lifestyle
5 Cara Wanita Zaman Dulu Bikin Wajahnya Awet Muda, Khasiatnya Abadi!
Sabtu, 31 Mar 2018 11:09
APAKAH Anda penasaran kenapa banyak perempuan yang kini usianya sudah di atas 50 tahun tetapi wajahnya masih awet muda?
Percaya atau tidak, kebanyakan dari mereka sudah dari mudanya menjaga penamoilan wajahnya dengan sangat baik. Nah, perawatan yang dipilihnya tidak seperti sekarang yang cenderung instan dan banyak menggunakan bahan kimia.
Kebanyakan dari treatment kecantikan perempuan zaman dulu itu mengandalkan bahan alami yang memang tidak berisiko pada efek jangka panjang. Penasaran dengan treatment awet muda zaman dulu ini? Simak berikut ini
1. Pilih teh daripada kopi
Ini terdengar konyol. Tetapi, kandungan alami teh ternyata bisa membuat tubuh dan kulit Anda lebih muda dibandingkan kopi. Apalagi jika Anda memilih teh herbal. Teh jenis ini dipercaya bisa membuat kulit Anda segar dan sehat.
2. Bersihkan wajah dengan minyak kelapa
Sekarang mungkin Anda mengenal yang namanya facial wash atau make-up remover. Nah, zaman dulu, untuk membersihkan wajah, banyak perempuan yang mempercayakan minyak kelapa. Selain membersihkan wajah dari kotoran, minyak kelapa juga bisa membuat kulit lebih lembab.
3. Masker kunyit
Rempah-rempah ini sudah terbukti khasiatnya. Kunyit dianggap sebagai "obat" anti aging alami yang tidak membawa dampak buruk bagi kulit wajah Anda. Malah, semakin rutin Anda menggunakan kunyit di wajah, maka bakteri di wajah bisa lebih sedikit dan itu yang membuat wajah Anda selalu sehat.
4. Masker beras
Wanita Jepang percaya bahwa beras menjadi rahasia mereka awet muda. Ini ternyata terbukti, banyak kosmetik terkenal sekarang yang menambahkan konsentrat beras ke dalam produknya. Sudah pasti, yang alami yang lebih baik.
5. Istirahat cukup
Mau Anda melakukan treatment apapun, jika tidurnya kurang dan terlalu tinggi kadar stresnya, maka wajah Anda tidak akan segar dipandang. So, tetap perhatikan masalah jam tidur dan perbanyak "me-time", ya.
(okezone.com)
Lifestyle
Soal Pengangkatan Tenaga Ahli oleh Kepala Daerah, Ini Kata Prof Djohermansyah
PEKANBARU-Pakar Otonomi Daerah Prof Djohermansyah Djohan menilai pengangkatan tenaga ahli oleh kepala daerah merupakan hal yang lumrah. Hal itu juga menjadi kewenangan kepala daerah dalam menjalankan
Prabowo Respons Kritik Makan Bergizi Gratis Minta Penolak Turun Langsung Jumpai Masyarakat
JAKARTA - Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam acara Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, Rabu (24/6/2026) diwarnai aksi antusias peserta yang membentangkan spanduk
Dramatis, Damkar dan Tim Medis di Makassar Bersinergi Lepaskan Mesin Penggiling dari Tangan Pasie
Tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuang Baji Makassar melibatkan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar dalam proses penanganan seorang pasien berini
KPK Lelang Barang Rampasan Kasus Taspen dan Kemnaker, Ini Waktunya
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melelang barang rampasan dari perkara PT Taspen dan K3 Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) pada Hari Anti Korupsi Se-Dunia.Direktur Pelacakan Aset, Pengelola
Bahlil: Indonesia Setop Impor Solar Berkat Biodiesel, Kini Fokus Kurangi Impor Bensin
Menteri Eneri dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menyebut program biodiesel berbasis minyak sawit telah membantu Indonesia mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak (BB