IKYK dan Novita Yunus Siap Melenggang di Amazon Fashion Week Tokyo 2018
Kamis, 08 Mar 2018 15:01
SEPAK terjang desainer muda Indonesia, tidak perlu dipertanyakan lagi eksistensinya di dalam dunia industri mode. Bagaimana tidak? kini karya-karya rancangan dari anak bangsa ini, semakin sering tampil di perhelatan pagelaran busana dunia internasional.
Seperti dua desainer Tanah Air yang memamerkan karya rancangannya di pagelaran busana Amazon Fashion Week Tokyo 2018, yang akan digelar pada 19-24 Maret 2018, yakni IKYK yang digawangi oleh Anandia Putri dan NY by Novita Yunus.
Melenggangnya kedua desainer ini diketahui mengikuti jejak Ranni Hatta dan BATEEW yang 2017 lalu juga berkesempatan tampil di Amazon Fashion Week Tokyo.
Menampilkan karya-karya rancangan di pentas pagelaran busana mancanegara, Anadia Putri atau biasa disapa Putri menyebutkan, dirinya akan menampilkan sekitar 20 looks koleksi yang terbagi dengan rasio 16 setelan busana wanita dan 4 setelan busana pria. Untuk fashion show kali ini, Putri mengaku mempersiapkan koleksi IKYK selama kurang lebih 4 bulan lamanya dengan menggunakan dominasi bahan bamberg sebagai bahan utama serta menonjolkan setelan busana wanita berhijab.
"Persiapan untuk fashion week Tokyo ini kurang lebih empat bulan, saya sempat research sedikit di area Tokyo dan sekitarnya. Untuk bahan sendiri, 80 persen koleksi akan menggunakan material bahan bamberg, ini tuh bahannya seperti lining yang biasanya untuk inner atau daleman tapi dikombinasikan dengan teknik kilting jadi pencampuran budaya Indonesia dan Jepang. Outfitnya nanti tuh layering berlapis, hangat tapi ringan dan adem banget enggak bikin keringetan. Breathable banget," papar Putri kala ditemui Okezone, dalam acara konferensi pers, Rabu 7 Maret 2017 di kawasan Senayan, Jakarta.
Selain menggunakan material bahan bemberg dan teknik kilting, Putri juga menambahkan, untuk koleksinya ia juga mengaplikasikan teknik khas Indonesia, bordir dan tenun dari Solo serta pemakaian motif ulos Mandailing, Tapanuli Selatan dengan permainan warna-warna seperti hijau pegunungan dan warna-warna tanah yang dikombinasikan dengan warna khas Tapanuli yang cerah berani alias bold seperti merah dan magenta terang.
Sementara itu, tidak berbeda dengan Putri, NY yang digawangi oleh Novita Yunus juga menyebutkan akan menampilkan karya-karya rancangan hasil pertemuan antara kebudayaan khas Jepang dengan kebudayaan khas Indonesia, yakni Sibori dan Batik dengan tema konsep yang diusung sedikit dark.
"Koleksi ini kita pakai teknik Sibori yaitu teknik pembuatan yang identik dengan Jepang, proses pembuatannya itu memakan waktu dua bulan sedangkan desainnya saja sebulan. Kita bawa lah teknik Sibori ini dan juga batik ke ajang fashion week. Konsepnya kan sedikit dark, jadi musik latar belakang yang kita hadirkan juga musik bernuansa perang," pungkasnya.
(okezone.com)
Lifestyle
Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda Musnahkan Miras Ilegal
Puncak Jaya-Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda melaksanakan pemusnahan barang bukti Minuman Keras (Miras) ilegal hasil sitaan, bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik
Wakil Panglima TNI Tinjau Pembangunan Yonif TP 936/Satria Joyokusumo dan Situs Bersejarah di Jawa Tengah
Magelang-Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R bersama Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa melaksanakan peninjauan rehabilitasi dan pembangunan sejumla
Krisis Energi dan Ekonomi Bayang-Bayangi Israel dalam Dua Dekade Mendatang
Pengawas Negara Israel, Matanyahu Englman, memperingatkan bahwa Israel berisiko kehilangan kemandirian energi dalam dua dekade ke depan.Jika tingkat konsumsi saat ini terus berlanjut, negara itu kemun
Soal Pengangkatan Tenaga Ahli oleh Kepala Daerah, Ini Kata Prof Djohermansyah
PEKANBARU-Pakar Otonomi Daerah Prof Djohermansyah Djohan menilai pengangkatan tenaga ahli oleh kepala daerah merupakan hal yang lumrah. Hal itu juga menjadi kewenangan kepala daerah dalam menjalankan
Prabowo Respons Kritik Makan Bergizi Gratis Minta Penolak Turun Langsung Jumpai Masyarakat
JAKARTA - Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam acara Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, Rabu (24/6/2026) diwarnai aksi antusias peserta yang membentangkan spanduk