Kamis, 25 Jun 2026
  • Home
  • Lifestyle
  • Masyarakat Bisa Nikmati Kuliner Khas Keraton di Yogyakarta

Food

Masyarakat Bisa Nikmati Kuliner Khas Keraton di Yogyakarta

Senin, 12 Mar 2018 13:49
JAKARTA Yogyakarta identik dengan keraton dan silsilah bangsawan. Tidak hanya tradisi, sajian kuliner juga membedakan bangsawan Keraton dengan masyarakat. Bangsawan dari Keraton Yogyakarta memiliki juru masaknya sendiri dengan menu-menu spesial.

Yang menarik, masyarakat dapat menikmati menu favorit Gusti Kanjeng di restoran Bale Raos. Restoran ini dikelola oleh keluarga keraton, sehingga menu yang tersedia dibuat dengan resep yang sama dengan makanan yang dikonsumsi Gusti Kanjeng.

Bale Raos

Konsep restoran dengan varian menu otentik Keraton yang dibuat untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat merasakan beberapa menu favorit dari Keraton.

"Restoran Bale Raos ini dikelola oleh adiknya Gusti Kanjeng. Menu otentik dengan resep yang sama dengan dapur keraton bertujuan agar masyarakat biasa juga bisa menikmati makanan kesukaan Gusti Kanjeng," kata Muhammad Toha Supervisor Bale Raos saat diwawancarai pada Jumat (10/3/2018) di Yogyakarta.

Restoran khas Keraton ini diresminakan pada 23 Januari 2004 diresmikan oleh Gusti Kanjeng. Berlokasi dalam kompleks Keraton memberikan nuansa kerajaan yang masih kental. Interior restoran ini juga menggunakan ukiran serta sesuai namanya menggunakan desain seperti bale-bale khas Jawa.

Bale Raos

Menu khas yang harus dicoba saat datang ke restoran ini adalah menu kesukaan Gusti Kanjeng dari Keraton. Menu tersebut, yaitu Manuk Nom, sebuah hidangan penutup yang dibuat dari tapai dan campuran telur. Uniknya hidangan penutup ini memiliki desain seperti burung.

Kemudian sup timlo dihidangkan dalam keadaan hangat dengan rasa yang segar. Bawang putih dan rempahnya sangat terasa. Sup ini berisi udang, jamur, dan ayam.

Untuk melengkapin pengalaman makan Anda, minuman khas Kerajaan, bir Jawa, juga patut dicoba. Dibuat dari campuran secang, kapulaga, cengkeh, kayu manis, sereh, dan jeruk nipis. Warnanya yang kekuningan membuatnya terlihat seperti bir. Namun, bir Jawa ini tidak menggunakan alkohol sama sekali.

Restoran ini dulunya merupakan tempat para prajurit Keraton berlatih memanah. Setelah lama tidak digunakan, tempat ini dikelola menjadi sebuah restoran. Dengan area yang cukup luas, sehingga dapat menampung hingga 330 pengunjung setiap harinya.

Karena pemandangannya yang kental dengan nuansa Keraton, sehingga juga menarik dijadikan tempat melangsungkan pernikahan dengan kapasitas hingga 500 tamu.

""Setiap harinya bisa menampung sampai 330 pengunjung. Biasanya banyak turis dan pejabat negara. Juga bisa untuk pernikahan dengan 500 tamu," ucap Toha.


(Liputan6.com)

Lifestyle
Berita Terkait
  • Kamis, 25 Jun 2026 18:48

    Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda Musnahkan Miras Ilegal

    Puncak Jaya-Kodim 1714/Puncak Jaya Bersinergi dengan Polri dan Pemda melaksanakan pemusnahan barang bukti Minuman Keras (Miras) ilegal hasil sitaan, bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik

  • Kamis, 25 Jun 2026 18:46

    Wakil Panglima TNI Tinjau Pembangunan Yonif TP 936/Satria Joyokusumo dan Situs Bersejarah di Jawa Tengah

    Magelang-Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R bersama Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa melaksanakan peninjauan rehabilitasi dan pembangunan sejumla

  • Kamis, 25 Jun 2026 16:48

    Krisis Energi dan Ekonomi Bayang-Bayangi Israel dalam Dua Dekade Mendatang

    Pengawas Negara Israel, Matanyahu Englman, memperingatkan bahwa Israel berisiko kehilangan kemandirian energi dalam dua dekade ke depan.Jika tingkat konsumsi saat ini terus berlanjut, negara itu kemun

  • Kamis, 25 Jun 2026 16:14

    Soal Pengangkatan Tenaga Ahli oleh Kepala Daerah, Ini Kata Prof Djohermansyah

    PEKANBARU-Pakar Otonomi Daerah Prof Djohermansyah Djohan menilai pengangkatan tenaga ahli oleh kepala daerah merupakan hal yang lumrah. Hal itu juga menjadi kewenangan kepala daerah dalam menjalankan

  • Kamis, 25 Jun 2026 16:12

    Prabowo Respons Kritik Makan Bergizi Gratis Minta Penolak Turun Langsung Jumpai Masyarakat

    JAKARTA - Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam acara Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, Rabu (24/6/2026) diwarnai aksi antusias peserta yang membentangkan spanduk

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.