Sabtu, 13 Jun 2026

Aturan Desainer Rilis Busana Haute Couture

Kamis, 20 Agu 2015 21:27
Style2designer
Aturan busana couture

HAUTE couture atau di Indonesia disebut dengan adibusana, merupakan salah satu koleksi masterpiece yang dianggap sebagai identitas atau simbol prestise seorang desainer dalam merilis sebuah karya. Sesuai artinya, couture merupakan hasil karya dengan tingkat kesulitan tinggi.

Seperti diketahui, haute couture berawal dari sekumpulan desainer yang tergabung dalam asosiasi dan organisasi yang disebut dengan couturier.

Di Indonesia sendiri, ada beberapa desainer merilis koleksi yang diklaim sebagai couture. Lantas bagaimana tanggapan ketua Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI), Ali Charisma, mengemukakan jawabannya.

"Tergantung bagaimana pandangan dari orang fesyen. Kalau hanya beberapa orang saja yang masuk asosiasi tersebut di Paris memang tidak fair. Tetapi, kalau tiba-tiba merilis busana gaun malam juga belum tentu disebut dengan couture," tutur Ali Charisma, yang ditemui Okezone dalam sebuah acara di kawasan Cinere, Depok.

Pemberian label couturier sebenarnya tidak boleh sembarangan. Sebab, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi seorang desainer agar bisa mengklaim karyanya termasuk couture. Salah satu diantaranya adalah mempekerjakan minimal sepuluh orang lokal Prancis.

"Desainer muda yang ingin merilis koleksi busana lalu dinamakan dengan koleksi adibusana juga tidak boleh. Tetapi memang tidak harus desainer yang sudah senior, kecuali desainer yang pekerjaannya sudah bagus sedari awal, tidak apa-apa, tetapi itu juga tidak menentukan," ungkap Ali Charisma.

Perlu diketahui bahwa couturier adalah jenis busana yang dikerjakan melalui pekerjaan tangan. Disamping itu, busana juga harus mencerminkan sebuah karya yang masterpiece.

 

"Suatu busana yang sangat bagus meski dikerjakan dengan tangan kalau hasilnya biasa saja tidak dapat disebut dengan couture. Begitu juga busana yang pakai swarovski dengan harga yang fantastis juga belum tentu disebut dengan couture. Karenanya, menyebut karya couture tidak dapat sembarangan harus benar-benar melakukannya dengan pekerjaan tangan, bahkan memasang manik-manik harus rapi dan dapat menjadi suatu inspirasi bukan yang sering dilakukan," kata Ali Charisma seraya menutup perbincangan.

(okezone.com)
Lifestyle
Berita Terkait
  • Jumat, 12 Jun 2026 19:53

    Petinggi Vendor Motor Listrik BGN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG

    Jakarta - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Yakni Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono (AM).Pene

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:46

    PPDB Meresahkan Orang Tua, Sumardany: Banyak Anak Gagal Masuk Sekolah Bukan karena Nilai, Tapi Salah Jalur

    PEKANBARU â€" Setiap tahun ajaran baru tiba, satu persoalan yang hampir selalu muncul adalah kepanikan orang tua saat mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri. Tahun ini pun tak berbeda. Bahkan, sebelum

  • Jumat, 12 Jun 2026 19:30

    Residivis Narkoba Kembali Diciduk, 21 Paket Sabu Disita

    BENGKALIS â€" Baru beberapa waktu menghirup udara bebas, seorang residivis kasus narkotika kembali ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkalis. Pelaku berinisial MR (22) diam

  • Jumat, 12 Jun 2026 17:09

    Pemkab Bengkalis Siap Luncurkan Aplikasi SKM Online

    Bengkalis-pemerintah Kabupaten Bengkalis siap mengimplementasikan aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online mulai 1 Juni 2026. https://s.id/SKMOnline_DiskominfotikAplikasi nasional yang dibangu

  • Jumat, 12 Jun 2026 15:04

    Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi

    Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.