lifestyle
Manfaat Alpukat Buat Kecantikan Jika Dikonsumsi Secara Teratur
merdeka.com
Jumat, 27 Sep 2019 16:28
Konsumsi satu buah alpukat setiap hari dan dapatkan aneka manfaatnya. Alpukat atau avokad merupakan salah satu buah paling bermanfaat untuk kesehatan dan kecantikan.
Meskipun kerap dituding menggemukkan, nyatanya buah yang memiliki rasa seperti mentega ini justru mengandung banyak nutrisi baik.
Alpukat pun populer sebagai bahan perawatan kecantikan alami seperti masker wajah dan krim creambath. Lalu bagaimana dengan manfaatnya jika disantap?
Mengonsumsi alpukat secara teratur akan memberikan sejumlah manfaat kecantikan untuk Anda. Berikut ini beberapa manfaat alpukat seperti dilansir NDTV Food.
Membantu Diet
Sekitar 7 persen dari total berat alpukat terdiri dari serat, cukup tinggi jika dibandingkan dengan bahan makanan lain.
Sejumlah penelitian membuktikan kalau alpukat termasuk makanan yang 'ramah' bagi pejuang diet. Sebuah studi bahkan menyebut orang yang menyantap alpukat bersama makanan utama akan merasa 23 persen lebih kenyang dan memiliki nafsu makan 28 persen lebih rendah hingga 5 jam kemudian.
Membantu Memudarkan Stretchmark

Menggabungkan lemak sehat dalam diet Anda juga akan memberikan elastisitas dan menghasilkan kulit yang sehat. Alpukat merupakan sumber lemak sehat dengan vitamin E berlimpah yang akan membantu mencegah stretch mark.
Melindungi Kulit dari Radikal Bebas
Alpukat memenuhi 17 persen kebutuhan vitamin C dan E tubuh setiap hari. Kedua vitamin ini penting untuk menjaga kesehatan kulit dan melindunginya dari aktivitas radikal bebas. Antioksidan lutein dan zeaxanthin yang dimilikinya juga memiliki khasiat serupa.
Melembapkan Kulit dari Dalam

Manfaat alpukat selanjutnya adalah melembapkan. Daging buah alpukat ka5 dari 8 halaman
Mengatasi Jerawat
Alpukat diperkaya asam laurat yang memiliki khasiat anti-inflamasi dan anti-mikroba, dengan demikian baik untuk melawan jerawat dari dalam.
Melindungi Kulit dari Pengaruh Buruk Sinar Matahari
Sinar matahari sebenarnya menyehatkan, karena mengandung vitamin D. Namun sinar ultraviolet A dan B juga bisa mengakibatkan kerusakan pada sel kulit.
Tokoferol dan tokotrienol yang terkandung di dalam vitamin E akan memberikan perlindungan bagi kulit dari efek merusak sinar ultraviolet.
Menjaga Ketahanan Kulit

Alpukat juga mengandung antioksidan dan karotenoid seperti alfakaroten dan betakaroten, betacryptoxanthin, lutein, dan zeaxanthin. Nutrisi-nutrisi ini memberikan perlindungan kulit dari kerusakan akibat faktor lingkungan.
Kadar karotenoid yang baik dalam makanan ini juga terbukti dapat meningkatkan kepadatan dan ketahanan kulit.
Menjadikan Kulit Lembut
Manfaat alpukat yang terakhir adalah menjadikan kulit lembut dari dalam. Alpukat mengandung asam oleat, asam lemak sehat yang bertugas membantu regenerasi sel epidermis dan menjaga kelembutannya hingga ke tingkat sel.
Lagi Tren, Ini 5 Tips Membuat Hampers Lebaran yang Menarik dan Berkesan
JAKARTA - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, tradisi berbagi hampers Lebaran semakin populer. Hampers sering dijadikan bentuk perhatian kepada keluarga, sahabat, hingga rekan kerja. Selain bisa dibe
Anak Tantrum akibat Pembatasan HP, Ini 4 Cara Menghadapinya
JAKARTA - Menghadapi anak yang sedang tantrum akibat pembatasan penggunaan handphone sering kali menjadi tantangan bagi banyak orangtua. Terdapat 4 cara agar hubungan tetap hangat dan anak merasa dipa
Viral Gadis 22 Tahun Dijodohkan dengan Pria 65 Tahun, Komentar Nitizen Jadi Sorotan
JAKARTA - Viral seorang gadis berusia 22 tahun dijodohkan oleh orang tuanya dengan pria yang terpaut usia 43 tahun karena dinilai mapan dan berstatus juragan di kampung halamannya. Kisah ini pun menja
Mengenal Fenomena Fake Rich yang Viral di Media Sosial
JAKARTA - Fenomena fake rich belakangan ramai dibicarakan di media sosial. Istilah ini merujuk pada perilaku seseorang yang menampilkan gaya hidup mewah di internet meskipun kondisi keuangannya
Literasi Digital dan Peran Keluarga Dinilai Penting untuk Lindungi Anak di Ruang Digital
JAKARTA - Pemerintah berencana memberlakukan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Pelindungan Anak di Ruang Digital atau PP Tunas pada akhir Maret 2026. Regulasi ini dinilai sebagai langka