbangkan suhu. Hal itu dikarenakan tubuh perlu mengeluarkan energi tambahan untuk menyesuaikan suhu dingin dari air yang diminum.

Apalagi jika seseorang yang sedang berpuasa memiliki penyakit yang memengaruhi kerongkongan atau saluran makanan, seperti radang atau asam lambung. Meminum air dingin dalam kondisi tersebut dapat memperburuk rasa tidak nyaman.

Meski demikian, hal tersebut masih menjadi perdebatan di tengah masyarakat. Ada yang menilai bahwa air dingin yang diminum saat berbuka puasa tidak akan berpengaruh terhadap tubuh. Ada pula yang berpendapat bahwa kebiasaan tersebut dapat memberikan dampak kurang baik bagi kesehatan.

Namun, alangkah baiknya kita mengambil langkah bijak dengan mengonsumsi air bersuhu normal (air putih biasa) saat berbuka puasa. Selain untuk menyegerakan berbuka, air dengan suhu normal setidaknya dapat membantu mengembalikan cairan tubuh dan membuat tenggorokan terasa lebih nyaman.
Sumber: (Okezone.com)

Berita
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:35

    Inisial 4 Anggota Bais Terduga Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS

    JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto menjelaskan pihaknya telah menerima empat prajurit yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

  • Selasa, 17 Mar 2026 09:19

    Haji 2026 Berpotensi Ditunda Imbas Konflik Timur Tengah, MUI: Bangun Optimisme!

    JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh menyoroti langkah pemerintah yang berencana menunda pemberangkatan jamaah haji 2026 imbas konflik Israel-AS dengan Ir

  • Senin, 16 Mar 2026 14:32

    Rismon Membelot, Roy Suryo Cs Kembali Gugat MK soal UU ITE

    JAKARTA - Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa akan kembali mengajukan gugatan baru ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sejumlah pasal di KUHP dan Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:39

    Peristiwa 14 Maret: Bung Hatta Wafat hingga Lahirnya Albert Einstein

    JAKARTA - Sejumlah peristiwa penting dan bersejarah tercatat terjadi pada 14 Maret di berbagai belahan dunia. Salah satunya adalah wafatnya Wakil Presiden pertama Indonesia, Mohammad Hatta atau Bung H

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:35

    Prabowo Larang Pejabat Gelar Open House Mewah saat Lebaran

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta para pejabat pemerintah untuk tidak menggelar acara open house secara mewah pada perayaan Idul Fitri 2026. Imbauan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.