Jumat, 31 Jul 2026

Pentingnya Gizi 1000 Hari Pertama Kehidupan

Sabtu, 12 Sep 2015 11:26
Okezone
Pentingnya gizi 1000 hari pertama kehidupan
DI Indonesia, peningkatan kesehatan ibu dan anak yang mencakup isu perbaikan gizi telah ditetapkan sebagai salah satu tujuan pembangunan milenium (MDGs) 2015.

Dan pemerintah mendukung sepenuhnya melalui Peraturan Pemerintah (PP) No 42 tahun 2013 tentang Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi dan meluncurkan "Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi dalam rangka Seribu Hari Pertama Kehidupan" (Gerakan 1000 HPK).

Untuk menunjukkan atensi tinggi mengenai pentingnya 1000 hari pertama kehidupan, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan RI bersama SEAMEO RECFON (southeast Asian Minister of Education Organization-Regional Centre for Food and Nutrition), menyelenggarakan "3rd Asia Pacific Maternal & Child Health Nutrition Research Forum".

"Kami bangga dapat menjadi tuan rumah forum internasional ini untuk pertama kalinya. Forum ini merupakan kesempatan bagi para pemangku kepentingan mulai dari pemerintah, pemeliti, akademisi, dan swasta untuk berbagi pengalaman dan penemuan terkini, studi kasus, dan rekomendasi solusi berdasarkan fakta untuk misi utama, yaitu mempromosikan kesehatan terbaik bagi ibu dan anak," ungkap Prof Tjandra Yoga Aditama, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan Indonesia di Hotel Double Tree, Sabtu (12/9/2015).

Menurut Prof Tjandra, pihaknya melakukan pengumpulan data mengenai pentingnya gizi selama masa 1000 Hari Pertama Kehidupan bagi kesehatan ibu dan anak dari berbagai negara di Asia Pasifik, termasuk studi kohor tumbuh kembang anak yang dilakukan Badan Litbangkes di Bogor.

"Selain itu kami juga membahas mengenai asupan makanan dan status gizi ibu hamil dan menyusui, pemberian ASI dan dampak mikrobiota," ujar Prof Tjandra.

Ditempat yang sama Dr.Anung Sugihantono, Direktur Jenderal Gizi, Kesehatan Ibu dan Anak, Kementerian Kesehatan Indonesia menyampaikan, bahwa pentingnya kemitraan dengan berbagai pihak atau pemangku kepentingan untuk mengatasi gizi dalam Gerakan 1000 HPK.

"Program perbaikan gizi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tapi perlu melibatkan berbagai pemangku kepentingan yang terdiri dari Kementerian dan Lembaga, dunia usaha, mitra pembangunan internasional, lembaga sosial kemasyarakatan dan didukung oleh organisasi profesi, perguruan tinggi, serta media," ujar Dr Anung.

Senada dengan Dr Drupadi HS Dillon, Direktur SEAMEO Regional Center for Food and Nutrition Indonesia.

"Gizi ibu dan anak masih menjadi masalah kesehatan utama di Asia terutama Asia Tenggara. Kekurangan gizi dan defisiensi mikronutrien dapat pengaruhi ibu hamil dan balita, yang dapat menyebabkan perawatan berbiaya tinggi di sebagian besar negara. Penyebab mendasarnya adalah kurangnya kesadaran masyarakat dalam pola pemberian makan. Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan intervensi dini, pemberdayaan perempuan, dan perubahan prilaku yang komprehensif," pungkasnya.

(okezone.com)
kesehatan
Berita Terkait
  • Jumat, 31 Jul 2026 11:54

    BRK Syariah Perkuat Dukungan Program Peremajaan Sawit melalui PKS Tiga Pihak Tahap V

    MEDAN â€" PT Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah) kembali dipercaya sebagai bank mitra penyalur dana Program Peremajaan Perkebunan Kelapa Sawit (PPKS) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (P

  • Jumat, 31 Jul 2026 11:17

    Kunjungi Pelatnas Empat Cabor, CdM Todotua: Siapkan Fisik, Mental, dan Teknis

    SURABAYA - Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Todotua Pasaribu, menuntaskan rangkaian visitasi ke tempat pemusatan latihan nasional (pelatnas) empat cabang

  • Jumat, 31 Jul 2026 11:10

    Bocah SD Tewas Terkurung dalam Mobil Terjebak Jalan Rusak di Sontang, Rohul

    PASIRPENGARAIAN-Seorang murid sekolah dasar bernama Naufal Arrafi (9), dinyatakan meninggal dunia setelah tak sadarkan diri saat mobil yang ditumpanginya terjebak cukup lama di ruas Jalan Provinsi Son

  • Jumat, 31 Jul 2026 11:00

    Hari Jadi 514, Iyeth Bustami Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Bengkalis

    BENGKALIS-Anggota DPR RI asal Kabupaten Bengkalis, Iyeth Bustami, mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat persatuan dan mendukung pembangunan daerah. Ia juga mengingatkan masyarakat agar ti

  • Jumat, 31 Jul 2026 11:03

    Berbagi dan Kepedulian di Hari Bakti Ke-79 TNI AU

    Banjarbaru-Sebagai wujud kepedulian sosial kepada masyarakat dan penghormatan kepada keluarga besar TNI Angkatan Udara, Lanud Sjamsudin Noor menggelar kegiatan anjangsana dalam rangka memperingati Har

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki