Kamis, 25 Jun 2026

Food

5 Trik Mudah Kurangi Asupan Garam Setiap Harinya

Selasa, 06 Mar 2018 11:32

TIDAK bisa dipungkiri, semakin banyak orang yang kurang perhatian pada asupan makanan setiap harinya. Makanya, setiap tahun pun penyakit tidak menular semakin meningkat angkanya. Yang mana, kebanyakan dari penderita tidak menjaga pola hidup sehat sebelumnya.

Salah satu hal yang belum mendapat perhatian banyak adalah pengaturan asupan gula dan garam. Dua bumbu masak ini sebetulnya cukup memberikan pengatur besar bagi tubuh manusia. Jika tidak diasumsi secara bijak, maka penyakit yang akan muncul. Sebut saja hipertensi dan diabetes yang angkanya semakin tinggi.

Nah, untuk mengontrol asupan gula dan garam per harinya, sebetulnya Anda bisa memulai dari perubahan pola makan. Khusus untuk pengaturan jumlah asupan garam, Okezone coba membagikan 5 trik sederhana yang ternyata bisa berpengaruh besar pada kadar garam per hari Anda. Dilansir dari Daily Mail, Selasa (6/3/2018), Ahli Diet Susie Burrell coba menjelaskannya pada Anda dan berikut paparannya:

1. Tukar kecap dengan saus sambal

Jika Anda penggemar masakan yang kaya akan rempah-rempah, kemungkinan Anda pernah mendengar bahwa kecap dikemas dengan garam. Bumbu masak yang satu ini juga sepertinya selalu ada di setiap makanan. Tapi, tidak usah khawatir, Anda bisa mengganti kecap dengan saus.

'Dengan satu sendok makan kecap dan saus masakan ala Asia yang serupa, ternyata mengandung sodium sebanyak 1.500mg atau hampir empat gram garam, jika Anda menyukai masakan ala Asia, salah satu makanan terbaik yang bisa Anda pilih adalah masakan yang banyak mengandung cabai,' kata Susie di blognya. Perlu Anda ketahui, tidak seperti kedelai, cabe mengandung hanya 0,5 gram garam.

2. Ham ditukar dengan dada kalkun

Menurut Susie, daging olahan adalah salah satu pelanggar terburuk dalam hal menumpuk asupan garam. Jika Anda mau tahu, satu irisan daging ham mengandung lebih dari 1 gram garam. Sebagai gantinya, ahli gizi ini merekomendasikan Anda memasak ayam segar atau dada kalkun untuk sandwich Anda, yang keduanya mengandung garam jauh lebih sedikit.

"Jika Anda perlu memilih daging olahan untuk kenyamanan, carilah opsi garam yang lebih rendah yang tersedia dalam beberapa varietas kemasan," tambahnya.

3. Mie dua menit (instan) diganti dengan mie hokkien

Sebuah pilihan yang mudah bagi banyak keluarga yang terburu-buru, mie dua menit atau mie instan telah menjadi populer untuk orang-orang miskin dan lapar.

Tapi Susie memperingatkan bahwa bumbu mie instan biasanya mengandung lebih dari lima gram garam per bungkusnya. "Jika mie adalah makanan kesukaan Anda, carilah mie nasi datar atau hokkien, atau kentang goreng dan makanan Asia. Cara cerdas lainnya mengganti mie instan adalah mengonsumsi popcorn," kata Susie.

4. Sup kaleng diganti dengan sup segar

Siapa yang tidak menyukai mangkuk sup panas pada musim dingin? Tapi daripada memilih sup kaleng yang umumnya mengandung banyak garam tambahan, Susie mengatakan bahwa Anda jauh lebih baik menjadi kreatif dan membuat sendiri, atau memilih pilihan baru dari supermarket.

"Periksa daftar bahan dan cari pilihan yang tidak mengandung garam yang terdaftar untuk memastikan Anda telah menemukan sup garam yang lebih rendah garam," kata Susie.

5. Salmon asap diganti dengan salmon tinned

Sementara banyak yang melihat salmon asap sebagai lemak sehat yang bisa dimakan secukupnya. Padahal, banyak orang yang tidak tahu jika daging ini mengandung garam hingga lima gram per porsi tunggalnya.

"Sementara ikan kalengan juga mengandung garam, jumlahnya jauh lebih rendah dengan porsi ikan kaleng yang mengandung satu gram garam atau bahkan kurang untuk tidak menambahkan varietas garam tambahan," terang Susie.

(okezone.com)

Lifestyle
Berita Terkait
  • Kamis, 25 Jun 2026 18:48

    Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda Musnahkan Miras Ilegal

    Puncak Jaya-Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda melaksanakan pemusnahan barang bukti Minuman Keras (Miras) ilegal hasil sitaan, bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik

  • Kamis, 25 Jun 2026 18:46

    Wakil Panglima TNI Tinjau Pembangunan Yonif TP 936/Satria Joyokusumo dan Situs Bersejarah di Jawa Tengah

    Magelang-Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R bersama Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa melaksanakan peninjauan rehabilitasi dan pembangunan sejumla

  • Kamis, 25 Jun 2026 16:48

    Krisis Energi dan Ekonomi Bayang-Bayangi Israel dalam Dua Dekade Mendatang

    Pengawas Negara Israel, Matanyahu Englman, memperingatkan bahwa Israel berisiko kehilangan kemandirian energi dalam dua dekade ke depan.Jika tingkat konsumsi saat ini terus berlanjut, negara itu kemun

  • Kamis, 25 Jun 2026 16:14

    Soal Pengangkatan Tenaga Ahli oleh Kepala Daerah, Ini Kata Prof Djohermansyah

    PEKANBARU-Pakar Otonomi Daerah Prof Djohermansyah Djohan menilai pengangkatan tenaga ahli oleh kepala daerah merupakan hal yang lumrah. Hal itu juga menjadi kewenangan kepala daerah dalam menjalankan

  • Kamis, 25 Jun 2026 16:12

    Prabowo Respons Kritik Makan Bergizi Gratis Minta Penolak Turun Langsung Jumpai Masyarakat

    JAKARTA - Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam acara Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, Rabu (24/6/2026) diwarnai aksi antusias peserta yang membentangkan spanduk

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.