Minum Teh Keadaan Masih Panas Picu Kanker Tenggorokan
Selasa, 15 Sep 2015 09:09
Pada penelitian terdahulu, dalam British Medical Journal dikemukakan terdapat hubungan antara tembakau dan alkohol sebagai penyebab kanker oesophagus.
Selain itu disebutkan pula, minuman panas berpotensi menimbulkan tumor.
Meminum teh panas dengan temperatur di atas 70 derajat celcius sama dengan meningkatkan resiko kanker tenggorokan delapan kali lipat lebih besar jika dibandingkan dengan meminumnya dalam keadaan hangat, yaitu di bawah 65 derajat, demikian penjelasan peneliti.
Meminum Teh Panas dan Kanker Tenggorokan
Bersama timnya, Reza Malekzadehdari Tehran University meneliti, kebiasaan minum 300 orang yang didiagnosa mengidap kanker tenggorokan, sementara 571 orang lainnya dalam keadaan sehat.
Mereka semua berasal dari daerah yang sama, di provinsi Golestan, di Iran Utara.
Malekzadeh mengatakan, menjadikan daerah ini sebagai sampel penelitian karena Golestan merupakan salah satu daerah dengan tingkat kanker tenggorokan tertinggi di dunia.
Namun, sebaliknya tingkat kebiasaan merokok dan minum alkohol di daerah ini sangat rendah. Perlu diketahui, hampir semua penduduknya meminum teh hitam secara rutin, sebanyak satu liter setiap harinya.
Hasilnya, orang yang rutin meminum teh kurang dari dua menit setelah dituangkan, beresiko memicu berkembangnya kanker lebih cepat jika dibandingkan dengan mereka yang menunggu empat menit atau lebih.
Tidak ada keterangan pasti seberapa panas suhu teh yang menyebabkan kanker, namun peneliti menyimpulkan luka akibat panas dari teh akan menyebabkan iritasi tenggorokan.
Dibandingkan dengan meminum teh hangat pada temperatur 65 derajat Celsius atau kurang, dengan meminum teh panas, antara 65 dan 68 derajat Celsius, berkaitan dengan dua kali resiko kanker tenggorokan, dan meminum teh yang sangat panas pada 70 derajat Celsius atau lebih berkaitan dengan peningkatan delapan kali lipat.
Dampak kanker tenggorokan cukup mengerikan. Tercatat setiap tahunnya lebih dari 500.000 orang di dunia meninggal akibat penyakit ini.
Penyakit ini tumbuh subur terutama di daerah Asia, Afrika, dan Amerika Selatan. Kanker ini termasuk mematikan, dengan rata-rata kesembuhan sekira 12 hingga 31 persen, itu pun membutuhkan waktu yang cukup lama, sekira 5 tahun.
"Hasil penelitian memperlihatkan peningkatan kuat resiko kanker tenggorokan yang berhubungan dengan meminum teh panas atau sangat panas. Saran kami, orang mesti menunggu beberapa menit sebelum meminum satu gelas teh yang baru diseduh dengan air mendidih," ujarnya.
Modus Kepala Sekolah di Batam Tilep Uang Sekolah Rp 143 Juta
Unit Reskrim Polsek Batu Aji, Kota Batam, Kepulauan Riau, berhasil menangkap seorang pria berinisial AP (41) yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Sekolah SMA Taruna Kepulauan Riau. Penangkapan ini
Anggota DPRD DKI Ungkap Dugaan Jual Beli Trayek JakLingko, Pernah Ditawari Rp 4 M
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Hengky Wijaya mengungkap dugaan praktik jual beli trayek angkutan JakLingko yang berkaitan dengan mekanisme subsidi pelayanan publik atau Public Service Obligation (P
Kaesang Umumkan Maju Pileg di Dapil Puan Maharani, Ini Reaksi PDIP
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menanggapi santai keputusan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep untuk maju Pileg 2029 dari Daerah Pemilihan (Dapil) V Jawa Tengah. Dapil V Jateng ini merupakan basis kuat PDI
Amran Bongkar Ada Perusahaan Beras Raup Untung Tak Wajar Tembus Rp2 Triliun per Bulan
JAKARTA - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman membongkar praktik dugaan penipuan mutu beras yang dilakukan oleh sejumlah grup korporasi besar hingga mengeruk keuntungan ilegal mencapai Rp2,08 triliu
Temui Gubernur Mahyeldi, PTPN IV PalmCo Selaraskan Operasional Perusahaan dengan Pembangunan Daerah
PEKANBARU - Holding Perkebunan PTPN III (Persero) melalui Sub Holding PTPN IV PalmCo terus memperkuat sinergi dan koordinasi kelembagaan dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Langkah ini diwujudk