Rabu, 03 Jun 2026
  • Home
  • Kesehatan
  • Dokter Harvard Ungkap 3 Minuman yang 'Dibenci' Sel Kanker

Kesehatan,

Dokter Harvard Ungkap 3 Minuman yang 'Dibenci' Sel Kanker

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 30 Agu 2025 16:45
Detiknews.com
Perubahan gaya hidup seperti pola makan sehat menjadi salah satu cara untuk menurunkan risiko terkena penyakit kanker. Memilih beberapa makanan atau minuman tertentu dianggap baik untuk mencegah sel kanker 'hidup' di tubuh.
Ahli gastroenterologi lulusan Harvard University dan pakar bidang kesehatan, dr Saurabh Sethi mengatakan minuman tertentu dapat berperan penting dalam menurunkan risiko sel kanker dalam tubuh. Ini karena minuman tersebut memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan.

Perlu diingat, tidak ada satu minuman pun yang telah terbukti secara sains dapat bertindak sebagai 'perisai ajaib' melawan kanker.

Berikut adalah minuman-minuman yang menurut studi memiliki kandungan untuk mencegah munculnya sel kanker.

1. Teh Hijau
Minuman ini kaya akan antioksidan seperti katekin, terutama epigallocatechin gallate (EGCG) yang dipercaya dapat melawan kerusakan sel dan mengurangi risiko kanker.

Menurut studi, teh hijau dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker tertentu, seperti kanker payudara, kanker prostat, dan kanker kolorektal. Namun, para ilmuwan mengingatkan minum teh hijau saja tidak cukup untuk mencegah kanker.

Manfaat sebenarnya dari teh hijau terletak pada kemampuannya untuk mengurangi peradangan kronis dan stres oksidatif, yakni dua pemicu utama pertumbuhan sel abnormal.

2. Smoothie Hijau (Bayam, Mentimun, Seledri, dan Jahe)
Beberapa bahan tersebut memiliki keajaibannya masing-masing. Bayam dan seledri menyediakan folat dan serat, keduanya dapat menurunkan. risiko kanker gastrointestinal (GI), yakni sekelompok kanker yang memengaruhi saluran pencernaan dan organ pendukungnya, seperti kanker esofagus, lambung, usus besar, rektum, pankreas, dan hati.

Mentimun menambah hidrasi dan antioksidan, sementara jahe menghadirkan senyawa anti-inflamasi seperti gingerol. Bersama-sama, mereka tidak hanya 'mendetoksifikasi' tubuh, mereka menciptakan lingkungan di mana sel-sel sehat berkembang dan peradangan tetap terkendali.

3. Kunyit dan Lada Hitam
Kunyit dengan senyawa kurkuminnya, sesuai hasil penelitian mampu memperlambat pertumbuhan sel kanker dan mengurangi pembentukan tumor pada hewan. Lalu, Lada hitam mengandung piperin, yang secara signifikan meningkatkan penyerapan kurkumin.

Namun, bukti klinis pada manusia masih terus berkembang, dan efeknya tidak sedramatis yang sering ditampilkan di media sosial. Meskipun demikian, meminum kunyit dan lada hitam secara teratur dapat berkontribusi pada gaya hidup anti-inflamasi, dan jika dipadukan dengan kebiasaan sehat lainnya, hal ini secara diam-diam menurunkan risiko yang terkait dengan penyakit kronis, termasuk kanker.***(detiknews.com)
Sumber: Detiknews.com

kesehatan
Berita Terkait
  • Selasa, 02 Jun 2026 17:49

    Peringatan Hari Lahir Pancasila, 800 Warga Puncak Jaya Kirab Bendera 50 Meter

    Puncak Jaya-Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, diwarnai dengan aksi kolosal pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 50 meter, Senin (1/6/2026). Aksi Ki

  • Selasa, 02 Jun 2026 17:44

    Hutan Adat Imbo Putui Suguhkan Keseimbangan Ekonomi dan Alam Berkelanjutan

    Kampar-Hutan Adat Imbo Putui di Desa Petapahan, Kabupaten Kampar, kini hadir menjadi destinasi wisata alam pilihan berbasis konservasi unggulan di Provinsi Riau. Melalui Program Desa Wisata, kawasan y

  • Selasa, 02 Jun 2026 16:30

    Jelang Musim Kemarau, RAPP Dukung Upaya Pemkab Pelalawan Perkuat Pencegahan Karhutla .

    PANGKALAN KERINCI-Menjelang musim kemarau tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pelalawan menggelar Apel Kesiapsiagaan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Lapangan Kantor

  • Selasa, 02 Jun 2026 16:22

    26 Tahun Dimakamkan, Jenazah Abu Zamroh Warga Inhu Riau Ditemukan Masih utuh Saat Pemindahan Makam

    Saat sang ayah meninggal dunia, Miyos baru saja menyelesaikan pendidikan SMP dan berusia sekitar 15 tahun.Ia masih mengingat kondisi keluarga mereka saat itu yang hidup dalam kondisi susah.Rumah seder

  • Selasa, 02 Jun 2026 16:00

    Pasca Libur Idul Adha, Permohonan Paspor di Imigrasi Bengkalis Tetap Normal

    BENGKALIS-Pelayanan keimigrasian di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bengkalis pasca libur bersama Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi terpantau berjalan normal tanpa adanya lonjakan signifikan, baik untuk

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.