Cegukan Tak Berhenti, Waspadai Stroke
Jumat, 31 Jul 2015 16:01
CEGUKAN kadang bisa muncul tiba-tiba tanpa Anda sadari. Umumnya cegukan tidak membahayakan. Namun, tahukah Anda bahwa cegukan juga bisa menjadi tanda Anda mengalami stroke.
Sebelum Anda panik, ada perbedaan yang signifikan pada cegukan biasa dan cegukan karena stroke. Cegukan yang tak henti-hentinya dan terasa menyakitkan adalah cegukan yang menjadi tanda bahaya, kata ahli saraf Diana Greene-Chandos, MD, dari Ohio State University Wexner Medical Center.
Ketika itu benar-benar menjadi tanda stroke, Anda mungkin juga merasakan nyeri dada, mati rasa di sekujur tubuh, atau penglihatan yang sedikit kabur. Greene-Chandos mengatakan bahwa gejala cegukan yang parah sering membuat gejala-gejala stroke lainnya terabaikan. Untuk itu, Anda harus segera membawa diri Anda ke unit gawat darurat di rumah sakit.
Tim Greene-Chandos baru-baru ini melakukan jajak pendapat dengan 1.000 wanita dan menemukan bahwa hanya 10 persen dari mereka yang tahu cegukan bisa menjadi tanda stroke. Semakin cepat seorang wanita dapat mengidentifikasi gejala stroke yang spesifik pada wanita, ia akan cepat membaik.
"Kabar buruknya lagi, dokter mungkin juga tidak paham. Ketika pasien muncul di UGD dengan cegukan tak terkendali, sebagian besar staf rumah sakit tidak langsung berpikir itu stroke," kata Greene-Chandos, seperti dilansir dari Prevention, Jumat (31/7/2015).
Cegukan berhubungan dengan jenis stroke yang terjadi di belakang otak, tipe stroke yang memang lebih sering terjadi pada wanita. "Itu mungkin ada hubungannya dengan komponen cegukan dan bagaimana stroke menyebabkan gejala yang berbeda pada setiap individu," ujar Greene-Chandos.
(okezone.com) kesehatan
Peringatan Hari Lahir Pancasila, 800 Warga Puncak Jaya Kirab Bendera 50 Meter
Puncak Jaya-Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, diwarnai dengan aksi kolosal pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 50 meter, Senin (1/6/2026). Aksi Ki
Hutan Adat Imbo Putui Suguhkan Keseimbangan Ekonomi dan Alam Berkelanjutan
Kampar-Hutan Adat Imbo Putui di Desa Petapahan, Kabupaten Kampar, kini hadir menjadi destinasi wisata alam pilihan berbasis konservasi unggulan di Provinsi Riau. Melalui Program Desa Wisata, kawasan y
Jelang Musim Kemarau, RAPP Dukung Upaya Pemkab Pelalawan Perkuat Pencegahan Karhutla .
PANGKALAN KERINCI-Menjelang musim kemarau tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pelalawan menggelar Apel Kesiapsiagaan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Lapangan Kantor
26 Tahun Dimakamkan, Jenazah Abu Zamroh Warga Inhu Riau Ditemukan Masih utuh Saat Pemindahan Makam
Saat sang ayah meninggal dunia, Miyos baru saja menyelesaikan pendidikan SMP dan berusia sekitar 15 tahun.Ia masih mengingat kondisi keluarga mereka saat itu yang hidup dalam kondisi susah.Rumah seder
Pasca Libur Idul Adha, Permohonan Paspor di Imigrasi Bengkalis Tetap Normal
BENGKALIS-Pelayanan keimigrasian di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bengkalis pasca libur bersama Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi terpantau berjalan normal tanpa adanya lonjakan signifikan, baik untuk