Jumat, 06 Feb 2026
  • Home
  • Lifestyle
  • Cara Komunikasi yang Tepat dengan Anak, Jadilah Pendengar yang Baik!

Berita

Cara Komunikasi yang Tepat dengan Anak, Jadilah Pendengar yang Baik!

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 06 Feb 2026 13:23
(FotoOkezone.com)
JAKARTA â€" Setiap kali orangtua berinteraksi dengan anak, itu sudah termasuk komunikasi. Bukan hanya lewat kata-kata, tetapi juga melalui nada bicara, tatapan mata, sentuhan, pelukan, dan ekspresi wajah. Semua itu menyampaikan pesan pada anak.

Cara orang tua berkomunikasi sangat berpengaruh pada perkembangan emosi anak. Dari sinilah anak belajar memahami perasaan, cara berbicara dengan orang lain, serta membangun hubungan yang sehat di masa depan.

Jenis-Jenis Komunikasi
Secara umum, komunikasi terbagi menjadi dua, yaitu verbal dan nonverbal. Komunikasi verbal adalah komunikasi yang menggunakan kata-kata, seperti:

1.Nada dan intonasi suara
2.Pilihan kata yang digunakan
3.Bahasa yang sesuai dengan usia anak
4.Komunikasi nonverbal adalah pesan yang disampaikan tanpa kata-kata, antara lain:

Ekspresi wajah
1.Kontak mata
2.Bahasa tubuh dan gerakan tangan
3.Jarak fisik
4. Sentuhan seperti pelukan atau tepukan lembut

Tips Berkomunikasi yang Baik dengan Anak
Melansir laman Unicef, berikut beberapa cara sederhana agar komunikasi dengan anak lebih efektif:
1. Menjadi pendengan yang baik
Saat anak bercerita, berikan perhatian penuh. Tatap matanya, tersenyum, dan anggukkan kepala agar anak merasa dihargai. Ajukan pertanyaan sederhana supaya anak mau bercerita lebih banyak.

2. Ulangi ucapan anak dengan kata lain
Mengulang ucapan anak membantu mereka merasa dipahami. Misalnya, saat anak berkata, “Aku tidak mau main sama dia lagi,” orang tua bisa menjawab, “Kamu sedang kesal dengan temanmu, ya?”

3. Gunakan bahasa yang jelas dan mudah dipahami
Pilih kata-kata yang sesuai usia anak. Hindari nada merendahkan atau membentak. Bicara dengan tenang agar anak merasa aman dan dihormati.

4. Jangan menyuap dengan hadiah
Memberi hadiah untuk perilaku dasar bisa membuat anak terbiasa bersikap baik hanya karena imbalan. Lebih baik buat aturan yang jelas, beri pujian saat anak berbuat baik, dan beri konsekuensi yang wajar jika melanggar.

5. Ajari anak mengenali perasaan
Bantu anak menyebutkan apa yang mereka rasakan, seperti senang, sedih, marah, takut, atau kecewa. Saat anak tantrum atau tertawa berlebihan, bantu mereka memahami dan menyebutkan perasaannya dengan kata-kata.

6. Beri pujian yang spesifik
Daripada hanya berkata “Hebat!”, lebih baik jelaskan apa yang membuat Anda bangga. Contohnya, “Ayah lihat kamu merapikan mainan sendiri, itu keren.”

7. Luangkan waktu untuk bersenang-senang bersama
Ngobrol santai, bercanda, dan tertawa bersama anak bisa mempererat hubungan. Nikmati momen kecil bersama mereka tanpa menghakimi.

8. Kritik perilakunya, bukan anaknya
Jika anak berbuat salah, fokuslah pada tindakannya. Misalnya, ganti kalimat “Kamu berantakan” menjadi “Ibu tidak suka kalau mainan dibiarkan di lantai.”

9. Beri contoh yang baik
Anak belajar dari apa yang orang tua lakukan. Perilaku orang tua sehari-hari akan ditiru anak. Pastikan juga menepati janji agar anak belajar tentang kepercayaan.(okezone.com)
Sumber: (Okezone.com)

Berita
Berita Terkait
  • Jumat, 06 Feb 2026 15:15

    Pastikan Kepatuhan Regulasi, Pemprov Riau Perkuat Tata Kelola BRK Syariah

    PEKANBARU â€" Pemerintah Provinsi Riau selaku pemegang saham mayoritas menunjukkan komitmen tinggi dalam menjaga integritas dan tata kelola Good Corporate Governance (GCG) di Bank Riau Kepri (BRK) Sya

  • Jumat, 06 Feb 2026 15:10

    Aktivasi eSIM Kini Bisa dari Satu Aplikasi, Lebih Praktis dan Cepat

    PEKANBARU â€" Telkomsel bersama BRKS Mobile menghadirkan inovasi layanan digital terbaru berupa pembelian eSIM Telkomsel langsung melalui aplikasi BRKS Mobile. Layanan ini memberikan pengalaman digita

  • Jumat, 06 Feb 2026 15:04

    PPK Sebut Pembangunan Jembatan Akses Warga Muara Fajar Timur di Tol Lingkar Pekanbaru Masih Berproses

    PEKANBARU â€" Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah Jalan Tol Pekanbaruâ€"Rengat, Eva Monalisa Tambunan, menyatakan usulan pembangunan jembatan penyeberangan bagi warga Kelurahan Muara Fajar

  • Jumat, 06 Feb 2026 14:55

    Gelontorkan Rp100 M untuk Benahi Drainase Pekanbaru, Pengamat: Bagus, Apa Master Plan-nya Sudah Ada?

    PEKANBARU â€" Kebijakan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru yang akan menggelontorkan anggaran sekitar Rp100 miliar tahun 2026 ini untuk menormalisasi 900 kilometer drainase mendapat apresiasi positif d

  • Jumat, 06 Feb 2026 14:50

    39.513 Ternak Divaksin PMK Tahun 2025, 2026 Targetkan 44.700 Ternak

    PEKANBARU - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Riau, pada tahun 2025 lalu telah melaksanakan vaksin untuk pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terhadap 39.513 ternak. Untuk tahun

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.